SuarIndonesia- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menbantu 75 unit bus untuk transfortasi massal.
Layanan transportasi angkutan massal Buy The Service (BTS), tersebut akan diuji coba pada akhir November mendatang.
Terdapat empar koridor pelayanan transportasi tersebut, yaitu Terminal KM 17 – Terminal Simpang Empat, Taman Siring KM 0 Banjarmasin – Terminal KM 17, Terminal Handil Bakti – Terminal KM 6 – Simpang Empat Jalan Trans Kalimantan, dan Terminal KM 17 Gambut Barakat – Simpang 3 Bentok (bundaran lik-Liangangang).
Jika tak ada halangan, Desember 2021 mendatang BTS akan beroperasi secara resmi. Sebanyak 75 unit bus sudah disiapkan Kemenhub untuk program tersebut.
“Pada akhir November akan uji coba dulu oleh kementerian Perhubungan, dan posisi Dishub Kalsel akan memfasilitasi,” tambah Sekretaris Dinas Perhubungan Kalsel, Mirhansyah, Minggu (7/11/2021).
Lantas bagaimana dengan bus rapid transit (BRT) milik Pemprov Kalsel yang sudah beroperasi? Menurut Mirhan armada BRT akan membackup BTS milik Kemenhub.
“Punya kami BRT sebanyak 11 unit nantinya akan memperkuat program BTS ini. Jadi total akan ada 86 bus baik BRT dan BTS. Koridor BRT yang sudah ada akan digeser.
Yakni rute Bandara -Terminal Km 17 (terminal gambut barakat), serta Terminal Km17 (Terminal gambut barakat) ke Martapura melalui jalur Trikora,” beber Mirhansyah.
Ia mengatakan program tersebut dukungan angkutan transportasi massal yan beroperasi di kawasan Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Tanah Laut, dan Barito Kuala atau (Banjarbakula).
“Pihak penyedia bus yang menang tender sudah komunikasi. Kemarin sudah ada konsultasi dan kami di Dishub Kalsel siap mendukung program ini,” kata dia.
Penyediaan layanan BTS bertujuan mendorong masyarakat agar mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, sehingga dapat memangkas pengaturan ruang jalan, ruang parkir, dan waktu. (RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















