SuarIndonesia – Ada yang menarik dari perjalanan Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan pada Selasa (26/8/2025). Rombongan yang dipimpin langsung Ketua Komisi III, Apt. Mustaqimah, S.Farm., M.Si., menyambangi Kebun Raya Eka Karya Bali untuk belajar sekaligus bertukar pengalaman.
Bukan sekadar jalan-jalan, kunjungan ini punya misi besar: bagaimana menjadikan Kebun Raya Banua sebagai pusat edukasi, riset, dan destinasi wisata yang lebih hidup.
“Kebun Raya Eka Karya Bali ini pengelolaannya sudah berskala nasional, luasnya mencapai 157,5 hektare dengan koleksi 2.167 spesies tanaman. Luar biasa kaya,” ujar Mustaqimah. Rabu (27/8/2025)
Menurutnya, potensi kerjasama bisa diwujudkan dalam bentuk pertukaran tanaman. Beberapa spesies yang belum ada di Kalsel bisa saja ditanam di Kebun Raya Banua, asal sesuai dengan kondisi lahan dan ketersediaan bibit.
“Harapannya, nanti ada jenis tanaman baru yang bisa kita hadirkan di Kalsel. Jadi bukan hanya untuk riset, tapi juga menambah daya tarik wisatawan,” tambahnya
Sementara itu, pihak Kebun Raya Eka Karya Bali juga menyambut baik kunjungan DPRD Kalsel.
“Diskusi berjalan hangat dan penuh ide. Kami sangat terbuka untuk kerjasama ke depan,” ucap Tuah Malem Bangun, M.Si., selaku PIC Fungsi Layanan Ilmiah.
Lewat kunjungan ini, harapan besar tumbuh agar Kebun Raya Banua nantinya bisa menjadi ruang hijau yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran, konservasi, dan rekreasi keluarga di Kalimantan Selatan. (*/HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















