BENDAHARA Desa Main Kripto Pakai APBDes Rp 2,1 Miliar

- Penulis

Rabu, 19 November 2025 - 21:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

J, Bendahara Desa Bumi Etam di Kutai Timur ditetapkan tersangka. (Foto: Istimewa)

J, Bendahara Desa Bumi Etam di Kutai Timur ditetapkan tersangka. (Foto: Istimewa)

SuarIndonesia — Wanita di Kecamatan Kaubun, Kutai Timur, yang merupakan seorang bendahara desa, main kripto memakai APBDes Rp 2,1 M. Kejari Kutim menetapkannya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengelolaan APBDes.

Kasi Intel Kejari Kutim, Rahadian Arif Wibowo, mengatakan tersangka adalah wanita berinisial J. Ia menjabat sebagai Kaur Keuangan (Bendahara) Desa Bumi Etam sejak 2019 hingga Juli 2025. Penetapan tersangka dilakukan pada Rabu (5/11/2025) lalu.

“J ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan APBDes Bumi Etam Tahun Anggaran 2024,” ujar Rahadian, Selasa (18/11/2025).

Dalam penyidikan, Kejari Kutim telah memeriksa 30 saksi dari perangkat desa dan pejabat Kecamatan Kaubun, serta dua ahli. Hasil penyidikan mengungkap sejumlah penyimpangan anggaran.

Desa Bumi Etam mengelola APBDes sebesar Rp 10,42 miliar pada 2024. Salah satu kegiatannya adalah pengadaan 15 motor untuk para ketua RT dengan anggaran Rp 332,7 juta.

“Namun dana yang sudah dicairkan tersangka J itu tidak pernah dibayarkan untuk pembelian motor. Uang justru dipakai untuk keperluan pribadi,” jelasnya.

Lalu sejak 21 Januari hingga 13 Februari 2025, J menarik dana Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) 2024 dengan memalsukan tanda tangan kepala desa pada cek pencairan. Dana SiLPA yang ditarik mencapai Rp 1,76 miliar, ditambah uang pajak.

Baca Juga :   GEISZ CHALIFAH Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Mantan Bupati Kukar

“Total kerugian negara yang dihitung penyidik sementara mencapai Rp 2.113.959.461,” sebutnya.

Rahadian menjelaskan uang hasil korupsi itu dihabiskan tersangka untuk bermain aplikasi pengganda uang atau investasi berbasis kripto. “Uang tersebut habis dimasukkan ke aplikasi pengganda uang (kripto),” tutur Rahadian dilansir dari detikKalimantan.

J ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan Polres Kutai Timur. Penyidik masih menyusun berkas perkara dan mendalami kemungkinan adanya peran pihak lain. Kejaksaan membuka peluang adanya tersangka baru dalam kasus ini.

“Info terakhir masih penyusunan berkas perkara dan juga masih mendalami peran pihak lain,” tutupnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KARHUTLA KALTENG: 24 Orang Jadi Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki
KASUS KARHUTLA: 113 Orang Ditetapkan Tersangka
11 ORANG UTAN Dipantau Pasca-Evakuasi Akibat Karhutla
KEMENHAM Dorong Penanganan Karhutla Berkeadilan bagi Warga
DUGAAN SUAP Pajak PT Adaro di KPP Madya Banjarmasin
RUU Perampasan Aset tak Hanya Sasar Korupsi
MISTERI Kematian Seorang Perempuan Terungkap, Pelaku Diringkus Dugaan Bermotif Sakit Hati
2 PEJABAT KPU Jadi Tersangka Kasus Dana Hibah Pilkada Kotim

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 12:24

KEBAKARAN di Komplek DPR Bandarmasih, “Renggut Nyawa” Seorang Anggota Pemadam Kebakaran

Senin, 7 September 2026 - 12:10

WARGA Komplek DPR Bandarmasih Digegerkan Kobaran Api

Minggu, 6 September 2026 - 23:48

KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara

Minggu, 6 September 2026 - 22:11

PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi

Minggu, 6 September 2026 - 21:54

KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam

Minggu, 6 September 2026 - 21:48

SEORANG ANAK Tenggelam di Sungai Martapura

Minggu, 6 September 2026 - 20:27

RATUSAN APD dan Masker untuk Petugas Karhutla Kalsel

Minggu, 6 September 2026 - 20:20

14 PENERBANGAN di Bandara Syamsudin Noor Terdampak Erupsi Krakatau

Berita Terbaru

Bandara Soekarno Hatta ditutup sementara untuk seluruh aktivitas penerbangan karena ada indikasi sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. (Foto: Antara/M Iqbal)

Nasional

8 BANDARA Ditutup! 1.558 Penerbangan Ditunda

Senin, 7 Sep 2026 - 00:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca