PERMOHONAN Mantan Bupati Tabalong, Hakim Tipikor Banjarmasin Kabulkan Tahanan Kota

- Penulis

Kamis, 6 November 2025 - 16:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Anang Syakhfiani,

H. Anang Syakhfiani,

SuarIndonesia – Permohonan perkara dihadapi Mantan Bupati Tabalong periode 2019–2024, Drs. H. Anang Syakhfiani, dari tahanan dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Teluk Dalam Banjarmasin, menjadi tahanan kota

Semia siiring dengan dikabulkannya oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banjarmasin.

Penangguhan tersebut tertuang dalam penetapan majelis hakim yang diketuai Cahyono Reza Adrianto SH MH dalam perkara dugaan korupsi kerja sama jual beli bahan olahan karet (Bokar).
“Iya, pengajuan penangguhan penahanan kami dikabulkan majelis, dan sejak Senin (3/11) lalu, sudah tahnaan kota,” kata Doni SH, salah satu kuasa hukum terdakwa pada wartawan Kamis (6/11/2025).

Semua alasan kesehatan dan menjadi pertimbangan majelis hakim mengabulkan permohonan penangguhan penahanan.

Anang Syakhfiani ditangguhkan atas persetujuan majelis hakim, bukan oleh jaksa,” tambahnya lagi.

Meski demikian, Anang Syakhfiani, hadir di Pengadilan Tipikor menggunakan mobil pribadi. Dua terdakwa lainnya datang dengan mobil tahanan dari Lapas Teluk Dalam.

Kasus yang menjerat Anang bersama beberapa pihak lain, Direktur Utama PT Eksklusife Baru Jumiyanto, Galih alias Budiyono (DPO) serta Dirut Perumda Tabalong Ainudin, berkaitan dengan dugaan korupsi kerja sama jual beli Bokar.

Sebelumnya kondisi terdakwa diungkapkan oleh Ahli Orthopedi, Prof Dr dr Zairin Noor, SpOT(K).MM kepada Majelis Hakim di Pengadilan Tipikor Banjarmasin.

Prof Zairin dihadirkan dalam persidangan, karena Majelis Hakim ingin meminta penjelasan langsung dari dokter yang turut menangani terdakwa Anang Syakhfiani yang saat ini sudah berusia 65 tahun.

Hal ini terkait dengan adanya permintaan penangguhan penahanan oleh Anang Syakhfiani, yang terseret dalam perkara dugaan korupsi jual beli Bahan Olahan Karet (Bokar) pada Perumda Tabalong Jaya Persada.

Baca Juga :   RESMI DILANTIK Kapolda Kalsel Tiga Pejabat Utama, Termasuk Kapolresta Banjarmasin

Kemudian Prof Zairin yang terhubung melalui zoom di ruang persidangan, menerangkan bahwa mantan Bupati Tabalong dua periode tersebut mengalami Syndrome Metabolic (DM, Hypertension, Hyperlipidemia) dan Low Back Pain menjalar pada ke 2 kaki karena Degeneratif Penyempitan Tulang Belakang (Spinal Canal Stenosis Lumbal), ditambah menurunnya kadar Vit D dalam darah (hypovitaminosis D).

Terkait dengan kondisi tersebut, Majelis Hakim pun menanyakan apakah terdakwa Anang Syakhfiani harus menjalani perawatan secara intensif, Prof Zairin pun membenarkannya.”Betul. Apalagi yang bersangkutan sudah lansia. Kemudian gula darahnya tidak terkontrol,” ujarnyan.

Prof Zairin juga membeberkan bahwa dengan kondisinya saat ini, check up secara rutin perlu dilakukan. Bahkan juga harus dirawat.

“Di awal-awal harus dirawat. Dan nanti rencananya saya akan bekerjasama juga dengan dokter jantung, dokter penyakit dalam dan juga dokter rehabilitasi medis,” katanya.

Usai mendengarkan keterangan Prof Zairin, Majelis Hakim yang diketuai Cahyono Riza Adrianto menyampaikan bahwa permohonan penangguhan penahanan akan dipertimbangkan. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda
26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026
243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”
RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

TIGA Fokus Utama Penanganan Karhutla Kalteng

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:54

PANGKALAN BUN Diguyur Hujan, BMKG: Tetap Waspada!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:10

IRA Diselamatkan dari Area Karhutla Kotim

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Foto ilustrasi hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya pada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:59

Barito Kuala

SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca