JELANG Ramadan Siapkan Operasi Pasar Kabupaten/Kota

- Penulis

Selasa, 11 Februari 2025 - 20:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu operasi pasar yang dilaksanakan Pemprov Kalsel di daerah beberapa waktu lalu sebagai upaya untuk stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di masyarakat. (ANTARA/HO-Pemprov Kalsel)

Salah satu operasi pasar yang dilaksanakan Pemprov Kalsel di daerah beberapa waktu lalu sebagai upaya untuk stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di masyarakat. (ANTARA/HO-Pemprov Kalsel)

SuarIndonesia — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyiapkan gelar operasi pasar di kabupaten/kota untuk menekan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok jelang Ramadan 1446 H atau 2025.

Kabid Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perdagangan Kalsel, Sutikno di Banjarbaru, Selasa (11/2/2025), menyampaikan, Pemprov Kalsel telah mengambil langkah-langkah termasuk operasi pasar ini untuk mengantisipasi kenaikan harga menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.

Dia mengungkapkan, kegiatan ini disiapkan serius karena harga beberapa komoditas sudah mulai mengalami kenaikan di atas indeks harga yang diterima atau Indeks Harga Produsen (IHP), baik untuk harga acuan penjualan maupun harga acuan tertinggi.

Sutikno menjelaskan, pada Januari 2025, kondisi ekonomi Kalsel cukup baik, dengan hampir semua daerah mengalami deflasi.

“Selama ini, Kalsel selalu berada di posisi tertinggi dalam hal deflasi. Untuk year-on-year, kita berada di angka 0,76 persen. Namun, jika melihat month-to-month, deflasi kita mencapai 0,76 persen,” ungkapnya.

Sutikno mengingatkan, kenaikan harga menjelang Ramadan dan Idulfitri adalah sesuatu yang wajar. Namun tetap dijaga agar tidak melambung tinggi dan membuat sulit didapatkan.

“Kami akan terus memantau perkembangan harga dan melakukan intervensi jika diperlukan, agar masyarakat tetap bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” katanya.

Karena itu, ungkap dia, operasi pasar ini penting dilakukan di setiap daerah, agar tidak ada ketimpangan harga dan ketersediaan bahan pokok di 13 kabupaten/kota di provinsi ini.

Baca Juga :   KASUS Kecelakaan Maut Tanbu di SP3-kan

“Biasa operasi pasar yang dilaksanakan Pemprov Kalsel kolaborasi dengan berbagai instansi dan distributor bahan poko, sehingga beragam yang dijual, bahkan disubsidi,” tutur Sutikno dilansir dari AntaraNews.

Kebijakan ini juga merujuk pada hasil rapat koordinasi (Rakor) pengendalian inflasi dengan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia pada 10 Februari 2025 secara daring.

Rakor yang dipimpin Plt Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir tersebut, kata Sutikno, menekankan bahwa dalam waktu dekat akan memasuki bulan suci Ramadhan, di mana biasanya terjadi kenaikan harga pangan yang signifikan.

Karenanya, kata dia, diinstruksikan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk semakin memperkuat koordinasi hingga Hari Raya Idulfitri 1446 H dengan langkah-langkah konkret yang didasarkan pada analisis situasi terkini.

TPID diharapkan lebih serius dalam mengantisipasi potensi kenaikan harga agar inflasi tetap terkendali. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC
DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api
RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan
HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru
MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan
PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel
PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako
WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:06

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Kamis, 10 September 2026 - 16:53

MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan

Kamis, 10 September 2026 - 16:49

PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Kamis, 10 September 2026 - 12:41

PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako

Rabu, 9 September 2026 - 23:38

WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 22:35

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Berita Terbaru

31 WNA Malaysia dan Taiwan ditangkap Imigrasi Pontianak, Kalbar. (Foto: Istimewa)

Kalbar

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:50

Karhutla mengancam habitat orang utan di TN Tanjung Puting Kalteng. (Foto: HO-Dok Balai TNTP)

Headline

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:46

Tim BKSDA dan YIARI Kalbar mengevakuasi Orang utan dari salah satu kebun warga di Kayong Utara. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

ENAM Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:17

Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto menyampaikan laporan terkini penanggulangan karhutla kepada Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat rapat koordinasi di Pos Pantau Karhutla di Guntung Damar Banjarbaru, Kamis (10/9/2026). (Foto: HO-Antara)

Kalsel

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca