SuarIndonesia – Persoalan minimnya armada di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banjarmasin akhirnya sedikit terbantu adanya tambahan unit tangki berkapasitas 4000 liter.
Unit tangki berwarna warna merah khas pemadam kebakaran itu baru saja tiba dua hari yang lalu, tepatnya pada Sabtu (20/08/2022).
Dan saat ini, armada pemadam kebakaran baru tersebut sudah terparkir di garasi bus milik Pemko Banjarmasin dengan perlengkapannya yang masih terbungkus plastik.
Kepala DPKP Banjarmasin, Budi Setiawan mengatakan, penambahan armada jenis tangki tersebut merupakan hasil lelang yang bersumber dari APBD tahun 2022 senilai Rp1,8 miliar lebih.
“Tidak hanya unit saja, tapi pengadaan ini juga sepaket dengan perlengkapan pendukung lainnya seperti masin pompa, selang dan peralatan lainnya,” ucapnya saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Senin (22/08/2022).
Namun, sayangnya unit tangki berkapasitas 4000 liter itu masih belum bisa dioperasikan oleh petugas DPKP Banjarmasin lantaran statusnya yang masih belum bisa dioperasikan untuk memadamkan kejadian kebakaran.
Hal itu dikarenakan, status aset yang masih milik pihak ketiga alias belum resmi menjadi milik Pemko Banjarmasin.
“Rencananya Selasa (23/08/2022) baru ada penandatanganan berita acara dari kedua belah pihak,” ujarnya.
Kemudian, meski sudah diserahterimakan dan sah menjadi aset milik Pemko Banjarmasin, unit tangki tersebut juga masih belum bisa dioperasionalkan untuk memadamkan kejadian kebakaran.
“Yang pasti mobil itu masih menunggu plat nomor dari Samsat. Namun dalam keadaan mendesak bisa aja dipakai, dengan catatan setelah mendapat pelatihan duku dari pihak perusahaan yang membuat,” katanya.
“Targetnya paling lambat minggu depan semua anggota akan kita beri pelatihan yang instrukturnya langsung kita datangkan dari pabrik pembuat unit tangki yang baru ini,” tambahnya.
Menurutnya, tujuan penambahan unit tabgki yang bisa mengangkut enam orang petugas damkar itu tidak lain untuk meningkatkan performa layanan DPKP Banjarmasin ketika setiap kali terjadi kebakaran.
Apalagi unit tangki yang baru ini dinilai sudah memenuhi standarisasi mobil pemadam kebakaran dengan peralatan lengkapnya.
“Karena selain membawa air untuk memadamkan api, unit ini juga dilengkapi tangga, selang dan peralatan lainnya,” pungkasnya.
Dengan penambahan unit tersebut, total DPKP Kota Banjarmasin sudah memiliki dua buah mobil pemadam jenis tangki, satu unit portabel jenis pick up dan satu unit mobil rescue.
“Meski satu unit tangki milik kita yang lama itu sudah hidup, tapi masih belum bisa kita operasionalkan. Karena masih bermasalah di bagian koplingnya,” ujar Budi.
Karena itulah, Budi mengaku pihaknya akan kembali mengajukan penambahan unit tangki sebanyak lima buah pada rancangan anggaran tahun 2023.
“Satu unit tangki ukuran 4000 liter, dua unit tangki 2000 liter dan dua unit tangki supply 4000 liter yang diperkirakan akan memakan anggaran sebesar Rp7 miliar. Mudahan-mudahan ini disetujui oleh dewan,” harapnya.
Ia menegaskan, pengajuan tersebut dikarenakan untuk menjalankan rencana sistem proteksi kebakaran di wilayah kota Banjarmasin.
“Jadi di wilayah Kota Banjarmasin ini idealnya punya berapa posko yang tersebar di lima kecamatan. dari perencanaan itu nanti kita tentukan ada berapa posko untuk memenuhi respon kebakaran,” pungkasnya. (SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















