SuarIndonesia – Hj Kapsariah (58), seorang jemaah haji asal Kota Banjarbaru Kalsel, yang dirawat sejak 20 Juni 2025, di Rumah Sakit King Fahad, Madinah, Arab Saudi karena pneumonia dengan efusi pleura kanan dan mengalami desaturasi oksigen, akhirnya Berpulang ke Rahmatulah. Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Jenazah telah dimakamkan di Pemakaman Baqi, Madinah.
Hingga kini dengan wafatnya Kapsariah, maka jumlah jemaah Embarkasi Banjarmasin yang masih berada di Arab Saudi tinggal seorang yakni Hasbullah Ihsan (73), yang dinyatakan hilang sejak 17 Juni 2025 di Makkah.
Pencarian masih terus dilakukan oleh tim KJRI Jeddah, Konsultan Haji, Otoritas Keamanan Arab Saudi, dan pihak terkait lainnya
Kepala Kantol Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kalimantan Selatan (Kalsel), HM Tambrin, Kamis (7/8/2025), membnenarkan soal kabar tersebut.
Ia menjelaskan, padal kondisi kesehatan almarhumah sempat menunjukkan perbaikan. Bahkan, pada 29 Juli, secara medis dinyatakan bisa dipulangkan.
Namun, saat itu masih harus menunggu kesiapan penerbangan karena bergantung alat bantu pernapasan.
“Almarhumah tergabung dalam kloter 7 Embarkasi Banjarmasin, dilaporkan wafat pada Sabtu (2/8/2025).
Rombongan telah tiba di Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru pada 26 Juni,” tambahnya.
Selama perawatan, Petugas Kesehatan Kloter BDJ 07, dr Siska Brina, secara berkala berkoordinasi dengan tim medis Arab Saudi untuk memantau perkembangan kondisi Kapsariah.
Kemenag Kalsel ucap HM Tambrin mendoakan almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. (*/ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















