DICERITAKAN RINA si Anak Bidan Korban Pembunuhan, “Ibu Sebelumnya Berkata Semacam Firasat Ingin Pulang”

- Penulis

Senin, 10 November 2025 - 22:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasusnya diperagaan pelaku Andi Julianto alias Andi Encek (32), Senin (10/11/2025) (SuarIndonesia/DO)

Kasusnya diperagaan pelaku Andi Julianto alias Andi Encek (32), Senin (10/11/2025) (SuarIndonesia/DO)

SuarIndonesia – Kasus pembunuhan terhadap Bidan Hj Rahmaniah (58) dan juga aniaya anaknya, Rina Mutia (24),terjadi pada Senin (20/10/2025), mengggalkan kesedian mendalan.

Kasusnya diperagaan pelaku Andi Julianto alias Andi Encek (32), Senin (10/11/2025) dengan 33 adegan dari awal hingga aksinya.

Kasus ini terjadi di Jalan Kelayan A Gang ANtasari 2 RT 06 Banjarmasin Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Awal tesrangka melakukan tindakan itu karena ada beberapa tagihan termasuk tagihan listrik rumah dan koperasi.

Dari situ orang tua pelaku minta uang kepada anaknya, dan mau pinjam uang kepada korban.

Namun pelaku mengancam korban hingga terjadi peristiwa.

“Kondisi pelaku keadaan sadar, tak ada pengaruh minuman alkohol ataupun pengaruh narkoba, dalam pemeriksaan dilakukan,” kata Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol Christugus Lirens diwakili Kanit Reskrim AKP Joko Sulistiyo Sriyono SH didampingi Kasubnit Buser, Iptu Sudirno SH, usai gelar rekonstruksi.

Memang katanya, motif karena kepepet ekonomi

Sementara dari keterangan Rina Mutia, bahwa saat kejadian dirinya tak jauh dari lokasi.

Waktu itu datang pelaku yang tiba-tiba membuka pintu rumah, lalu ibu baru selesai mencuci pakaian, mandi, dan salat Maghrib.

Baca Juga :   PERMOHONAN Mantan Bupati Tabalong, Hakim Tipikor Banjarmasin Kabulkan Tahanan Kota

“Memang ibu saya ini waktu itu hanya menggenakan sarung setengah dada tanpa pakaian sambil menunggu Azan Isya,” ucap Rina.

Pelaku datang sendirian untuk meminta melakukan pemeriksaan ke tubuhnya, namun ditolak.

Karena sepengetahuan dirinya, ibunya tak pernah memeriksa laki-laki, hanya memeriiksa perempuan yang sedang hamil saja.

“Pelaku  sempat ngobrol dengan ibu ingin meminjam uang, namun ibu menjawab tak ada uang.

Tiba pelaku marah-marah. Padahal tak ada hubungan apa-apa ibunya dengan pelaku.

“Ibu pun baru saja mengenal, memang sebelum kejadian ibunya sempat megeluarkan kata-kata firasat bahwa ingin pulang.

“Ini tiga hari sebelum kejadian dan sempat mondar-modir di depan rumah,” ucapnya. (DO)

 

 

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PROPAM Ops Gaktiplin Terhadap Personel Polresta Banjarmasin dan Polsek
PEMADAMAAN yang Meluas- Beruntun, Komisi III DPRD Kalsel Panggil Kembali PLN
GUBERNUR Muhidin: Dua Gangguan Penyebab Pemadaman Listrik
DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa
GUNCANG KALIMANTAN ! Gubernur Cup Road to Pangdam 2026, Puluhan Klub Terbaik Kalteng Vs Kalsel Berebut Mahkota Juara
SEORANG PEKERJA di Warung Makan Ditemukan Tak Bernyawa di Pangkalan Ojek
RUMAH AMBRUK Seluruh Penghuni Dievakuasi, Enam Luka-luka dan Seorang Meninggal Dunia
KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 22:31

PROPAM Ops Gaktiplin Terhadap Personel Polresta Banjarmasin dan Polsek

Senin, 27 Juli 2026 - 22:10

PEMADAMAAN yang Meluas- Beruntun, Komisi III DPRD Kalsel Panggil Kembali PLN

Senin, 27 Juli 2026 - 20:32

GUBERNUR Muhidin: Dua Gangguan Penyebab Pemadaman Listrik

Senin, 27 Juli 2026 - 16:05

DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:31

CHINA OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara, Sukses Pertahankan Gelar!

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:16

SEORANG PEKERJA di Warung Makan Ditemukan Tak Bernyawa di Pangkalan Ojek

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:11

RUMAH AMBRUK Seluruh Penghuni Dievakuasi, Enam Luka-luka dan Seorang Meninggal Dunia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:52

KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka

Berita Terbaru

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (tengah) saat konferensi pers di Jakarta, Senin (27/7/2026). (Foto: Antara/Anita Permata D)

Nasional

BGN Larang SPPG Gunakan Gas Melon dan Beras Subsidi

Senin, 27 Jul 2026 - 19:58

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca