BUNTUT Tabrakan Beruntun Mobil BPK, Ganti Rugi Kerusakan Jadi Tanggung Jawab Pribadi

- Penulis

Selasa, 7 Februari 2023 - 03:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pasca tabrakan beruntun mobil BPK Pemko di lampu merah Jalan Ahmad Yani km 2,5 depan simpang tiga kuripan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) menyatakan persoalan ganti rugi menjadi persoalan tanggung jawab pribadi.

Hal ini dikatakan Sekretaris DPKP Kota Banjarmasin, Muhlis Rida di Balaikota Banjarmasin, Senin (06/0/2023).

Muhlis sangat menyayangkan terjadinya insiden tabrakan beruntun Mobil BPK Pemko Banjarmasin dengan sedikitnya 5 buah mobil.

Padahal, dirinya bersama pimpinan DPKP selalu mengingatkan untuk selalu berhati-hati dalam bertugas dan selalu utamakan keselamatan diri dalam bertugas.

“Dalam setiap apel, personil DPKP selalu diingatkan untuk kalau terjadi sesuatu maka menjadi tanggung jawab pribadi.”

“Artinya hati-hati, terukur, terukur, hal ini selalu kita ingatkan,” kata Muhlis.

Menurutnya, hal yang sama juga diterapkan pada sopir-sopir mobil dinas kalau ada kecelakaan maka menjadi tanggung jawab pribadi yang bersangkutan.

Mereka sangat terlalu bersemangat sehingga timbul kejadian itu.

Sementara, untuk mediasi ganti rugi kerusakan dengan pemilik mobil, dijadwalan di lakukan di Polres Banjarmasin pada hari Selasa (07/02/2023).

DPKP sendiri menegaskan tidak memiliki anggaran untuk melakukan ganti rugi mobil yang rusak akibat tabrakan beruntun pada hari Sabtu lalu.

Baca Juga :   MEMPERKUAT SINERGI Antarinstansi Penegak Hukum yang Solid

Atas kejadian ini, DPKP telah memberikan hukuman berupa jalan jongkok dan lari mengitari Pemko Banjarmasin sebagai bentuk peringatan terhadap kelalaian tim yang tidak saling mengingatkan.

Selain itu, DPKP melakukan evaluasi terhadap tenaga kontrak yang terlibat insiden kecelakaan lalu lintas.

“Ya ini menjadi salah satu catatan kita, dia tenaga kontrak bisa kita tidak perpanjang lagi, ya seperti itu.”

“Harus kita evaluasi lah tenaga-tenaga yang tidak bersikap profesional itu,” ujarnya.

Mereka itu tidak ada teguran lisan atau teguran tertulis karena statusnya bukan ASN. Mungkin tidak diperpanjang kalau tidak profesional daripada merugikan masyarakat banyak.

Sekretaris DPKP berpesan agar warga lebih mengerti dengan memberikan jalan kepada mobil PMK. “Kita berkerja sama lah ini semua demi kepentingan bersama,” tambahnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”
RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD
BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 01:09

AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:09

TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:14

SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:14

UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:21

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:17

RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:13

BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:08

PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Foto ilustrasi hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya pada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:59

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca