SuarIndonesia — Menjelang Ramadan, Kantor Perwakilan Wilayah (KPw) Bank Indonesia Kalimantan Selatan memantau sejumlah komoditas untuk memastikan kestabilan harga dan inflasi. Ada tiga komoditas yang dipantau, yaitu cabai, beras, dan bawang merah.
“Kita fokus ke cabai, beras dan bawang merah. Ini agar inflasi tetap terkendali dan kebutuhan pokok tetap terjaga,” kata Deputi Kanwil Bank Indonesia Kalimantan Selatan Aloysius Donato HW, Selasa (10/2/2026).
Berdasarkan data KPw BI Kalsel, saat ini cabai mengalami kenaikan harga. Cabai merah besar naik 32,38%, cabai merah keriting naik 51,32%, cabai rawit hijau naik 18,07%, dan cabai rawit merah naik 24,56%.
Sementara harga beras kualitas bawah 1 hingga beras super 2 masih stabil mhlai dari Rp 15.180 hingga Rp 20.050 per kg. Sedangkan bawang merah ukuran sedang harga tetap di angka Rp 38.650 per kg.
Melalui berbagai upaya, BI bersama pemerintah daerah memastikan harga pangan tetap terjaga. Salah satu strateginya dengan cara membantu mempertemukan wilayah dengan produksi komoditas berlebih, dengan wilayah yang butuh komoditas.
“Kita memastikan wilayah yang telurnya berlebih, panen beras berlebih, kita arahkan diambil agar tidak hanya diambil pasar tapi juga untuk (wilayah) defisit,” tegas Donato sebagaimana dilansir dari detikKalimantan.
Adapun terkait inflasi, Donato menilai saat ini masih terkendali. Berdaasarkan data BPS Provinsi Kalimantan Selatan di 5 kabupaten/kota, pada Januari 2026 terjadi inflasi y-on-y sebesar 4,66 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 106,33 pada Januari 2025 menjadi 111,28 pada Januari 2026.
“Inflasi di Kalsel saat ini masih terkendali,” tutup Donato. (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















