Suarindonesia – Ribuan penyelam berhasil memecahkan Guinness World Record (GWR) penyelaman massal terbanyak (Most People Scuba Diving) dengan 3131 peserta dan pembentangan bendera terbesar di bawah air (Largest Unfurled Flag Underwater) sepanjang 1014 meter
Dan Wanita Selam Indonesia (WASI) pecahkan 3 rekor selam dunia. Dan terlibat pula penyelam dari jajaran Polda Kalsel, termasuk Polwannya.
Salah satu yakni Bripka Meisarah, anggota Sat Polairud Polres Tanah Bumbu (Tanbu) ketika itu turut bersama Kasatnya, AKP Parman. Hal sama terlibat personil Satuan Brimob Polda Kalsel.
“Kita bangga atas keberhasilan yang dicapai. Apalagi ini setidaknya keterlibatan itu turut membawa nama harum Kalsel secara umum,” kata Kasat Polairud POlores Tanbu AKP Parman, ketika dihubungi, Minggu (4/8) malam.

Sedangkan Kapolda Kalsel, Irjen Polisi Yazid Fanani dan istri menyemangati para penyelam yang berpartisipasi.
“Saya sangat apresiasi dan bangga atas kemampuan Tim Divers Polda Kalsel yang ikut dalam ‘event’ akbar ini,” ucap Kapolda.
Bersama sang istri, Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Rinny Yazid Fanani, Kapolda hadir di perairan kawasan Megamas.
Menurut Kapolda, menjadi penyelam handal tidaklah mudah. Butuh latihan keras dan ketekunan. Apalagi sampai mengikuti pemecahan rekor dunia. Tentu jadi kebanggaan tersendiri.
“Bahkan yang melakukan penyelaman kali ini para Polwan dan Bhayangkari, sungguh prestasi luar biasa dan jadi sejarah membanggakan Polri,’Ucapnya.
Atas semua itu pula secara umum, Indonesia patut berbangga, karena, pada Sabtu (3/8), menorehkan sejarah di hadapan dunia.
Pengumuman rekor tersebut disampaikan Mrs. Solvej Malouf, selaku Guinness World Records Adjudicator. Seluruh peserta lantas bersorak mendengarnya.
Sebelumnya pada Kamis (1/8), WASI dan ratusan penyelam telah berhasil memecahkan rekor rangkaian manusia terpanjang di bawah air (Longest Human Chain Underwater). (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















