Gelar MotoGP, Indonesia Dikontrak Tiga Tahun

- Penulis

Kamis, 21 Februari 2019 - 11:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: reuters

Suarindonesia – Indonesia disebut telah menyepakati kontrak tiga tahun untuk menjadi salah satu tuan rumah seri MotoGP mulai 2021. Rencananya, balapan akan berlangsung di Mandalika, Nusa Tenggara Barat.

Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M. Mansoer mengatakan pihaknya telah menandatangani Promoter’s Agreement dengan Dorna Sport SL untuk menjadi tuan rumah balap MotoGP di 2021.

“Bukan sirkuit tertutup yang akan kami bangun, tapi Street Race Circuit seperti di Singapura dan Monaco. Indonesia menjadi venue ke-21, rangkaian balap MotoGP dalam setahun, dan satu-satunya yang berkonsep Street Race Circuit. Sebelumnya, kami berkompetisi dengan calon penyelenggara dari Brasil,” kata Abdulbar kepada CNNIndonesia.com pada Rabu (20/2).

“Kami mempunyai kepastian untuk menggelar pada 2021 di Indonesia, karena kami satu-satunya yang sudah tandatangan Promotor’s Agremeent dengan Dorna Sport SL” katanya menambahkan.

Abdulbar mengatakan perjanjian dengan Dorna dilakukan di Madrid pada 29 Januari 2019. “Kontrak [gelaran MotoGP di Indonesia] 3 tahun dari 2021 dengan opsi perpanjangan,” ujar dia.

ITDC bekerja sama dengan Vinci Construction and Grand Projets, perusahaan infrastruktur global asal Prancis untuk membangun sirkuit di Mandalika diatas tanah negara yang dikelola ITDC. Dan sebentar lagi, ujarnya, pihak Dorna juga akan mengadakan Global Annoucement terkait Indonesia gelar MotoGP pada 2021.

“Pada kuartal ketiga tahun ini, kami akan mulai membangun sirkuit di sana. Pembangunan sirkuit membutuhkan waktu selama setahun,” ucap dia.

“Kami hanya membangun jalan dasar dan kawasan, sedangkan Street Circuit, Paddock dan perangkat balap lainnya oleh Vinci sebagai co-investor. Kami sudah mendapat dukungan Kementrian Olah Raga, dan Kementrian Pariwisata dalam rangka mempromosikan Mandalika sebagai salah satu dari 10 Bali Baru,” ucapnya melanjutkan.

Lebih lanjut, Abdulbar menyampaikan sirkuit di Mandalika memiliki panjang 4,32 kilometer dengan 18 tikungan. Desain tersebut, lanjutnya, sudah disetujui pihak Dorna.

Baca Juga :   SERTIJAB Kapolsekta Banjarmasin Barat, Begini Pesan Kapolresta

“Untuk membangun sirkuit ini membutuhkan sekitar 40-50 juta dolar [sekitar Rp562-702 miliar] oleh investor kami,” ujar Abdulbar.

“Setelah sirkuit selesai dibangun, akan ada rangkaian trial run oleh Dorna atau event lain untuk uji coba sirkuit,” ujarnya kembali.

Selain itu, Abdulbar optimistis penyelenggaraan MotoGP di Mandalika bisa mendapat fasilitas pendukung seperti akomodasi dan transportasi yang baik, dengan dukungan Bandara Internasional Lombok yang hanya 17 kilometer dari kawasan Mandalika.

“Hotel-hotel sedang dibangun di Mandalika, dengan 1.200 kamar siap di tahun 2021. Sebagai gambaran, pada 2018, Thailand mengadakan MotoGP yang di Buriram yang jaraknya [kurang lebih] 500 kilometer dari Bangkok. Meski di sekitar lokasi penginapan tidak mencukupi, orang-orang tetap datang ke sana,” tutur Abdulbar.

“Di Indonesia, kawasan Nusa Dua yang kami miliki dengan 5.500 kamar berbintang 5 akan mampu menampung sebagian penonton. Selain itu, banyak hotel dan vila di utara Lombok seperti Mataram, Senggigi dan kepulauan Gili. Akses dari Bali bisa ditempuh pesawat dengan waktu perjalanan 30 menit atau fast boat dengan waktu tempuh dua jam. Thailand saja terbukti sukses, apalagi indonesia,” katanya melanjutkan.

Lihat juga: Supir: Saya Rusak Garis Polisi Karena Utang Budi pada Jokdri

Abdulbar berharap MotoGP Indonesia dapat mengembangkan kawasan Mandalika menjadi destinasi wisata kelas dunia.

“Ini juga berpotensi mempercepat pemulihan Lombok yang sempat tertimpa bencana gempa dan penurunan jumlah wisatawan,” ucapnya.(CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AKSI RATUSAN BEM se-Kalsel, Ketua DPRD Janji Kawal Isu Publik dan Jadwalkan RDP
KORBINMAS BAHARKAM POLRI Cek Kendaraan dan Alusista di Polda Kalsel
PULUHAN MOTOR Balap Liar di Lambung Mangkurat Ditindak Sat Lantas Polresta Banjarmasin
DIMINTA HIBAH Aset Korem yang Termasuk Ruas Jalan Golf Banjarbaru
KOMISI I DPRD Balangan Bahas LKPJ 2025 Bersama SKPD, Soroti Kinerja dan Pelayanan Publik
LAKALANTAS MAUT di Traffic Light Sultan Adam, Renggut Nyawa Seorang Ibu Dibonceng Anaknya
DITLANTAS Polda Kalsel Raih Penghargaan Kakorlantas atas Inovasi Samsat Mobile
MEMBARA Rumah Hunian Sewa di Flamboyan Banjarmasin
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 23:56

AKSI RATUSAN BEM se-Kalsel, Ketua DPRD Janji Kawal Isu Publik dan Jadwalkan RDP

Rabu, 22 April 2026 - 23:55

SOFIA KAMILA, Jemaah Haji Termuda dari Kalsel

Rabu, 22 April 2026 - 23:48

PASUTRI Asal NTB Bobol Harta Warga di Banjar, Korban Rugi Rp 3,5 miliar

Rabu, 22 April 2026 - 23:38

KTP HILANG Didenda!, Legislator Usul Terapkan Satu Identitas Digital

Rabu, 22 April 2026 - 23:26

JUNI 2026, Pemerintah Targetkan Mulai Bangun Lima Lokasi PSEL

Rabu, 22 April 2026 - 22:01

PULUHAN MOTOR Balap Liar di Lambung Mangkurat Ditindak Sat Lantas Polresta Banjarmasin

Rabu, 22 April 2026 - 21:55

DIMINTA HIBAH Aset Korem yang Termasuk Ruas Jalan Golf Banjarbaru

Rabu, 22 April 2026 - 21:45

KOMISI I DPRD Balangan Bahas LKPJ 2025 Bersama SKPD, Soroti Kinerja dan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Sofia Kamila (13) jemaah haji termuda asal Kalsel. (detikKalimantan/Khairun Nisa)

Kalsel

SOFIA KAMILA, Jemaah Haji Termuda dari Kalsel

Rabu, 22 Apr 2026 - 23:55

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca