SuarIndonesia – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Selatan (Kalsel) diingatkan agar berhati- hati dalam penggunaan anggaran di tahun 2025 yang mencapai sekitar 2,8 triliun.
“Kita ingatkan Dinas PUPR Kalsel, hati hati dengan penggunaan besarnya anggaran yang ada di 2025 mendatang,” ucap Anggota Komisi III DPRD Kalsel Mustohir Arifin. Kamis (7/11/2024).
Mustohir Arifin juga mengatakan Dinas PUPR lebih teliti dalam peruntukan anggaran agar bisa terserap dan terealisasi dengan baik di masyarakat.
“Semoga pembangunan di Kalsel bisa merata, dan dirasakan masyarakat,” harapnya
Sekedar mengingatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI belum lama tadi telah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas PUPR Kalsel.
Dengan menyeret tujuh orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.
Sedangkan tiga proyek yang terseret dalam kasus dugaan suap tersebut, yakni pembangunan Lapangan Sepakbola di Kawasan Olahraga Terintegrasi Provinsi Kalsel.
Kemudian, pembangunan Samsat Terpadu dengan penyedia terpilih PT HIU (Haryadi Indo Utama), dan pembangunan Kolam Renang di Kawasan Olahraga Terintegrasi Provinsi Kalsel dengan penyedia terpilih CV BBB (Bangun Banua Bersama).(HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















