HASIL UJI Laboratorium Pertambangan PT MMI, DPRD Kalsel Pertemukan dengan Warga

- Penulis

Selasa, 29 Juli 2025 - 18:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hal ini dikatakan Ketua Komisi III, Mustaqimah

Hal ini dikatakan Ketua Komisi III, Mustaqimah

SuarIndonesia – Memastikan hasil uji laboratorium menunjukkan aktivitas pertambangan PT Merge Mining Industri (MMI) di Desa Rantau Bakula, Kabupaten Banjar.

Komisi III DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) pertemukan dengan warga di Desa Rantau Bakula, bahwa tidak melebihi ambang batas baku mutu lingkungan.

“Dari hasilnya, dari pemeriksaan laboratorium Provinsi Kalsel itu tidak melebihi ambang baku mutu yang sudah ditentukan,” kata ikatak Ketua Komisi III, Mustaqimah,  saat rapat dengan Dinas Pertambangan Provinsi Kalsel, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel, UPTD Laboratorium Lingkungan DLH Provinsi Kalsel, dinas instansi terkait dari Pemerintah Kabupaten Banjar, serta Direktur PT. MMI, dan perwakilan warga Desa Rantau Bakula, pada Senin (28/7/2025).

​ Mustaqimah, menyatakan peran DPRD sebatas mediasi karena kebijakan pertambangan ada di pusat.

Selanjutnya, menurut Mustaqimah, penyelesaian persoalan ini kini bergantung pada komunikasi antara perusahaan dan masyarakat.

Ia berharap kedua belah pihak bisa saling memahami dan mencapai kesepakatan yang menguntungkan semua pihak.

Fokus utama saat ini adalah penyelesaian sengketa pembebasan lahan antara perusahaan dan warga.Direktur Utama PT MMI, Yudha Ramon, menegaskan bahwa permasalahan utama bukan isu lingkungan melainkan pembebasan lahan warga.

Baca Juga :   GUBERNUR Muhidin: Dua Gangguan Penyebab Pemadaman Listrik

“Saat ini pihak perusahaan masih mempelajari keabsahan surat-surat tanah yang dimiliki warga untuk memastikan legalitas sebelum proses pembelian,” katanya.

Sementara itu, perwakilan warga RT 04 Rantau Bakula, Mariadi, menyatakan bahwa urusan pembebasan lahan sudah dimulai sejak tahun 2008.

Namun, terkendala oleh pandemi COVID-19 dan pergantian manajemen perusahaan, negosiasi pembebasan lahan ini berlanjut hingga kini.

“”Ada sekitar 27 rumah yang minta dibebaskan, dan ​pihak perusahaan masih meng-cross-check sertifikat warga dan belum masuk ke tahap penentuan harga,” ujarnya. (*/HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

OPERASI SAR, Tiga Tim Khusus Dikerahkan Pencarian di Bawah Permukaan Air
KCP BANK KALSEL Hadir di Halong, Layanan Perbankan Makin Mudah
KONTES Kambing jadi Ajang Kenalkan Potensi Peternakan Desa Sumber Rejeki
TP-PKK Balangan Raih Lima Juara di Jambore PKK Kalsel 2026
DPRD KALSEL, Paripurna Tanggapan Eksekutif soal RAPBD 2027
EVALUASI TOTAL Keselamatan Pelayaran, Begini Penegasan Ketua DPRD Kalsel
PESAN TERAKHIR Pasutri Samuda, Kasih Tahu saat Kapal Virgo Mulai Miring
SATGAS Udara Karhutla Siagakan Tiga Helikopter

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 00:31

OPERASI SAR, Tiga Tim Khusus Dikerahkan Pencarian di Bawah Permukaan Air

Rabu, 16 September 2026 - 21:58

KCP BANK KALSEL Hadir di Halong, Layanan Perbankan Makin Mudah

Rabu, 16 September 2026 - 21:53

KONTES Kambing jadi Ajang Kenalkan Potensi Peternakan Desa Sumber Rejeki

Rabu, 16 September 2026 - 21:47

TP-PKK Balangan Raih Lima Juara di Jambore PKK Kalsel 2026

Rabu, 16 September 2026 - 21:36

DPRD KALSEL, Paripurna Tanggapan Eksekutif soal RAPBD 2027

Rabu, 16 September 2026 - 21:11

PESAN TERAKHIR Pasutri Samuda, Kasih Tahu saat Kapal Virgo Mulai Miring

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

SATGAS Udara Karhutla Siagakan Tiga Helikopter

Rabu, 16 September 2026 - 18:05

TERIDENTIFIKASI Enam Korban Meninggal Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, Pencarian Terus Dilakukan

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca