DUA KAPAL Penarik Kayu Berdokumen Palsu Terlibat Oknum Digiring ke Dit Polairud Polda Kalsel

- Penulis

Jumat, 18 Maret 2022 - 11:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Dua kapal penarik kayu kayu berdokumen palsu tujuan Banjarmasin, digiring dengan empat tersangka oleh anggota Dit Polairud Polda Kalsel, dimana salah satunya diketahui oknum Polisi.

Kasus tangkapan itu dipaparkan dalam jumpa pers, di Polairud,  Jumat (18/3/2022) dipimpin Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol M Rifai didampingi Direktur Polairud, Kombes Pol Takdir Mattanete, Wakil Direktur, AKBP  Andi Adnan Syafruddin dan Kasubdit Gakkum, AKBP Moch. Isharyadi Fitriawan, SIK.

Dikatakan, dua kapal motor (KM) yang diamankan berlambung “Abdurrahman 11” dan KM “Berkat Rahim 1”.

KM mengangkut kayu log dan kayu olahan atau sudah jadi) dari perbatasan Kalsel-Kalteng dan Tabat di Kabupaten Barito Kuala (Batola) dengan tujuan Sungai Alalak Banjarmasin.

“Kapal pengangkut kayu itu diamankan di perairan Alalak, kota Banjarmasin pada, Senin (7/3/2022), dan hasil pemeriksaan empat orang dijadikan tersangka,” kata Kombes Pol Rifa’i.

Mereka berinisial  AJ alias Madi (42) warga Juana Pantai Rt 03 Tabukan Kabupaten Batola (sebagai pengangkut).

Prd alias Iar (21) warga Desa Paminggir Rt. 08 Kabuapten Hulu Sungai Utara (sebagai pengawal kayu sampai tujuan)

WYN alias Wahyu (35) (nakhoda lapal), warga Jenamas Kabuoaten Batola.

Dan AR (42) warga Padat Karya Banjarmasin, diketahui oknum  Polisi, yang mengangkut kayu dengan kapal KM Berkat Rahim.

Baca Juga :   APRESIASI Kinerja Polda, Siap Dukung Program Kamtibmas

Barang bukti yang diamankan dari Kapal tersebut sebanyak 245 potong kayu bulat dengan modus surat yang dikeluarkan kepala Desa untuk melegalkan kayu yang diangkut.

Sedangkan KM Berkat Abdurahman 11 diamankan 5.370 keping kayu jenis Jingah, Tarap, Tiwadak dan Terantang, yang sudah diolah atau 76,4352 M3.

Dengan modus memalsukan dokumen, padahal izinnya tidak berlaku lagi.

“Tujuan kedua Kapal ini adalah Sungai Alalak, rencananya akan di jual di Banjarmasin,” sambung AKBP Takdir Matanette.

Kasus ini pun masih terus akan didalami oleh Dit Polairud Polda Kalsel, guna pencegahan dan pemberantasan kerusakan hutan di Kalsel.”Kasus ini masih terus kita dalami,” tegasnya.

Adapun yang akan disangkakan kepada para tersangka, adalah Pasal 83 Ayat 1 Huruf b, Undang-Undang No 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, dengan ancaman paling lama 5 tahun penjara dan denda maksimal Rp 2,5 Miliar. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

3 TERSANGKA PENYADAPAN Prabowo Terancam Penjara 10 Tahun
GANDENG Polda Kalsel, Sekretariat DPRD Kalsel Sosialisasi “Risk Assessment”
PROYEK Strategis Daerah Anggaran Infrastruktur 2027 Dibahas DPRD Kalsel dan Dinas PUPR
WARTONO MUNDUR dari Wawali Banjarbaru
AMUK API di Kawasan Pasar Baru Banjarmasin Lalap Dua Kios, Diduga Akibat Korsleting Listrik
PEMBUNUHAN Terhadap Ijay Seorang Nelayan, 26 Adegan Diperagakan
RATUSAN ASN se Kalsel Penguatan Pertahanan Negara
DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 22:01

3 TERSANGKA PENYADAPAN Prabowo Terancam Penjara 10 Tahun

Selasa, 3 November 2026 - 21:10

DISTRIBUSI RATUSAN NOZZLE Kebut Pemadaman Karhutla Kalteng

Selasa, 3 November 2026 - 21:05

MESKI HUJAN, Armada Udara Siaga Penuh atasi Karhutla

Senin, 2 November 2026 - 21:46

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Minggu, 1 November 2026 - 21:56

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Minggu, 1 November 2026 - 21:45

WALHI Minta Umumkan Nama Korporasi Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Berita Terbaru

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan di Jakarta, Selasa (3/11/2026). (Foto: Istimewa)

Nasional

MESKI HUJAN, Armada Udara Siaga Penuh atasi Karhutla

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:05