DIPERSIAPKAN PTM di Banjarmasin Sambil Jalankan Vaksinasi Pelajar

- Penulis

Rabu, 1 September 2021 - 01:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Rencana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Banjarmasin kembali terdengar setelah hasil evaluasi mingguan Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin, yang menyebut Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sudah bisa turun level.

Pasalnya, tiga indikator penentuan level PPKM sudah tidak ada lagi yang berada di level 4. Baik itu kasus mingguan, kasus perawatan mingguan maupun Bed Occupancy Rate (BOR) Covid-19 yang dihitung sejak tanggal 23 sampai dengan 29 Agustus 2021.

Alhasil, beberapa rekomendasi kelonggaran dikeluarkan Dinkes, termasuk pola pembelajaran secara tatap muka di sekolah.

Rupanya, rencana PTM ini juga sudah terdengar oleh Kepala Dinas Pendidikan Banjarmasin, Totok Agus Daryanto. Ia pun mengaku sedang mempersiapkan rencana tersebut.

“Kita juga sudah rapat Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD dan SMP. Saya pikir PTM juga bukan hal baru, karena sudah melaksanakan sebelumnya. Artinya tidak masalah,” ucapnya melalui sambungan telepon, Selasa (31/08/2021).

Totok mengatakan, pihaknya tinggal berkoordinasi dengan sekolah-sekolah untuk menyesuaikan rekomendasi yang dikeluarkan oleh Dinkes. Karena menurutnya, sesuai peraturan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, PPKM level 3 bisa menggelar PTM.

“Kita tinggal koordinasi dengan sekolah. Apakah 25 persen sesuai rekomendasi. Tinggal pengaturan di masing-masing sekolah saja. Kemungkinan tetap menunggu PPKM level 4 selesai dulu 6 September nanti,” ucapnya.

“Kalau resmi mendapat rekomendasi dari Wali Kota kita akan mulai untuk semua jenjang. Mulai dari PAUD, SD dan SMP,” tambahnya lagi.

D isisi lain, dimulainya kembali PTM juga diiringi dengan rencana vaksinasi terhadap pelajar.

Baca Juga :   LANGKAH AWAL Jabat Kapolsek Banjarmasin Tengah, AKP Bimasa Zabua Petakan Titik Rawan

Terkait hal itu, Totok mengaku masih mendata siswa yang akan menerima vaksin. Sekaligus mengumpulkan surat persetujuan dari orang tua siswa.

Ia memprediksi, sasaran vaksinasi pelajar akan lebih banyak dilakukan kepada siswa di tingkat SMP. Mengingat jumlah anak usia di atas 12 tahun di tingkat SD tidak terlalu signifikan.

“Vaksinasi bukan kewajiban untuk pelajar. Tapi diusahakan. Targetnya dilaksanakan minggu kedua September atau awal-awal PTM. Karena bisa saja bertahap, bagi siswa yang tidak ada jadwal turun mungkin itu yang divaksin duluan,” paparnya.

Senada dengan Totok, Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin, Machli Riyadi merencanakan vaksinasi pelajar dilakukan pada pertengahan September, atau di awal-awal PTM masing-masing sekolah.

Ia beranggapan, jenis vaksin Sinovac yang akan digunakan tidak akan berpengaruh terhadap proses belajar mengajar. Karena efek samping yang dirasakan tidak sekeras vaksin jenis moderna.

“Misalnya hari ini turun sekolah, besoknya kita jadwalkan. Kita alokasikan 1.000 vial untuk siswa tingkat SMP. Sebagian juga ada siswa SD dan SMA,” pungkasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC
DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api
RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan
HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru
MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan
PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel
PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako
WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:06

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Kamis, 10 September 2026 - 16:53

MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan

Kamis, 10 September 2026 - 16:49

PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Kamis, 10 September 2026 - 12:41

PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako

Rabu, 9 September 2026 - 23:38

WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 22:35

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Berita Terbaru

31 WNA Malaysia dan Taiwan ditangkap Imigrasi Pontianak, Kalbar. (Foto: Istimewa)

Kalbar

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:50

Karhutla mengancam habitat orang utan di TN Tanjung Puting Kalteng. (Foto: HO-Dok Balai TNTP)

Headline

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:46

Tim BKSDA dan YIARI Kalbar mengevakuasi Orang utan dari salah satu kebun warga di Kayong Utara. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

ENAM Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:17

Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto menyampaikan laporan terkini penanggulangan karhutla kepada Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat rapat koordinasi di Pos Pantau Karhutla di Guntung Damar Banjarbaru, Kamis (10/9/2026). (Foto: HO-Antara)

Kalsel

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca