DIBAHAS Perpanjangan Landasan Bandara Syamsudin Noor

- Penulis

Kamis, 17 Juli 2025 - 19:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhidin (kiri depan) dan jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan membahas memperpanjang landasan Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin, Kota Banjarbaru dan pengembangan Bandara Gusti Syamsir Alam Kabupaten Kotabaru di Jakarta, Rabu (16/7/2025). (ANTARA/HO-Adpim Kalsel)

Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhidin (kiri depan) dan jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan membahas memperpanjang landasan Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin, Kota Banjarbaru dan pengembangan Bandara Gusti Syamsir Alam Kabupaten Kotabaru di Jakarta, Rabu (16/7/2025). (ANTARA/HO-Adpim Kalsel)

SuarIndonesia — Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhidin bertemu Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Ditjen Hubdara Kemenhub) guna membahas memperpanjang landasan Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin, Banjarbaru.

“Dalam pertemuan tersebut, kami membahas permasalahan tentang perpanjangan ‘runway‘ di Kalsel,” kata Muhidin di Banjarmasin, Kamis (17/7/2025).

Muhidin bersama jajaran pejabat Pemprov Kalsel dan kepala daerah Kotabaru, menurut Muhidin, diterima Dirjen Hubdara Kemenhub Lukman F Laisa di Ruang Rapat Mulawarman Lt IV Gedung Karsa Kemenhub di Jakarta.

Dalam pertemuan itu, ia mengatakan rencana pengembangan Bandara Gusti Syamsir Alam Kotabaru, Provinsi Kalsel, kepada pimpinan dan jajaran Ditjen Hubdara Kemenhub.

Muhidin mengatakan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Kota Banjarbaru, kembali meraih status sebagai bandara taraf internasional sehingga menambah fasilitas termasuk panjang dan lebar landasan untuk pesawat berbadan lebar.

Saat ini, menurut Muhidin, landasan terbang Bandara Syamsuddin Noor memiliki panjang 2.500 meter (m) x 45 m dengan rencana menambah runway sesuai dengan Master Plan Bandara (KP 2033 Tahun 2018) mencapai 500 m dengan estimasi biaya Rp356 miliar.

Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin hanya mampu melayani pesawat jenis Airbus A330-300 yang membutuhkan standar landasan pacu minimal 2.500 meter.

Dengan penambahan runway sepanjang 500 meter, kata Muhidin, maka Bandara Syamsuddin Noor akan memiliki landasan pacu sepanjang 3.000 m yang memungkinkan pesawat dengan berukuran besar, seperti Boeing 777 dan Airbus A380 dapat mendarat dan lepas landas.

Selain itu, menurut Muhidin, mereka juga membicarakan penerbangan rute Banjarmasin ke Malaysia melalui Bandara Syamsudin Noor pada November 2025, serta penerbangan langsung ke Makkah, Arab Saudi.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel M Fitri Hernadi mengatakan kendala pendanaan perpanjangan runway disepakati agar lebih dulu melihat prospek perkembangan jumlah penumpang, salah satunya dengan strategi pengerasan landasan Pavement Classification Number Runway (PCN Runway) landasan pacu (runway) guna meningkatkan kemampuan menahan beban pesawat.

Baca Juga :   DUA PELAJAR Kalsel Siap Harumkan Nama Daerah di Istana Negara, Pj Sekdaprov Beri Pesan dan Apresiasi

“Saat penerbangan internasional sudah semakin ramai, tentu semakin banyak maskapai yang meramaikan Bandara Syamsudin Noor serta semakin layak untuk dilakukan perpanjangan runway, karena sudah memenuhi prospek dan persyaratan dari Kemenhub untuk menggelontorkan dana pembangunan perpanjangan ‘runway‘,” kata Fitri, dilansir dari ANTARANews.

Fitri mengatakan rencana penerbangan perdana AirAsia rute Banjarmasin-Malaysia yang semula dibuka pada 20 Oktober 2025 kini dimajukan menjadi 22 September. Kemudian Maskapai Garuda Indonesia menjadwalkan dua kali penerbangan selama sepekan ke Jeddah dengan melakukan Technical Landing di Hyderabad, India, menggunakan pesawat dengan kapasitas 365 penumpang pada akhir pekan Oktober.

“Maskapai Lucky Air sedang melakukan persiapan untuk melayani penerbangan dari dan ke Syamsudin Noor menuju China (Guangzhou), perkiraan pada Oktober atau November 2025,” katanya.

Dengan telah dilakukannya penerbangan internasional melalui Bandara Syamsudin Noor, maka evaluasi 24 bulan sebagaimana Keputusan Menteri Perhubungan (Kepmenhub) Nomor 30 Tahun 2025 terhadap status Internasional Bandara Syamsudin Noor tidak perlu dilakukan dan status internasional akan tetap bertahan melekat di Bandara Syamsudin Noor.

Bandara Internasional Syamsudin Noor memiliki trafik penumpang sekitar 3,5 juta penumpang per tahun dengan fasilitas terminal yang sudah semakin lengkap serta kapasitas yang mencukupi untuk melayani hingga 7-9 juta penumpang per tahun.

Sesuai prosedur penganggaran perpanjangan landasan pacu yang ditetapkan Kemenhub dan PT Angkasa Pura Indonesia dipersyaratkan jumlah penumpang telah mencapai 5 juta penumpang per tahun, sehingga diperlukan rencana aksi agar terjadi peningkatan kunjungan dan lalu lintas orang melalui Bandara Syamsudin Noor untuk domestik maupun internasional. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HARGA Pertamax dan Pertamax Green Naik
DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak
SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa
SEORANG PESEPEDA di Kawasan Pelabuhan Trisakti Tewas Dihantam Truk Tronton
DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan
KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL
DIDUKUNG Pemkab Balangan Program Pascasarjana ULM
SEORANG PRIA DUDA Asal Muara Enim Ditemukan Tergelatak Tak Bernyawa

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:21

PERAMPOK EMAS Diringkus saat Sembunyi di Penginapan

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:13

MN TEWAS DITUSUK 4 Kali Usai Pesta Miras, Pelaku AD Sempat Kabur

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:41

YUSRIL: Pemecatan Anggota TNI Pesan Tegas tak Ada Toleransi Kekerasan

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:11

OTT LANJUTAN Muara Enim: KPK Tangkap Lima ASN BPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:05

HARGA Pertamax dan Pertamax Green Naik

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:43

KASUS DUGAAN SUAP: KPK Tahan Bupati Muara Enim dan Tiga Tersangka

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:30

OIKN Lantik 555 PNS Angkatan Pertama

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:05

DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur

Berita Terbaru

Wanita ODGJ di Palangka Raya yang mengamuk (duduk). (Foto: Dok Polsek Pahandut)

Kalteng

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

Rabu, 10 Jun 2026 - 23:29

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq di Palangka Raya belum lama ini. (Foto: Disdik Kalteng)

Kalteng

KALTENG Jalankan Program Multibahasa

Rabu, 10 Jun 2026 - 23:04

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca