JELANG Ramadan, BI Kalsel Pantau 3 Komoditas Harga Pangan

- Penulis

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bank Indonesia Kalsel menyiapkan strategi menjaga stabilitas harga pangan jelang Ramadan. (Foto: detikKalimantan/Khairun Nisa)

Bank Indonesia Kalsel menyiapkan strategi menjaga stabilitas harga pangan jelang Ramadan. (Foto: detikKalimantan/Khairun Nisa)

SuarIndonesia — Menjelang Ramadan, Kantor Perwakilan Wilayah (KPw) Bank Indonesia Kalimantan Selatan memantau sejumlah komoditas untuk memastikan kestabilan harga dan inflasi. Ada tiga komoditas yang dipantau, yaitu cabai, beras, dan bawang merah.

“Kita fokus ke cabai, beras dan bawang merah. Ini agar inflasi tetap terkendali dan kebutuhan pokok tetap terjaga,” kata Deputi Kanwil Bank Indonesia Kalimantan Selatan Aloysius Donato HW, Selasa (10/2/2026).

Berdasarkan data KPw BI Kalsel, saat ini cabai mengalami kenaikan harga. Cabai merah besar naik 32,38%, cabai merah keriting naik 51,32%, cabai rawit hijau naik 18,07%, dan cabai rawit merah naik 24,56%.

Sementara harga beras kualitas bawah 1 hingga beras super 2 masih stabil mhlai dari Rp 15.180 hingga Rp 20.050 per kg. Sedangkan bawang merah ukuran sedang harga tetap di angka Rp 38.650 per kg.

Melalui berbagai upaya, BI bersama pemerintah daerah memastikan harga pangan tetap terjaga. Salah satu strateginya dengan cara membantu mempertemukan wilayah dengan produksi komoditas berlebih, dengan wilayah yang butuh komoditas.

Baca Juga :   WASPADAI! Potensi Gelombang Tinggi

“Kita memastikan wilayah yang telurnya berlebih, panen beras berlebih, kita arahkan diambil agar tidak hanya diambil pasar tapi juga untuk (wilayah) defisit,” tegas Donato sebagaimana dilansir dari detikKalimantan.

Adapun terkait inflasi, Donato menilai saat ini masih terkendali. Berdaasarkan data BPS Provinsi Kalimantan Selatan di 5 kabupaten/kota, pada Januari 2026 terjadi inflasi y-on-y sebesar 4,66 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 106,33 pada Januari 2025 menjadi 111,28 pada Januari 2026.

“Inflasi di Kalsel saat ini masih terkendali,” tutup Donato. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla
LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla
TERUNGKAP Pengemudi Mobil SUV yang Tabrak Kabur Ternyata Pengedar Narkoba Lintas Kalselteng
PARIPURNA Penjelasan Raperda APBD 2027, Postur Pendapatan Dianggarkan 8 Triliun
RUMAH SEWAAN di Rawasari Terbakar, Sebuah Motor Turut Hangus
KEPEDULIAN ARUTMIN, Sejak Awal Turut Bergerak Penanganan Karhutla
HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel
OMC Semai Tiga Ton Garam

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:31

ASIAN GAMES 2026: Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Perorangan

Selasa, 8 September 2026 - 20:58

HELIKOPTER CH-47 Chinook dari Jepang Tangani Karhutla Mulai 12 September

Selasa, 8 September 2026 - 20:21

KAPAL INDUK Giuseppe Garibaldi Dikerahkan Tangani Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 23:11

SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar

Senin, 7 September 2026 - 22:12

POLRI Tetapkan 138 Tersangka Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 21:57

POLRI Diminta Proses Hukum Korporasi Terlibat Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 21:45

SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Senin, 7 September 2026 - 21:27

PRESIDEN Prabowo: Karhutla Jangan Sampai Masuk Zona Inti IKN

Berita Terbaru

Petugas beristirahat sejenak saat pemadaman kebakaran lahan gambut di Kecamatan Pahandut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (2/9/2026). (Foto: Antara/Auliya Rahman)

Kalteng

HOTSPOT Menurun Terus Dipantau Ketat

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:47

Hujan membasahi wilayah Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, beberapa waktu lalu. (Foto: HO-MC Kominfo Banjarbaru)

Kalsel

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:35

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca