DISHUT Kalsel Tambah Sarana Penanganan Karhutla di Tahura Sultan Adam

- Penulis

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas memadamkan titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Tahura Sultan Adam di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. (Foto: HO-Dishut Kalsel)

Petugas memadamkan titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Tahura Sultan Adam di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. (Foto: HO-Dishut Kalsel)

SuarIndonesia — Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan menambah sarana penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Tahura Sultan Adam berupa 30 drum air dan 10 tandon air masing-masing berkapasitas 5.000 liter untuk memperkuat kesiapsiagaan di lokasi rawan.

Kepala Seksi Perlindungan Hutan Tahura Sultan Adam Dishut Kalsel Marvizon di Banjarbaru, Senin (10/8/2026), mengatakan sebanyak 30 drum terdiri atas 20 drum ditempatkan di kawasan Mandiangin dan 10 drum di kawasan Bukit Batu yang berada di dalam kawasan Tahura Sultan Adam.

“Sarana dan prasarana tersebut ditempatkan pada sejumlah titik yang rawan kebakaran untuk memastikan ketersediaan air sekaligus mempercepat respons petugas apabila ditemukan titik api sejak tahap awal,” ujarnya.

Ia mengatakan drum air di Mandiangin ada lebih dari 60 buah yang ditempatkan di Mandi Putri Kembar, Bukit Batu Mandiangin, sepanjang jalan dari Rumah Banjar menuju Agro, Arboretum Bambu, Jembatan Putih, hingga jalan sekat bakar.

“Seluruh drum yang telah ditempatkan di sejumlah titik tersebut selalu terisi air dan siap digunakan sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran yang dapat mengancam kawasan konservasi Tahura Sultan Adam,” kata Marvizon, melansir dari Antara.

Dalam waktu dekat, UPT Tahura Sultan Adam juga akan menambah sekitar 10 tandon air berkapasitas masing-masing 5.000 liter di sekitar Desa Kiram, khususnya Pantai Kopi, serta Desa Awang Bangkal Barat untuk memperkuat ketersediaan sumber air pada lokasi strategis.

Baca Juga :   ENAM Provinsi Rawan Karhutla Difokuskan untuk Ditangani

Selain menambah sarana pemadaman, pencegahan dilakukan melalui patroli rutin Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (BRIGDALKARHUTLA) bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Polisi Kehutanan (Polhut) yang dilaksanakan pada siang dan malam hari untuk memantau kondisi kawasan.

Dishut Kalsel juga menempatkan petugas di pos-pos yang telah ditentukan untuk mempercepat deteksi dan penanganan apabila ditemukan potensi kebakaran, sehingga api dapat segera dikendalikan sebelum meluas dan menimbulkan dampak lebih besar terhadap kawasan hutan.

“Penguatan kesiapsiagaan tersebut menjadi bagian dari upaya preventif menjaga fungsi Tahura Sultan Adam sebagai kawasan konservasi yang berperan penting dalam menjaga sumber air serta menyediakan ruang hidup bagi berbagai jenis tumbuhan dan satwa di Kalimantan Selatan,” ujar Marvizon. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DILANTIK Sukarman Sumarinton sebagai Kajati Kalsel, Begini Penekanan Jaksa Agung RI
PASTIKAN Siap Hadapi Dinamika Lapangan, Kapolresta Cek Peralatan Dalmas
GUBERNUR MUHIDIN di Arena Kobaran Api Karhutla Ikut Padamkan
TALA Jadikan Pengelolaan Sampah Penopang Pariwisata
BANGUN ‘Pesantren Aman’ PBNU Perkuat 20 Pesantren di Kalsel
KEMARAU MENGGANAS, 23 Kebakaran Lahan Terjadi di Banjarmasin
BANJARMASIN Masih Titik Rawan Narkoba, Bandar Incar Warga Ekonomi Lemah jadi Kurir
KASUS ISPA Meningkat di Banjarbaru

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:47

DILANTIK Sukarman Sumarinton sebagai Kajati Kalsel, Begini Penekanan Jaksa Agung RI

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:39

PERTALITE dan Biodiesel Masih Aman!

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:34

KASUS Korupsi Kouta Haji: Yaqut Didakwa Perkaya Diri Rp4,83 Miliar

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:17

MENDAGRI Tito: Pastikan tidak Ada PPPK Dirumahkan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:49

BPS: 6% Anak Indonesia Belum Punya Akta Kelahiran

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:02

KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Tujuh Saksi Diperiksa Kejagung

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:57

KASUS MBG: 16 Saksi Dipanggil Kejagung dalam Penyidikan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:50

ENAM Provinsi Rawan Karhutla Difokuskan untuk Ditangani

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan awak media usai menghadiri Musyawarah Anggota Asosiasi Emiten Indonesia 2026 di Jakarta, Selasa (11/8/2026). (Foto: Antara/Harianto)

Bisnis

PERTALITE dan Biodiesel Masih Aman!

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:39

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca