SuarIndonesia — Warga Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, dikejutkan oleh penemuan seorang gadis berusia 19 tahun yang ditemukan tidak bernyawa di dalam rumah kontrakan, Minggu (11/1/2026) dini hari.
Peristiwa memilukan itu terjadi di kawasan Jalan Gunung Batu RT 21, Desa Unggung, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Murung Pudak, Tabalong.Tubuh korban ditemukan dalam kondisi tidak bergerak sekitar pukul 03.05 Wita, Korban diketahui berinisial NS (19), warga Sungai Lumbah, Banjarmasin dan korban adalah seorang karyawati swasta warga desa Beringin Kecamatan Alalak Kabupaten Batola.
Kabar tersebut segera dilaporkan ke pihak kepolisian. Tak berselang lama, jajaran Polres Tabalong langsung turun ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara dan memulai proses penyelidikan.
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J. melalui PS Kasi Humas IPTU Joko Sutrisno membenarkan adanya penemuan jasad perempuan muda tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa penyebab kematian korban hingga kini masih menjadi misteri.
“Penyelidikan masih berlangsung. Kami belum dapat menyimpulkan penyebab kematian korban karena seluruh data masih dikumpulkan dan dianalisis,” ujar Joko kepada jurnalis.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Kami meminta masyarakat menunggu hasil resmi dari kepolisian. Semua perkembangan akan disampaikan secara terbuka setelah proses penyelidikan selesai,” tegas Joko.
Petugas kepolisian yang diterjunkan ke lokasi terdiri dari Unit Identifikasi, personel Satreskrim, Perwira Pengawas, Pamapta Polres Tabalong, serta anggota Polsek Murung Pudak. Proses penanganan TKP dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Tabalong AKP Danang Eko Prasetyo.

Menurut Danang, pihaknya telah menjalankan prosedur standar mulai dari pengamanan lokasi, olah TKP, pengumpulan barang bukti, hingga pemeriksaan saksi-saksi di sekitar kontrakan.
“Jenazah korban sudah dievakuasi ke RSUD Badaruddin Kasim Tanjung untuk dilakukan visum et repertum guna memastikan penyebab kematian,” jelasnya.
Hingga kini, polisi masih membuka seluruh kemungkinan, baik faktor medis maupun dugaan adanya unsur tindak pidana. Tidak ada satu pun kesimpulan yang ditarik sebelum hasil pemeriksaan forensik dan keterangan saksi dinyatakan lengkap.
Kasus ini menyita perhatian publik karena korban masih berusia sangat muda dan ditemukan meninggal di tempat tinggalnya sendiri. Aparat kepolisian memastikan penanganan kasus dilakukan secara profesional dan transparan demi mengungkap kebenaran di balik kematian misterius tersebut.
Masyarakat di sekitar lokasi pun berharap agar kasus ini segera terungkap, sehingga tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan di lingkungan Murung Pudak. (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















