GURU WILDAN Berpidato di Majelis Tertutup Pondok, Sulit Disebut Kampanye Terselubung

- Penulis

Senin, 19 April 2021 - 19:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pidato Guru Wildan atau KH Muhammad Wildan Salman mendukung Paman Birin yang diduga sebagai kampanye terselubung, harus diklarifikasi secara cermat oleh Bawaslu Kalsel.

Sebab Guru Wildan berpidato saat memberi pengajian internal kepada murid-muridnya dalam majelis tertutup Pondok Pesantren Tahfidz Al-Quran Darussalam Martapura.

“Guru Salman berbicara kepada murid-murid beliau di internal pondok, artinya dalam majelis tertutup khusus para murid.

Beliau juga tidak memaparkan visi dan misi paslon, juga tidak ada spanduk atau poster paslon di majelis, sehingga jelas tidak bisa disebut beliau telah melakukan kampanye terselubung,” kata M Imam Satria Jati, SH, CLA, praktisi hukum yang juga Ketua KNPI Kota Banjarmasin, Senin (19/4/2021).

Bahkan ada faktor kunci lainnya yang bakal semakin sulit membuktikan bahwa Guru Wildan telah berkampanye terselubung.

“Harus dilihat saat menyampaikan pernyataan mendukung Paman Birin, Guru Wildan bertindak sebagai apa?.

Sebab beliau sudah jelas bukan paslon, juga bukan tim kampanye, juga bukan relawan.

Artinya sebagai subyek hukum, beliau sudah jelas tidak memenuhi unsur pelanggaran melakukan kampanye terselubung,” tegas Imam lagi.

Menurut Imam, video pernyataan Guru Wildan sebagai ulama kharismatik Kalsel, justru harus dilihat dari sisi sosial kemasyarakatan, di mana sangatlah wajar jika seorang Guru, Kiai, Ulama, Habaib, atau pemuka agama memberi nasihat, wejangan dan arahan kepada para muridnya.

Termasuk wejangan dalam konteks kontestasi demokrasi karena pemimpin yang bakal terpilih akan sangat menentukan kemaslahatan masyarakat dan jalannya pemerintahan ke depan.

“Seorang Guru pastilah mumpuni secara ilmu dan adab, sehingga dijadikan suri tauladan dan panutan oleh para muridnya dan bahkan masyarakat luas.

Jika Guru Wildan menyarankan murid-murid beliau untuk mendukung Paman Birin, tentu beliau memiliki pertimbangan tersendiri berdasarkan mata hati nurani beliau,” katanya.

Oleh sebab itulah, Imam menyesalkan munculnya olok-olok terhadap Guru Wildan hanya karena persoalan PSU di Grup Privat FB ‘Gubernur Hanyar Pilihan Masyarakat Kalsel’ yang diadmini Denny Indrayana’.

Baca Juga :   JOB FAIR 2026 Sediakan 2.295 Loker Dalam-Luar Negeri

Seperti diketahui, pernyataan Guru Wildan lewat video telah diunggah di Grup ‘Gubernur Hanyar Pilihan Masyarakat Kalsel’ yang beranggotakan 28,6 ribu orang yang dimoderatori pendukung militan atau tim sukses Denny Indrayana.

Bahkan akun resmi Denny Indrayana terdaftar sebagai salah satu admin, sebelum akhirnya dicopot setelah ramai pemberitaan tentang olok-olok terhadap Guru Wildan di grup tersebut.

“Tidak patut dan tidak elok Guru Wildan yang menjadi panutan masyarakat Banua dan bahkan luar Banua diolok-olok di Grup FB Gubernur Hanyar.

Apalagi Bawaslu sudah turun tangan untuk mengklarifikasi video itu, maka seharusnya moderator atau admin grup memberi peringatan anggota agar tak berkomentar bernada mengolok,” beber Imam.

Hal yang paling Imam sesalkan, Cagub Denny Indrayana ternyata juga berada di dalam grup dan bahkan menjadi salah satu admin grup sebelum kini dihapus.

“Prof Denny kan profesor di bidang hukum tata negara, sehingga pastilah sangat paham proses di Bawaslu.

Jadi sudah seharusnya Prof Denny justru menjadi orang pertama yang mengingatkan, memberi arahan, atau memberi tauladan anggota grup dan seluruh pendukungnya agar tak mengolok-olok seorang ulama kharismatik Banua seperti Guru Wildan,” sesal Imam.

Pada akhirnya Imam sebagai tokoh muda Banua berharap agar kedua paslon dan seluruh elite politik menjadikan PSU sebagai ajang pendidikan politik bagi masyarakat Kalsel.

“Jangan karena terlalu berambisi sehingga justru memberi contoh buruk bagi masyarakat,” pungkasnya. (*/HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEPEDULIAN ARUTMIN, Sejak Awal Turut Bergerak Penanganan Karhutla
HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel
OMC Semai Tiga Ton Garam
WUJUD KEPEDULIAN Jajaran Polresta Banjarmasin Sambangi Rumah Duka Anggota Relawan BPK KTC
SEHARI PENCARIAN, Jasad Anak yang Tenggelam Ditemukan
SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng
TIM BAPANAS RI Dikawal Polda Kalsel Cek Stok dan Harga Beras di Pasar Muara Kelayan
DPRD Kalsel dan Kalteng Perkuat Wawasan Ekonomi dan Keuangan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 21:58

KARHUTLA Kalteng: Ada 25 Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Selasa, 8 September 2026 - 21:53

OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya

Selasa, 8 September 2026 - 20:40

KEMENHUT Tangkap BG Pemodal Illegal Logging

Selasa, 8 September 2026 - 20:34

MANFAATKAN Inovasi Cairan Surfaktan Tangani Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 22:59

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Senin, 7 September 2026 - 22:54

OMC Kalteng Terkendala Langit Minim Awan

Senin, 7 September 2026 - 21:45

SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Senin, 7 September 2026 - 13:13

DPRD Kalsel dan Kalteng Perkuat Wawasan Ekonomi dan Keuangan

Berita Terbaru

Hujan lebat terjadi di sepanjang Jalan Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (8/9/2026) petang.(Foto: Kompas.com)

Kalteng

OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:53

Hujan di Kalsel. (Foto: Istimewa)

Balangan

HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:38

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca