IKONIK Loksado sampai Wisata Batu Malang Dibangun di Sungai Biuku

- Penulis

Rabu, 7 Oktober 2020 - 22:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Banjarmasin punya salah satunya destinasi wisata alam. Namanya Sungai Biuku. Letaknya di Kelurahan Sungai Andai, Banjarmasin Utara.

Tempat ini digadang-gadang bakal menjadi salah satu destinasi wisata alam unggulan di Banjarmasin. Suasananya yang mendukung, serta dekat dengan sungai jadi modal utama untuk mewujudkannya.

Nah, dalam waktu dekat, tempat wisata ini bakal kembali disolek. “Ada 20 ikonik yang bakal dibangun di sini,” ujar Ketua Satuan Komunitas Tiga Penjuru, Hendri Gunadi, Rabu (07/10/2020).

Hendri adalah salah satu narasumber. Dia bersama rekannya mendapat tugas dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjarmasin untuk memberikan pelatihan terkait pengembangan pariwisata.

Ada 30 orang yang diikutsertakan dalam pelatihan yang dilaksanakan selama sepekan ini. Sebanyak 15 orang warga setempat Sungai Biuku, sisinya diambil dari beberapa Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata).

Hendri menjelaskan, orang-orang inilah yang nantinya terlibat langsung dalam pembangunan 20 ikonik di Sungai Biuku tadi. “Ikonik yang dibangun ini kumpulan dari empat spot wisata di daerah lain,” ujarnya.

Rencana pembangunan ikonik ini disusun sudah jauh-jauh. Beberapa referensi bakal diambil. Dari ikonik Bamboo Rafting di Loksado (HSS) hingga instalasi kayu yang kreatif wisata Batu, Malang bakal dihadirkan di Sungai Biuku.

“Di sini akan dibuat jembatan gantung. Lalu ikonik Biuku dari kayu, menara pandang, lanting seperti di Loksado. Juga ada ikonik seperti di Matang Kaladan, flying fox di Tambang Ulang. Dan di Batu Malang ikonik berupa kayu dan tongkat,” jelasnya.

Belum cukup, di situ juga bakal dibangun menara pandang, dan yang paling besar adalah robotik yang dibuat hanya dari kayu dan tali temali. “Kalau di luar kan pakai paku. Kami nggak, cuma tali dan tongkat, jadi tak ada unsur besi,” katanya.

Baca Juga :   BELASAN KLUB Berlaga di Turnamen Gubernur Cup Road to Pangdam Cup XXII/TB

Di samping dilatih membuat ikonik dari kayu para peserta juga diajarkan cara perawatan dan perbaikannya. “Makanya dilatih supaya bisa dilepas, bisa merawat dan perbaikan,” katanya.

Terpisah, Kepala Disbudpar Banjarmasin, Ikhsan Alhak mengungkapkan, pelatihan yang digelar dari 7-14 Oktober itu sebagai upaya menyiapkan sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung dunia kepariwisataan di Banjarmasin.

Pasalnya, ujar Ikhsan pengembangan pariwisata tak hanya melulu berbicara infrastruktur. Tapi juga perlu didukung dari segi SDM.

“Strategi kita bagaimana mengoptimalkan peran serta masyarakat. Di samping kita melakukan intervensi juga untuk kegiatan yang tak bisa dilakukan masyarakat seperti infrastruktur , jalan, penerangan, jembatan bekerjasama dengan dinas lain,” katanya.

Di samping itu, para peserta ini tak hanya dilatih dalam hal pengembangan wisata tapi juga bisa memberikan pertolongan jika sewaktu-waktu terjadi insiden yang menimpa para  pelancong.

“Target kami mereka ini memiliki keterampilan dan kemampuan dalam survival. Penyelamatan orang di tempat wisata, juga terampil dalam mengolah tali temali. Untuk melengkapi fasilitas pariwisata,” bebernya.

Selain itu, para peserta pelatihan ini tak hanya ditempatkan di Sungai Biuku saja. Tapi juga di destinasi wisata lainnya. “Bisa saja ditempatkan di Pulau Bromo, atau di Kampung Biru. Dan ini murni dari unsur masyarakat,” tukasnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit
PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027
GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin
DIDUKUNG Adaro, PWI Kalsel Bekali 24 Wartawan Hadapi UKW Angkatan XXIV
PETIR MENGGELEGAR Tanpa Adanya Hujan di Wilayah Banjarmasin
MAFIA BERAS SPHP harus Dibongkar hingga ke Akarnya
DIALOG DAERAH Pembahasan Ranperda Prioritas Tahun 2027
PERSONEL BERPRESTASI di Momen Hari Sumpah Pemuda ke-98 Diberi Kapolda Kalsel Penghargaan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:13

MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:09

PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:52

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:28

PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:45

PETIR MENGGELEGAR Tanpa Adanya Hujan di Wilayah Banjarmasin

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12

HUJAN di KALSEL dan KALTENG Berkat Operasi Modifikasi Cuaca

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:12

KAPOLDA KALSEL Kumpul Bersama Masyarakat di Kampung Nusantara

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:44

DIALOG DAERAH Pembahasan Ranperda Prioritas Tahun 2027

Berita Terbaru


Ilustrasi visual yang menggambarkan kesiapan bantuan peralatan pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) untuk 13 kabupaten di Kalimantan Tengah. (SI/UT/@Gemini.Ai)

Kalteng

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Okt 2026 - 21:59