HEBOH VIDEO Dinilai Fitnah di Bungkusan Masakan Padang Dilaporkan ke Polisi

- Penulis

Rabu, 5 November 2025 - 22:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuasa Hukum Dr H Abdul Halim Shahab SH MH

Kuasa Hukum Dr H Abdul Halim Shahab SH MH

SuarIndonesia – Pembuat video dinilai fitnah serta mencemarkan nama baik dengan memperlihatkan ada tikus di dalam  sebuah bungkus nasi padang berujung dilaporkan ke Polisi.

Pemilik Rumah Makan (RM) Roda Baru di Jalan Gatot Subroto, Saiful Azmi, melaporkan pembuat video  ke Polresta Banjarmasin.

Video itu sempat viral di media sosial pada 23 Oktober 2025 dan menuai beragam respon netizen.

RM Roda Baru telah mengklarifikasi video yang beredar tidak benar adanya melalui akun instagram @rm.roda_baru pada 24 Oktober 2025.

“Kami berkomitmen selalu kebersihan dan kehalalan masakan kami,” demikian klarifikasi yang disampaikan.

Meski demikian, Syaiful Azmi merasa sangat dirugikan.

Sebab nama baik tempat usaha yang lama dirintis dan dikelola tercoreng oleh informasi mirip yang dibuat serta disebarluaskan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

Dia melalui Kuasa Hukum Dr H Abdul Halim Shahab SH MH, kemudian melaporkan atas pencemaran nama baik serta dugaan Tindak Pidana Kejahatan Informasi Dan Transaksi Elektronik UU Nomor 1/2024.

Tentang Perubahan Kedua UU Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atas video viral tersebut ke Polresta Banjarmasin pada 3 November 2025.

Dalam laporan itu diterangkan kronologi kejadian sebelum video viral.

Pada mulanya seorang mengaku pembeli yang sebelumnya membungkus makanan dengan beberapa lauk datang ke RM Roda Baru.Kemudian si pembeli menuduh ada terdapat tikus pada salah satu bungkusan makanan.

Mendengar hal tersebut, pihak RM Roda Baru berinisiatif untuk mengganti makanan yang telah dibeli, namun si pembeli menolak dan hanya mau diganti dengan uang.

Selanjutnya, RM Roda Baru mengganti uang ke orang tersebut.

Pada sore harinya, ia datang kembali ke RM Roda Baru dan menyampaikan ingin memeriksakan kesehatan setelah mengonsumsi makanan yang mengandung tikus.

Pihak RM Roda Baru bersedia memenuhi permintaan orang itu asalkan sesuai tagihan resmi fasilitas kesehatan.

Namun, orang tersebut tak kunjung datang kembali ke RM Roda Baru.

Kemudian pada malam harinya, RM Roda Baru menerima kiriman video WhatsApp Group, yang memperlihatkan bungkusan masakan padang Roda Baru terdapat di dalamnya tikus.

Baca Juga :   SEORANG PRIA Tergeletak Tak Bernyawa dengan Wajah Berdarah

Mengetahui hal tersebut, RM Roda Baru pun langsung melakukan pemeriksaan internal melalui rekaman CCTV yang menyorot karyawan saat membungkus nasi padang.

Hasil pengecekan CCTV tidak ditemukan satupun adanya tikus seperti yang dituduhkan.

“RM Roda Baru memastikan seluruh masakan yang dihidangkan tidak bermasalah, halal dan higienis.

Apalagi RM Roda Baru secara rutin diperiksa Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Jadi kalau ada isu-isu miring terkait rumah makan ini dapat saya tegaskan itu fitnah dan tidak benar,” ucap kuasa hukum RM Roda Baru, Dr H Abdul Halim Shahab SH MH kepada awak media, Rabu (5/11/2025).

Disebut Halim Shabab, video dugaan fitnah tersebut sangat berdampak buruk terdahap usaha RM Roda Baru yang mengakibatkan omset merosot 75 persen.

“Bahwa apa yang disampaikan dalam media sosial yang ada kemarin itu bersifat fitnah.

Tidak benar, dan tidak mungkin kami menodai usaha yang sudah 30 tahun lebih dilakukan di rumah makan ini,” tegasnya.

“Saya sengaja datang ke sini untuk bersama-sama kawan-kawan menikmati hidangan yang tersedia.

Insya Allah dari semua ada berkahnya,” ukarnya.

Sisi lain, menyerahkan perkara ini ke pihak Kepolisian untuk mengusut tuntas dugaan fitnah yang beredar.

Saat ini kasus yang dilaporkan sedang bergulir pada tahap penyelidikan.

Dr H Abdul Halim Shahab SH MH Kuasa Hukum  Saiful Azmi Pemilik Rumah Makan (RM) Roda Baru 

“Insya Allah polisi akan bekerja secara profesional. Sehingga akan ketahuan motivasi seseorang yang membuat konten yang kita anggap berbau fitnah.

Apakah penyebar ikut terimbas juga dalam laporan, itu urusan penyidik Kepolisian,” tutup Halim Shabab, Advokat Senior di Kalsel. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
DIGRATISKAN 19 LAYANAN Pencatatan Hak Cipta
BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca