DICIDUK Dua Pengedar Sabu Lintas Kabupaten

- Penulis

Jumat, 14 Februari 2025 - 19:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua pengedar sabu lintas kabupaten DD (34) dan ML (45) beserta barang bukti diungkap Satresnarkoba Polres Tapin di Rantau, Kabupaten Tapin, Jumat (14/2/2025). (ANTARA/HO-Humas Polres Tapin)

Dua pengedar sabu lintas kabupaten DD (34) dan ML (45) beserta barang bukti diungkap Satresnarkoba Polres Tapin di Rantau, Kabupaten Tapin, Jumat (14/2/2025). (ANTARA/HO-Humas Polres Tapin)

SuarIndonesia — Satuan Reserse Narkoba Polres Tapin, Polda Kalimantan Selatan, menciduk dua pria yang diduga sebagai pengedar narkoba lintas kota/kabupaten di Jalan Trans Margasari Marabahan, Kecamatan Candi Laras Utara.

Kedua pelaku diketahui berinisial DD (34) dan ML (45) warga Desa Kayu Rabah, Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang dibekuk petugas pada Rabu (12/2) sekitar pukul 18.00 WITA.

“Mereka diduga telah aktif dan masuk dalam jaringan peredaran narkoba di wilayah Tapin dan sekitarnya,” ujarnya di Rantau, Kabupaten Tapin, Jumat (14/2/2025).

Saat dilakukan penggeledahan yang dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Tapin Iptu Satria Candra, petugas menemukan barang bukti berupa 4,83 gram sabu, satu bungkus plastik klip, satu timbangan digital, satu tas tangan hitam.

Selain itu, barang bukti lainnya yang di situ berupa, dua unit ponsel warna biru dan hitam serta satu unit mobil warna silver dengan nomor polisi KH 1320 BJ.

“Kasus ini masih di dalami dan dilakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan yang lebih luas di atasnya,” kata Kasi Humas Polres Tapin, dikutip dari AntaraNews.

Kasi Humas juga menjelaskan DD (34) dan ML (45) atas perbuatannya dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) Sub Pasal 112 Ayat (1) Jo Pasal 132 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,

Baca Juga :   KALIMANTAN Butuh Perluasan Transportasi untuk Buka Konektivitas

Dia menambahkan kedua pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka itu terancam dengan hukuman berat, lima sampai dua belas tahun penjara

“Kami tidak memberi ruang bagi para pelaku peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Tapin, apabila kedapatan maka langsung tindak tegas,” tutur Saepudin mewakili Kapolres Tapin AKBP Jimmy Kurniawan. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda
26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026
243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:09

TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:52

DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:14

UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:21

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:17

RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:13

BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:08

PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:02

PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Foto ilustrasi hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya pada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:59

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca