Suarindonesia– Berawa; adanya bungkusan plastik yang digigit anjing kampung milik warga, akhirnya anggota Bhabinkamtibmas Belitung Utara, amankan sabu di Jalan Belitung Darat RT 3 Kelurahan Belitung Utara Banjarmasin Barat, Selasa (22/7/2025).
Sabu terbungkus rapi dalam plastik, dimana sabu ini berat setengah kilogram atau 500 gram saat ditimbang di Mapolsek Banjarmasin Barat.
Kapolsek Banjarmasin Barat Kompol Pujie Firmansyah, saat dikonfirmasi membenarkan adanya temuan sabu ditemukan anggotanya.
Ia mengapresiasi respon cepat dari anggota Bhabinkamtibmas dałam menanggapi ada peristiwa serta laporan dari masyarakat.
Dirinya berharap hal seperti ini terus dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat.
Rencananya akan dilakukan uji kagi terhadap sabu tersebut untuk memastikan kandungan di dalamnya.
“Dari tekstur, warna dan bentuk barang kuat indikasinya adalah sabu. Setelah ini akan kita lakukan pengujian untuk lebih memastikan kandungan di dalamnya,” ujar Kapolsek.
Terpisah, anggota Bhabinkamtibmas Belitung Utara, Bripka Sumardiono, sebut pada waktu itu dirinya mendapat laporan langsung mendatangi lokasi dan mengamankan barang tersebut.
Diceritakan, penemuan berawal dari adanya anjing kampung, mengais-ngais sampah dan menggondol sebuah bungkusan.
Si pemilik anjing yang merupakan warga sekitar merasa penasaran apa yang sedang digigit hewan peliharaannya, ternyata ada bungkusan yang mengeluarkan serbuk.
“Saya mendapati laporan dari Ketua RT terkait barang mencurigakan, kemudian mendatangi lokasi penemuan bersama rekan, Aiptu Andik Pebruwantoko.
“Ada lima bungkusan plastik, dari lubang bekas gigitan anjing terlihat serbuk kristal,” ucap Bripka Sumardiono.
Tak mau ambil risiko, ia kemudian segera menghubungi komandannya dan anggota Polsek Banjarmasin Barat yang lain.
Hingga kemudian barang yang diduga sabu tersebut dibawa ke Mapolsek untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Dituturkannya lokasi penemuan barang mencurigakan tersebut adalah kawasan yang relatif sepi. Gang tersebut tidak dapat dilalui mobil dan hanya bisa dilintasi sepeda motor.
“Ini kejadian pertama di sini. Gang ini merupakan jalan tembus dari Jalan S Parman menuju Belitung,” ujarnya. (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















