SuarIndonesia — Presiden Joko Widodo (Jokowi) memuji eksistensi Partai Golkar yang selama hampir genap 60 tahun berkontribusi terhadap kemajuan bangsa Indonesia. Ia pun mengaku nyaman berada di bawah pohon beringin yang merupakan lambang dari Golkar.
Pujian itu Jokowi sampaikan saat memberikan sambutan dalam acara penutupan Musyawarah Nasional (Munas) XI Golkar di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (21/8/2024) malam.
“Saya kalau lihat pohon beringin, bawaannya adem gitu, bawaannya sejuk,” kata Jokowi yang disambut riuh para undangan yang hadir.
“Apalagi di siang hari yang sedang panas-panasnya, sedang terik-teriknya. Kalau di bawah pohon beringin betul-betul bawaannya adem dan sejuk,” imbuhnya melansir dari CNNIndonesia.
Jokowi pun mengaku senang bisa hadir bersama para kader Golkar dari berbagai daerah.
Ia mengaku senang sebab Golkar merupakan partai yang terbuka untuk siapapun.
Jokowi yang memakai kemeja kuning itu kemudian mengabsen para Ketua Umum Golkar dari masa ke masa berasal dari berbagai daerah, mulai Pulau Sumatera, Sulawesi, hingga tanah Papua.
“Malam hari ini saya merasa sangat teduh, membuat kita lebih nyaman. Malam hari ini saya juga merasa lebih nyaman,” ujar Jokowi.
Sementara itu, Politikus Partai Golkar Ali Mochtar Ngabalin mengungkapkan ada permintaan para kader di daerah agar Jokowi menjadi Ketua Dewan Pembina Partai Golkar.
Ngabalin menyebut permintaan itu mengemuka bersamaan dengan penunjukan Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum Partai Golkar Periode 2024-2029.
Sementara itu, Bahlil Lahadalia menepis kabar tersebut. Menteri ESDM itu mengingatkan agar semua pihak tetap berpikir positif.
Ia tak ingin keterpilihannya sebagai Ketua Umum Partai Golkar terus dikaitkan dengan Jokowi.
Alasan Pakai Baju Kuning!
Jokowi hadir didampingi para ketua umum partai parlemen, kecuali PDIP. Mengenakan kemeja kuning, Jokowi sempat disinggung Bahlil Lahadalia selaku Ketua Umum terpilih hasil Munas.
“Mungkin ada yang bertanya kepada saya kenapa malam ini saya mengenakan baju kuning? Kenapa? Ada yang bisa jawab, saya beri sepeda,” kata Jokowi.
Dia mengaku hanya ingin menyesuaikan kehadirannya dengan tuan rumah yang telah mengundang. Dia meminta agar publik tak berpikir macam-macam.
“Menghargai hajatan besar Partai Golkar yang malam hari ini secara aklamasi sudah memiliki ketum baru yaitu Bapak Bahlil Lahadalia,” katanya.
Selain kepada Golkar, Jokowi juga menghormati Bahlil sebagai bagian dari anggota kabinet yang baru saja dilantik sebagai Menteri ESDM.
Jokowi menyebut capaian Golkar tak lepas dari ketua umum sebelumnya, Airlangga Hartarto.
“Seorang politisi besar dan sekaligus teknokrat sejati seorang orkestrator ekonomi Indonesia yang hasil kerjanya betul-betul terlihat nyata,” katanya.
Bahlil: Saya Pikir Kader Baru
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyapa Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menghadiri penutupan Musyawarah Nasional (Munas) XI Golkar di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (21/8/2024) malam.
Bahlil kemudian mengaku sempat tak mengenali Jokowi lantaran Presiden Jokowi memakai kemeja kuning panjang.
“Izin pak Presiden tadi saya pangling ketika menjemput bapak Presiden,” kata Bahlil.
“Saya pikir ada kader Golkar baru yang muncul, ternyata bapak Presiden, karena bajunya sudah kuning. Saya pikir-pikir paten juga barang ini,” imbuh Menteri ESDM itu.
Jokowi pun tertawa menanggapi seloroh Bahlil tersebut. Sementara itu, Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden Terpilih RI Prabowo Subianto yang duduk di sebelah Jokowi juga tertawa lalu bertepuk tangan. [*/UT]
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















