SuarIndonesia -Bupati Barito Kuala Hj. Noormiliyani AS, SH menyatakan bersyukur melalui kegiatan TMMD ke-113 dapat bersama bergotong royong membangun desa, membangun kebersamaan sebagai satu bangsa dan satu tanah air Indonesia.
TMMD ke- 113 Tahun 2022 secara resmi dibuka bupati dan dihadiri Kasiter Kasrem 101/Ant, Kasiren Korem 101/Ant, Dandim 1005/Barito Kuala, serta sejumlah pejabat lainnya di Aula Selidah Kab. Barito Kuala, Rabu (11/5/20s2).
TMMD ke-113 sasaran fisik utama berupa perkerasan jalan dengan panjang 1.250 meter, lebar 3 meter, tinggi 15 cm dan perkerasan jalan pajang 1.750 meter, lebar 3 meter, tinggi 10 cm serta pekerjaan leveling panjang 1.450 meter.
Terdapat juga sasaran fisik tambahan berupa pembuatan WC 3 unit, rehab Pos Kamling 2 unit dan rehab masjid 3 unit.
Sedangkan untuk sasaran non fisik berupa kegiatan penyuluhan diantaranya penyuluhan pertanian, Kamtibmas dan Narkoba, KB Kesehatan, Penyuluhan Kesehatan (Stunting, Pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular dan Posyandu), Sosialisasi Rekrutmen TNI dan Kegiatan Bhakti Sosial.
Kegiatan TMMD ke-113 Kodim 1005/Barito Kuala dilaksanakan di Desa Karang Mekar Kecmatan Mekarsari yang merupakan salah satu desa tertinggal dan jauh dari pusat kota.
Dilaksanakan kegiatan dapat membantu masyarakat memperlancar transportasi antar desa dan kabupaten serta memperlancar sarana transportasi untuk mengangkut hasil pertanian dan logistik dan tidak kalah pentingnya sebagai jalan pendekat apabila terjadi bencana alam.
Pelibatan personel TMMD terdiri dari tim tehnis, tim pelayanan kesehatan, tim penyuluh, personel Kodam Vl/Mlw, Korem 101/Ant, Kodim 1005/Barito Kuala, Yonif 623/BWU, Den Zipur 8/GM, Lanal Banjarmasin, Lanud Sjamsuddin Noor, Polres Batola dan juga masyarakat Desa Karang Mekar.
“MMD merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Pemda dan segenap lapisan masyarakat yang bertujuan untuk membantu tugas pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambah bupati.
Selama ini lanjutnya, TNI dikenal sangat dekat dengan rakyat, menyatu, dan melebur dengan masyarakat, membangun semangat nasionalisme dan menghidupkan budaya para pendahulu kita yakni semangat untuk bergotong royong.
Hj. Noormiliyani juga menyampaikan akibat dampak pandemi Covid-19, banyak program pembangunan yang mengalami pergeseran karena konsentrasi untuk dititik beratkan pada pencegahan dan penanganan Covid-19.
Sementara Brigjen TNI Rudi Puruwito, S.E. sebagai Penanggung jawab Keberhasilan Pelaksanaan TMMD, i diwakili Kasiter Kasrem 101/Antasari, Kolonel Kav Dicky Armunantho Mulkan, S.I.P., M.I.K. menyampaikan pada tahun 2022 terdapat enam wilayah yang melaksanakan TMMD.
Untuk triwulan ll ini ada dua Kodim yang melaksanakan TMMD yaitu Kodim 1005/Barito Kuala dan Kodim 1006/Banjar. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















