KAPAL PERANG Milik TNI AL dari Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Mengawal Program “Ekspedisi Rupiah Berdaulat”

- Penulis

Rabu, 6 Agustus 2025 - 19:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

program

program "Ekspedisi Rupiah Berdaulat", yang menyasar daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di wilayah Kalimantan Selatan,, TNI AL Lanal Banjarmasin menerjunkan Kapal Republik Indonesia (KRI) Hiu beserta puluhan personel, Rabu (6/8/2025). (SuarIndonesia/Ist)

Suarindonesia -Mendukung misi Bank Indonesia dalam program “Ekspedisi Rupiah Berdaulat”, yang menyasar daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel), Pangkalan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) Lanal Banjarmasin menerjunkan Kapal Republik Indonesia (KRI) Hiu beserta puluhan personel, Rabu (6/8/2025).

Kapal perang milik TNI AL itu diberangkatkan dari Pelabuhan Trisakti Banjarmasin untuk mengawal pengedaran uang rupiah, serta mendukung digitalisasi sistem pembayaran melalui QRIS di pulau-pulau terpencil.

Komandan Lanal Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Ahmad Ahsan, menegaskan, pengamanan dan pengawalan merupakan bagian dari tugas pertahanan negara sekaligus bentuk dukungan terhadap stabilitas ekonomi nasional.

“KRI Hiu mendapat tugas mengawal dan mendukung kegiatan Bank Indonesia dalam penyebaran rupiah. Ini bukan sekedar distribusi uang, tapi juga simbol kedaulatan negara,” ujarnya.

Sebanyak 56 personel TNI AL diturunkan dalam ekspedisi. Mereka akan membantu proses distribusi uang mulai dari mengoperasikan sekoci untuk menjangkau pulau-pulau kecil hingga memastikan keamanan selama kegiatan berlangsung.“Personel kami akan bertugas menurunkan sekoci, menjaga keamanan distribusi, hingga memastikan kegiatan berjalan lancar.

Ini bagian dari pengabdian TNI AL untuk mendukung ekonomi masyarakat di wilayah perairan Kalsel,” tegasnya.

Baca Juga :   KECELAKAN MAUT Renggut Tujuh Nyawa, Lima Diantaranya Mahasiswa ULM dan UNUKASE

Ekspedisi merupakan kerjasama antara Bank Indonesia Perwakilan Kalsel dan TNI AL, dengan tiga misi utama yakni penukaran uang tidak layak edar, edukasi cinta rupiah, serta digitalisasi transaksi melalui QRIS.

Kepala Perwakilan BI Kalsel, Fadjar Majardi menyebut, sekitar Rp6 miliar uang baru dibawa dalam misi.

“Kami membawa uang sesuai estimasi kebutuhan ekonomi masyarakat, uang yang lusuh ditarik, diganti dengan yang baru.

Sekaligus kami edukasi pentingnya menggunakan rupiah dan mengenalkan sistem QRIS,” jelas Fadjar.

Sementara itu, Gubernur Kalsel, H Muhidin menekankan pentingnya memperhatikan kesiapan infrastruktur digital di daerah tujuan.“Saya minta dicek jaringan dan Wifi-nya. Kalau belum lancar, laporkan. Kita minta instansi terkait bangun jaringan supaya masyarakat tidak tertinggal dari sisi digital,” tegasnya. (DO)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KAPOLRI Terpukau dengar Dongeng si Bocah asal Kalsel, Polda Juga Raih Penghargaan Juara II Nasional Lomba SPPG
TAHAP AWAL, Legalitas PLN Diuji di PTUN Banjarmasin
TAMBANG EMAS Ilegal Ditertibkan di Hutan Perbatasan Kalsel-Kalteng
DINILAI TERCEPAT di Indonesia DPRD-Pemprov Kalsel Sepakati KUA PPAS 2027-KUPA PPAS 2026
GEDUNG Eks SGO UPR Ludes Terbakar, Diselidiki Dugaan Kesengajaan
KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Empat Saksi Diperiksa Kejagung
DUA BALITA Meninggal Terjebak Kobaran Api
LANGKAH AWAL Jabat Kapolsek Banjarmasin Tengah, AKP Bimasa Zabua Petakan Titik Rawan

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:32

TAMBANG EMAS Ilegal Ditertibkan di Hutan Perbatasan Kalsel-Kalteng

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:52

GEDUNG Eks SGO UPR Ludes Terbakar, Diselidiki Dugaan Kesengajaan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:41

DUA BALITA Meninggal Terjebak Kobaran Api

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:38

KEBAKARAN HEBAT di Kantor Gubernur Kalteng

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:39

KAWAL Karhutla Real-time di 32 Titik Pemantauan

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:01

BIAYA Helikopter Water Bombing Sekitar Rp 100 Juta/Jam

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:08

SATGAS Udara dan Darat Dioptimalkan Tangani Karhutla

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:42

KEMARAU, Petani Padi Teluk Sampit Terancam Gagal Panen

Berita Terbaru

Hukum

TAHAP AWAL, Legalitas PLN Diuji di PTUN Banjarmasin

Kamis, 13 Agu 2026 - 00:01

Informasi sebaran titik panas (hotspot) di Kaltim yang dirilis BMKG Balikpapan. (Foto: HO-BMKG Balikpapan)

Kaltim

WASPADA! BMKG Balikpapan: Ada 4.318 Hotspot

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:04

Petugas Brigdal Karhutla Dishut Kaltara bekerja sama dengan berbagai instansi terkait lainnya memadamkan karhutla di wilayah Kaltara. (Foto: HO-Dishut Kaltara)

Kaltara

LIBATKAN Masyarakat Cegah dan Padamkan Karhutla

Rabu, 12 Agu 2026 - 22:58

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca