ENAM Kecamatan Dilanda Banjir

- Penulis

Rabu, 29 Januari 2025 - 23:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir melanda rumah warga di Desa Palajau Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Rabu (29/1/2025). (ANTARA/M Dayat)

Banjir melanda rumah warga di Desa Palajau Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Rabu (29/1/2025). (ANTARA/M Dayat)

SuarIndonesia — Ratusan rumah terendam banjir pada enam dari 11 kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan sejak dua hari lalu.

Kecamatan tersebut meliputi Hantakan, Batu Benawa, Haruyan, Barabai, Pandawan dan Labuan Amas Utara (LAU).

“Untuk di Desa Pahalatan sekitar 50 lebih rumah masih terendam dengan ketinggian air bervariasi,” kata Sekretaris Desa Pahalatan M Azmi Hidayat di Pahalatan, Rabu (2/1/2025).

Azmi mengatakan kondisi tersebut berpotensi semakin bertambah karena cuaca masih sering hujan.

Meski perlahan sudah mengalami penurunan debit air di daerah hulu dan Kota Barabai, namun genangan air masih terjadi di daerah hilir termasuk pada sejumlah desa di Kecamatan Pandawan dan LAU.

Ia menuturkan genangan banjir di Desa Pahalatan biasanya cukup lama bertahan karena daerah tersebut merupakan daerah hilir aliran sungai.

Bahkan ketinggian air di ruas jalan setempat dari setingkat lutut hingga sepinggang orang dewasa.

Camat LAU Muayyad membenarkan sebagian wilayah masih terjadi banjir berdasarkan laporan aparat desa wilayah yang masih terendam Desa Mantaas, Rantau Bujur, Sungai Buluh dan Pahalatan.

“Masih kita pantau perkembangannya dan kita himpun laporan dari para aparat desa terkait kondisi terkini banjir di masing-masing wilayahnya,” ungkap Muayyad.

Kondisi banjir ini juga berdampak pada sejumlah fasilitas umum dan menghambat aktivitas warga.

Bahkan di Desa Masiraan Kecamatan Pandawan, satu tanggul jebol hingga mengakibatkan persawahan warga setempat terendam, akses warga juga sempat terputus.

Baca Juga :   RATUSAN RUMAH Warga Perbatasan Kalbar-Malaysia Terendam Banjir

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD HST Akhmad Apandi menyebutkan kondisi banjir sudah mengalami penurunan.

Sebanyak empat kecamatan terdampak seperti Kecamatan Hantakan, Haruyan, Batu Benawa dan Barabai sudah kering dan tidak menggenangi pekarangan rumah, aktivitas warga juga sudah berjalan normal.

Sedangkan Kecamatan Pandawan masih terdapat wilayah terdampak banjir di Desa Jaranih, Masiraan dan Palajau dengan total terdampak sebanyak 716 rumah, 761 kepala keluarga (KK) dan 2.222 jiwa.

“Rumah yang masih terendam ada di Desa Jaranih sebanyak 35 rumah dengan 42 KK dan 118 jiwa. Sedangkan untuk wilayah Kecamatan LAU, kami belum ada laporan dari camat atau aparat desa setempat,” ucap Apandi, dikutip dari AntaraNews.

Pihaknya juga melalui Pusdalops PB dan TRC PB BPBD HST terus memantau dan melakukan pendataan wilayah yang terdampak banjir. Serta, mengimbau masyarakat khususnya yang berada di bantaran sungai dan wilayah rawan banjir untuk tetap waspada.

Apandi mengimbau masyarakat agar tetap waspada namun tidak panik dan memantau informasi keadaan cuaca secara berkala.

“Jika terjadi kenaikan debit air segera amankan aliran listrik, barang berharga, mengisi penampungan air bersih agar menghindari sesuatu hal yang tidak diinginkan,” imbau Apandi. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya
DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak
SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa
SEORANG PESEPEDA di Kawasan Pelabuhan Trisakti Tewas Dihantam Truk Tronton
DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan
DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur
PULUHAN JEMAAT GEREJA Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Kotak
KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:38

KALTENG Prioritas Kesiapsiagaan Karhutla dan Kekeringan 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:29

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:21

PERAMPOK EMAS Diringkus saat Sembunyi di Penginapan

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:13

MN TEWAS DITUSUK 4 Kali Usai Pesta Miras, Pelaku AD Sempat Kabur

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:21

DEWI PUTRI Raih Perunggu Kejurnas Taekwondo U-13 dan U-17 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:13

TERCATAT 913 ODGJ di Palangka Raya, Dinsos: ‘Himpitan Ekonomi Picu Gangguan Mental’

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:05

DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:51

358 JEMAAH HAJI Kalteng Tiba, 2 Masih Dirawat di Arab Saudi

Berita Terbaru

Wanita ODGJ di Palangka Raya yang mengamuk (duduk). (Foto: Dok Polsek Pahandut)

Kalteng

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

Rabu, 10 Jun 2026 - 23:29

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca