BELUM Bisa Bersikap, PDAM terhadap Penjualan Air Pulau Bromo

BELUM Bisa Bersikap, PDAM terhadap Penjualan Air Pulau Bromo

Suarindonesia – PDAM Bandarmasih sampai sekarang belum bisa berbuat banyak terhadap penanganan keluhan warga Pulau Bromo soal kesulitan air ledeng.

Bahkan belakangan jatah air bersih untuk warga di pulau terpencil itu diborong oleh penjual air di Kelurahan Mantuil kepada pembeli dari luar Banjarmasin menggunakan tongkang.

Direktur Umum PDAM Bandarmasih, Hj Farida Ariani, SE mengatkan bahwa mengaku dilema melihat kondisi itu. Meskipun jatah air untuk warga Pulau Bromo dibeli duluan oleh pembeli dari luar Banjarmasin.

Hal yang membingungkannya adalah sama-sama memerlukan air bersih. “Kita tak bisa melarang untuk penjualan air bersih,” katanya.

“Kami mau menindak, tapi sisi lain orang lain juga memerlukan air bersih,” katanya belum lama tadi.

Bahkan distribusi air ledeng ke warga pulau Bromo yang disebut Farida ada 400 sambungan sering terganggu. Itu karena aktivitas penjual air tersebut. Sebenarnya distribusi dan produksi air PDAM ke pulau Bromo lancar saja.

Meskipun demikian, Farida menyatakan, sepanjang tidak ada yang mengeluh soal pelayanan ledeng, boleh saja berjualan air dengan harga normal.

Namun sebaliknya, jika ada warga yang mengeluh soal distribusi air, maka penjualan air ledeng akan dilarang. “Kita akan melarang jika penjualan air ledeng jika ada warga yang mengeluh,” katanya.

Ditambahkan Farida, PDAM Bandarmasih sudah melakukan operasi pasar penjualan air bersih menyusul adanya penjualan air ke tongkang dan kapal oleh warga pinggiran Pulau Bromo. PDAM juga membuatkan dua buah tandon air di kawasan Mantuil.

“Kita melakukan operasi pasar menjual air dengan harga murah dari pada penjualan air oleh warga,” ujarnya.(SU)

 240 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: