GURU Bakhiet Tunda Pengajian di Beberapa Daerah di Kalsel, Dukung Imbauan Pemerintah soal Covid-19

- Penulis

Senin, 23 Maret 2020 - 11:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Guru Muhammad Bakhiet atau lebih dikenal masyarakat luas dengan guru Bakhiet, salah satu tokoh ulama di Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), tunda pengajian dan cemarahnya di berbagai daerah di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Semua semata demi dukung maklumat dan imbauan pemerintah. Itu tak lain soal wabah virus corona atau covid-19, yang saat ini menjadikan kegelisahan masyarakat luas yang hampir di seluruh dunia.

Dalam penyataannya, Guru Bakhiet, mendukung tentang imbauan pemerintah, untuk tiadakan acara sifatnya menghadirkan banyak orang itu diliburkan.

Ada beberapa daerah seperti di Barabai, Balangan, di Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala, yang biasa dilakukan dari malam Selasa, Hari Rabu, Kamis malam dan malam Ahad (minggu) diliburkan  oleh pendiri sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren dan Majelis Ta’lim Nurul Muhibbin Barabai ini.

Guru Bakhiet juga mengajak jamaah, perbanyak istighfar, taubat kepada Allah, perbanyak sadakah, maka dengan demian Allah akan juahkan berbagai macam bala dan bencana.

Dan, tawasul kepada dan Rasullah SAW dan para ahli badar agar hajat segera terkabul.

“Hukumnya sangat dianjurkan dalam Islam dan semoga yang menimpa kita dan dunia dianggkat dari Allah.

Dan Insya Allah jika sudah memungkinkan, pengajian kita akan kembali lagi mulai tanggal 8 Juni 2020,” ucapnya.

Sebelumnya, edaran upaya pencegahan terhadap wabah virus corona juga dari PWNU Kalsel untuk PCNU Kab/Kota maupun jama’ah Nahdlatul Ulama se-Kalsel.

Intinya dalam edaran ditandatangani Ketua Tanfidziyah PWNU Kalsel, Drs H Abdul Haris  Makkie M.SI, mendukung upaya pemerintah untuk melakukan pengendalian penyakit pada masa tanggap darurat.

Baca Juga :   GUDANG PUPUK Organik Phospat Ilegal Digerebek Polda Kalsel

PWNU Kalsel juga menghimbau kepada jajaran Cabang sampai Ranting NU se-Kalsel mensosialisasikan penundaan (selama 2 minggu) kegiatan pengajian, tahlilan, yasinan, majelis ta’lim dan kegiatan lainnya yang mengumpulkan banyak orang sebagai bentuk peran NU dalam memutus rantai penularan agar penyakit ini.

Menjaga kebersihan, rajin mencuci tangan dengan sabun dan menghindari kontak fisik dengan orang lain serta berkumpul dengan orang banyak.

Memperbanyak membaca Al-Qur’an dan shalawat seperti Burdah atau Dalail, atau pembacaan Ratib dan Hizib untuk menolak bala dan wabah sebagaimana yang diijazahkan Abah Guru Sekumpul dan dilaksanakan di rumah masing-masing.

Hal sama menurut Kapolda Kalsel, Irjen Pol Yazid Fanani melalui Kabid Humas, Kombes Pol M Rifai, bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia juga telah mengeluarkan maklumat tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam

jumlah banyak, baik di tempat umum maupun di lingkungan sendiri. Yaitu pertemuan sosial, budaya, keagamaan dan aliran kepercayaan dalam bentuk seminar, lokakarya, sarasehan dan kegiatan lainnya yang sejenis.

Apalagi kegiatan konser musik, pekan raya, festival, bazaar, pasar malam, pameran, dan resepsi keluarga dan lainnya.

“Intinya tetap tenang dan tidak panik serta lebih meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing,” ujar Kombes Pol M Rifai. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEJATI KALSEL Pemulihan Keuangan Negara 7 Miliar Lebih Insiden Tertabraknya Konstruksi Jembatan Pulau Laut
TEMUAN MAYAT PEREMPUAN, Polisi ‘Kantongi’ Nama Terduga Pelaku
BPJPH KALSEL Terbitkan 26.207 Sertifikat Halal
DIRINGKUS Polda Kalsel Dua Kurir Jaringan Gembong Narkotika Internasional, 9,5 Kg Sabu Disita
RATUSAN HAJI Kloter 01 Debarkasi Banjarmasin Mendarat Selamat di Banua
DECAK KAGUM Warga Saksikan Jupiter Aerobatic Team TNI AU
POLRESTA Banjarmasin Amankan Delapan Motor Terindikasi Balap Liar
PRIA PEKERJA SERABUTAN Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Sumur

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:21

KEJATI KALSEL Pemulihan Keuangan Negara 7 Miliar Lebih Insiden Tertabraknya Konstruksi Jembatan Pulau Laut

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:56

TEMUAN MAYAT PEREMPUAN, Polisi ‘Kantongi’ Nama Terduga Pelaku

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:24

DIRINGKUS Polda Kalsel Dua Kurir Jaringan Gembong Narkotika Internasional, 9,5 Kg Sabu Disita

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:20

RATUSAN HAJI Kloter 01 Debarkasi Banjarmasin Mendarat Selamat di Banua

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:34

DECAK KAGUM Warga Saksikan Jupiter Aerobatic Team TNI AU

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:47

POLRESTA Banjarmasin Amankan Delapan Motor Terindikasi Balap Liar

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:37

PRIA PEKERJA SERABUTAN Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Sumur

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:53

GAJI ke 13 ASN Pemprov Kalsel Dicairkan Mulai Besok, Alokasi Anggaran Disiapkan 120 Miliar

Berita Terbaru


Dua tersangka dugaan korupsi batu bara ilegal ditahan Kejati Kaltim. (Foto: Dok Kejati Kaltim)

Hukum

DITAHAN Dua Tersangka Korupsi Batu Bara Ilegal

Kamis, 4 Jun 2026 - 20:29

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca