SuarIndonesia – Jumlah kasus Covid-19 di Provinsi Kalsel mulai melandai. Bahkan, berdasarkan data Satgas Percepatan Penanganan Covid 19 Kalsel, setelah Ramadan dan Idul Fitri angka positif cenderung stagnan.
“Kita harapkan angka ini bisa kita turunkan dengan terus menyosialisasikan protokol kesehatan di semua aktivitas masyarakat,” kata Pejabat Gubernur Kalsel, Safrizal ZA, Kamis (3/6/2021) usai memimpin Rapat Koordinasi Situasi Covid-19 di Kalsel sekaligus Evaluasi PPKM Mikro” di Aula Kantor Gubernur.
Sebagai upaya menekan laju penyebaran Covid-19, Pemprov Kals kembali menetapkan perpanjangan PPKM Mikro.
Provinsi Kalsel memperpanjang PPKM Mikro untuk dua minggu ke depan agar terus mempertahankan sekaligus berupaya menurunkan indikator utama.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Muslim, mengapresiasi keberadaan PPKM Mikro sebagai kebijakan antisipatif.
“PPKM Mikro itu sudah berjalan beberapa periode, tapi Kalsel tetap mengikuti. Kami sangat terima kasih dengan kebijakan antisipatif yang dilakukan, apakah itu surat keputusan, edaran, dan sebagainya,” ujarnya.
Adapun tim satgas Covid-19 Provinsi Kalsel baru saja mengalami revitalisasi. Komposisi tim dan beberapa struktur diubah demi mempertajam fokus dan penanganan.
Selain itu, ada penambahan bidang baru, yakni Perlindungan Terhadap Nakes, yang diketuai oleh Dr. dr. Mohammad Rudiansyah.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















