BPBD Balangan Kaji Terap Destana ke Provinsi DIY

- Penulis

Senin, 10 Februari 2025 - 17:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPBD Balangan melaksanakan Kaji Terap Desa Tangguh Bencana (Destana) ke BPBD Kabupaten Sleman dan Desa Purwobinangun Provinsi DIY (Yogyakarta).- Foto: Mc.Balangan

BPBD Balangan melaksanakan Kaji Terap Desa Tangguh Bencana (Destana) ke BPBD Kabupaten Sleman dan Desa Purwobinangun Provinsi DIY (Yogyakarta).- Foto: Mc.Balangan

Suarindonesia – Tiga Desa Tangguh Bencana (Destana) yang ada di Kabupaten Balangan terus ditingkatkan dan diperkuat. Untuk itulah BPBD Balangan melaksanakan Kaji Terap Desa Tangguh Bencana (Destana) ke BPBD Kabupaten Sleman dan Desa Purwobinangun Provinsi DIY (Yogyakarta).

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Balangan, Jumaidil Hairi melalui Penelaah Teknis Kebijakan Rizky Rahmatillah, Senin (10/2/2025) mengatakan, tiga Destana saat ini adalah Desa Pimping Kecamatan Lampihong, Desa Galumbang Kecamatan Juai, dan Desa Baruh Panyambaran Kecamatan Halong.

Ia mengungkapkan, Kaji Terap Desa Tangguh Bencana (Destana) ke BPBD Kabupaten Sleman dan Desa Purwobinangun Provinsi DIY (Yogyakarta) karena memiliki keunggulan.

“Salah satunya Destana Desa Purwobinangun Provinsi DIY (Yogyakarta), mereka memiliki keunggulan dalam kesiapsiagaan dan kemampuan menghadapi bencana. Desa ini memiliki peta risiko bencana, sistem peringatan dini, jalur evakuasi, dan tempat pengungsi,” ujarnya.

Sementara itu, Destana di Kabupaten Sleman juga memiliki keunggulan dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas masyarakat untuk menghadapi bencana alam.

Yaitu mereka mampu mengenali ancaman bencana di wilayahnya, mampu mengorganisasi sumber daya masyarakat untuk mengurangi kerentanan, mampu meningkatkan kapasitas untuk mengurangi risiko bencana, mampu beradaptasi dan menghadapi ancaman bencana, mampu memulihkan diri dengan segera dari dampak bencana, dan mampu melakukan penanganan bencana, dari tanggap darurat hingga pemulihan.

“Keunggulan inilah yang kami kaji dan berupaya akan kami terapkan ke Destana di Kabupaten Balangan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Destana merupakan Desa yang memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi dan menghadapi potensi ancaman bencana, serta memulihkan diri dengan segera dari dampak dampak bencana yang merugikan.

Baca Juga :   SERANGKAIAN HUT Bank Kalsel 61 Tahun, Gelar Kegiatan Sosial Donor Darah

Jadi, Destana merupakan desa yang memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi dan menghadapi potensi ancaman bencana, serta memulihkan diri dengan segera dari dampak bencana yang merugikan.

Adapun manfaat dan tujuan dari program Destana ini yakni untuk melindungi masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bahaya dari dampak-dampak merugikan bencana. Meningkatkan peran serta masyarakat, khususnya kelompok rentan, dalam pengelolaan sumber daya dalam rangka mengurangi risiko bencana.

Meningkatkan kapasitas kelembagaan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya dan pemeliharaan kearifan lokal bagi pengurangan risiko bencana.

“Program ini menjadikan masyarakatnya terlibat aktif dalam mengkaji, menganalisis, menangani, memantau, mengevaluasi dan mengurangi risiko bencana yang ada di wilayah mereka, terutama dengan memanfaatkan sumber daya lokal,” katanya.

Ketika Destana sudah terbentuk, maka tim relawan dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Desa yang ada di dalam susunan organisasi Destana, mereka mampu untuk mengantisipasi potensi bencana yang ada di daerah tersebut.

“Serta mampu untuk mengatasi/melakukan pertolongan pertama kepada warga yang terdampak bencana, namun mereka juga harus segera melaporkan ke BPBD agar kami bisa selalu memonitor dan memberikan bantuan jika dampak bencana semakin meluas,” pungkasnya.(ADV/RJ)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LAYANAN GRATIS Puskemas di Balangan Terobos Gunung
DIJAMIN SEKOLAH hingga Kuliah Anak Yatim di Balangan
DIMONITORING -EVALUASI Dishub Balangan Area Parkir Pasar Tradisional
DISALURKAN Bupati Abdul Hadi 24 Ekor Sapi Kurban
DIBEDAH BRIN dan BPBD Balangan Potensi Pamali Ekologi Meratus Penyangga IKN
BUPATI BALANGAN : Esensi Hari Kartini Terletak pada Semangat Perjuangan yang Tetap Relevan Menginspirasi hingga Kini
DIAJAK Saiful Arif Warisi Nilai Pejuang pada HUT Proklamasi Gubernur ALRI
DIIKUTI Ketua DPRD Balangan Launching Nasional Koperasi Merah Putih

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:44

SAPI KURBAN NGAMUK Lepas dari Ikatan Seruduk Seorang Warga Hingga Tewas

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:37

SEPAKAT Bentuk Pansus, DPRD Kalsel : Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:28

AKSI RATUSAN SOPIR Truk Menuntut Ketersediaan Solar Bersubsidi di DPRD Tabalong

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:13

PERGERAKAN PUNCAK HAJI, Enam Jemaah Embarkasi Banjarmasin Diikutkan Safari Wukuf

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:37

SPN POLDA KALSEL Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:09

PELAKU PENCURI Terkepung di Dalam Rumah dan Diamuk Warga Kawasan Pramuka Banjarmasin

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:54

IBADAH KURBAN, PWI Kalsel Sembelih Tiga Ekor Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca