DIKENALKAN ke Pelajar SMP Maestro Seniman Lukis Kalsel

DIKENALKAN ke Pelajar SMP Maestro Seniman Lukis Kalsel

SuarIndonesia – Guna memupuk semangat generasi muda dalam dunia perlukisan, Museum Lambung Mangkurat melaksanakan belajar bersama dan memperkenalkan Gusti Sholihin, maestro seniman lukis asal Kalsel kepada 100 siswa SLTP, Rabu (18/5/2022).

Nama Sholihin dikupas secara mendetail dan disampaikan kepada siswa.

“Materi yang disampaikan mengenang sejarah Gusti Sholihin, bahwa di Kalsel ada pelukis internasional. Mengenal sejarah sangat perlu disampaikan kepada siswa siswi. Mudah-mudahan ada bibit yang mengikuti jejak beliau membanggakan Bumi Antasari,” jelas Kepala Museum Lambung Mangkurat, Suprihanto.

Melalui kegiatan ini Suprihanto berharap, dapat menciptakan bibit-bibit unggul seni lukis, yang mampu mengharumkan nama Bumi Antasari di masa yang akan datang.

“Setiap belajar, kami juga mengajak guru pendamping untuk mengenang seni dan budaya, agar para guru tersebut dapat membantu menyebarluaskan informasi,” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan Kurator Museum Lambung Mangkurat Kalsel, sekaligus pemateri dalam kegiatan tersebut, Darmanto.

Ia menyebutkan, melalui belajar bersama di museum ini, pemerintah provinsi melalui Museum Lambung Mangkurat, ingin menggali potensi dan talenta baru yang ada di Kalsel, khususnya kepada pelajar.

“Gusti Sholihin dipilih agar generasi mendatang bisa meniru jejak langkah beliau menjadi pelukis atau perupa berstandar nasional bahkan internasional,” ungkapnya.

Ditanya apa ciri khas Sholihin dalam melukis, Darmanto, menyebut kepekaan dalam menangkap sesuatu objek. Sholihin ketika melihat sesuatu objek sangat peka untuk melihat sesuatu secara detail.

“Dari kepekaan itu lalu beliau tuangkan dalam bentuk lukisan. Para penggiat lukisan akan tau itu karya beliau ketika melihat lukisannya meski tidak dicantukan namanya. Lukisan beliau khas sekali,” katanya.

Nama Gusti Sholihin mungkin tidak terlalu familiar di kalangan masyarakat umum di Kalsel. Padahal seniman lukis kelahiran 17 Juni 1925 ini termasuk maestro lukis yang sudah go internasional.

Namanya di kancah perlukisan sejajar dengan Affandi dan Kusnadi. Bersama dua pria nama tersebut karya Sholihin sempat ditampilkan di Sao Paulo, Brazil, Belanda, Paris, dan New Delhi sekitar tahun 1953.(RW)

 5,791 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!