BELASAN ANAK BERSAJAM Diantaranya Santri, Gagal Tawuran Diamankan Reskrim Polsekta Banjarmasin Selatan

- Penulis

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumah barang bukti yang diamankan anggota Polsekta Banjarmasin Selatan, Minggu (15/2/2026) (SuarIndonesia/DO)

Sejumah barang bukti yang diamankan anggota Polsekta Banjarmasin Selatan, Minggu (15/2/2026) (SuarIndonesia/DO)

Suarindonesia – Belasan anak ada membawa senjata tajam )sajm) diantaranya berstatus santri yang mondok di Pondok Pesantren diamankan anggota Reskrim Polsekta Banjarmasin Selatan, Polda Kalsel.

Rata-rata mereka berstatus ABH (Anak Berhadapan dengan Hukum. Anggota Reskrim sempat terjadi saling kejar di Jalan Kelayan B Gang Gembira.

“Hal ini, kali ketiga anggota mengamankan anak-anak dan setiap diamankan mereka diwajibkan untuk memanggil orang tua dan para guru sekolah,” kata Kapolsekta Banjarmasin Selatan, Kompol Christugus Lirens melalui Kanit Reskrim, AKP Joko Sulistiyo Sriyono SH, Minggu (15/2/2026).

Ia, mengatakan dari 16 anak yang diamankan, tiga orang kedapatan membawa senjata tajam dan benda tumpul berupa kayu balok

Penindakan tersebut dilakukan saat petugas patroli menerima informasi adanya rencana aksi sekelompok  orang yang diduga gengster di kawasan itu dengan lawan kelompok dari Jalan Kelayan B Gang Gembira Banjarmasin Selatan.

“Dari 16 anak, tiga orang membawa senjata tajam (sajam) masih berada di badan mereka saat diamankan,” ujarnya.

Sementara yang lainnya sudah sempat membuang barang bukti, ada yang ke got pinggir jalan dan gang-gang sekitar lokasi.

Seluruh yang diamankan,  ada merupakan santri yang mondok di Pondok Pesantren. “Dari anak ini, satu orang tercatat pernah diamankan sebelumnya dalam kasus serupa.

Selain itu, ada dua anak yang tidak bersekolah, sementara 14 lainnya masih berstatus pelajar, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas,” ungkapnya.Untuk mencegah kejadian serupa terulang, Polsek Banjarmasin Selatan akan melakukan pemetaan wilayah rawan serta meningkatkan patroli rutin bersama unit-unit terkait, khususnya menjelang bulan Ramadan.

Baca Juga :   KEPALA KPP Banjarmasin Akui Terima Uang

“Kami intensifkan patroli ke lokasi-lokasi yang sering dijadikan tempat berkumpul dan berpotensi menimbulkan tindak pidana.

Pihak kepolisian juga mengimbau peran aktif orang tua dalam mengawasi anak-anak mereka, terutama pada malam hari.

Orang tua diminta membatasi jam keluar malam  agar tidak hingga larut atau bahkan pulang subuh.

“Kami mohon kepada orang tua, khususnya yang memiliki anak remaja, agar lebih memperhatikan aktivitas anaknya.

Kalau bisa pukul 22.00 Wita sudah berada di rumah masing-masing, apalagi menjelang bulan puasa,” imbaunya.

Sementara itu, bagi  yang masih berstatus pelajar, pihak Polsek akan memberikan tindakan pembinaan berupa wajib lapor dua kali dalam sepekan.

Yakni setiap Senin dan Kamis, selama satu bulan. Wajib lapor tersebut dilakukan bersama orang tua.

“Langkah ini kami lakukan sebagai efek jera. Kami juga berharap pihak sekolah dapat memberikan sanksi atau pembinaan lanjutan kepada siswanya yang terlibat,” tutup Kanit. (DO)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PROPAM Ops Gaktiplin Terhadap Personel Polresta Banjarmasin dan Polsek
PEMADAMAAN yang Meluas- Beruntun, Komisi III DPRD Kalsel Panggil Kembali PLN
GUBERNUR Muhidin: Dua Gangguan Penyebab Pemadaman Listrik
DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa
GUNCANG KALIMANTAN ! Gubernur Cup Road to Pangdam 2026, Puluhan Klub Terbaik Kalteng Vs Kalsel Berebut Mahkota Juara
SEORANG PEKERJA di Warung Makan Ditemukan Tak Bernyawa di Pangkalan Ojek
RUMAH AMBRUK Seluruh Penghuni Dievakuasi, Enam Luka-luka dan Seorang Meninggal Dunia
KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 22:31

PROPAM Ops Gaktiplin Terhadap Personel Polresta Banjarmasin dan Polsek

Senin, 27 Juli 2026 - 22:10

PEMADAMAAN yang Meluas- Beruntun, Komisi III DPRD Kalsel Panggil Kembali PLN

Senin, 27 Juli 2026 - 20:32

GUBERNUR Muhidin: Dua Gangguan Penyebab Pemadaman Listrik

Senin, 27 Juli 2026 - 16:05

DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:31

CHINA OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara, Sukses Pertahankan Gelar!

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:16

SEORANG PEKERJA di Warung Makan Ditemukan Tak Bernyawa di Pangkalan Ojek

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:11

RUMAH AMBRUK Seluruh Penghuni Dievakuasi, Enam Luka-luka dan Seorang Meninggal Dunia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:52

KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka

Berita Terbaru

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (tengah) saat konferensi pers di Jakarta, Senin (27/7/2026). (Foto: Antara/Anita Permata D)

Nasional

BGN Larang SPPG Gunakan Gas Melon dan Beras Subsidi

Senin, 27 Jul 2026 - 19:58

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca