BAWA-BAWA Nama Abah Guru Sekumpul, Badai Keberatan Terhadap Denny Berhembus di Martapura

- Penulis

Minggu, 30 Mei 2021 - 21:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Sepuluh hari menjelang PSU, badai penolakan terhadap Denny Indrayana berhembus di Martapura.

Para ulama, habaib, guru, dan bahkan masyarakat secara serentak menyatakan keberatan atas maneuver politik Denny membawa-bawa nama Abah Guru Sekumpul untuk membenarkan tudingannya bahwa 70% warga Banjar pelaku politik uang.

“Saya sangat-sangat kecewa dan keberatan dengan sikap Denny Indrayana yang merendahkan masyarakat Kabupaten Banjar dan khususnya Martapura sebagai Kota Serambi Mekah.

Dengan ini saya menyatakan bakal menjaga kehormatan para habaib dan ulama kami, karena mereka panutan kami.

Serta akan menjaga Martapura dari sikap-sikap orang-orang yang tidak bertanggungjawab dan memanfaatkan keadaan seperti ini,” tegas Habib Muhammad bin Hasan Bahasyim, di Martapura, Minggu (30/5/2021).

Hal senada disampaikan Habib Umar bin Hasan Bahasyim, yang keberatan dengan Denny Indrayana dan timnya menyebar stiker bertulis ambil uangnya jangan pilih orangnya.

Karena stiker itu berarti anjuran kepada masyarakat agar tidak memilih.

“Masyarakat Banjar justru jangan sampai golput. Kita justru harus memilih dan tetap pergunakan hak suara dengan ikut mencoblos,” himbau Habib Umar.

Bahkan Habib Umar secara pribadi menyatakan justru semakin tertantang untuk memenangkan Paman Birin gara-gara tudingan itu.

“Kami warga Banjar, khususnya Martapura, bakal memilih Paman Birin bukan karena duitnya.

Kita insya Allah memilih calon terbaik untuk kemajuan Kalsel,” tandas Habib Umar.

Sedangkan Guru Ahmad dari Kecamatan Mataraman Kabupaten Banjar juga bersikap kalau dirinya sebagai murid Abah Guru Sekumpul, sangat keberatan dan tidak terima.

“Kami bakal tetap memilih Paman Birin meski tanpa uang. Mudah-mudahan dengan berkat Abah Guru Sekumpul, Paman Birin menang,” doa Guru Ahmad.

Ungkapan lainnya dari Haji Ahmad Sadzali dan masyarakat Mataraman,  selaku murid Abah Guru Sekumpul, sangat keberatan dan tidak terima pernyatan  soal menjual suara atau pelaku money politics.

Lainnya muncul dari Kecamatan Astambul atasnama Guru Haji Udin bin Haji Muhammad Yusuf.

Bahkan warga Astambul yang juga murid Abah Guru Sekumpul, keberatan atas perkataan Denny.”Kami justru akan memilih Paman Birin meski tanpa uang!” kata Guru Haji Udin.

Baca Juga :   KECELAKAN MAUT Renggut Tujuh Nyawa, Lima Diantaranya Mahasiswa ULM dan UNUKASE

Pernyataan ramai-ramai dari masyarakat menentang Denny pun beredar viral di medsos.

“Kami sebagai warga Kabupaten Banjar, para muhibin, habaib dan ulama sangat kecewa dan tidak akan mengurangi niat dan hati nurani kami untuk memilih Paman Birin,” ucap pernyataan sikap masyarakat.

Bahkan maneuver Denny membawa-bawa nama Abah Guru Sekumpul dinilai telah merusak nama baik ulama kharismatik yang karomahnya sangat dihormati masyarakat Banjar dan bahkan Kalsel tersebut.

Sementara itu Denny Indrayana saat jumpa pers di rumahnya Gang Purnama, Banjarbaru, Minggu (30/5/2021), justru membantah bahwa dirinya telah mendiskreditkan ulama kharismatik Banjarmasin.

Padahal di dalam video yang viral di masyarakat, Denny jelas-jelas menyebut Abah Guru Sekumpul yang seolah mendukung pernyataannya bahwa 70% warga Banjar mencoblos karena uang.

Tak hanya itu, Denny dalam jumpa pers juga mengkritik Bawaslu Kalsel yang dinilainya bertindak kontraproduktif ikut memberangus sosialisasi antipolitik uang yang dilakukan timnya.

Padahal rapat koordinasi antara Bawaslu Kalsel, KPU, dengan berbagai pihak terkait termasuk aparat keamanan, sepakat menurunkan berbagai spanduk milik Tim Denny yang dinilai meresahkan masyarakat.

Karena memunculkan perselisihan di grassroot, seperti stiker ambil duitnya jangan cucuk urangnya.

Stiker ambil duitnya itu oleh pihak berwenang dan berwajib justru dinilai melanggar hukum karena menganjurkan masyarakat menjadi pelaku politik uang.

“Sabtu lalu ada rapat koordinasi rencana menertibkan alat peraga jelang PSU.

Tentunya kami menghormati kewenangan Bawaslu untuk pengawasan, tapi menolak langkah langkah terkait komitmen bersama dalam menolak politik uang,” kata Denny.

Pernyataan Denny yang kembali menyalahkan Bawaslu Kalsel seolah menegaskan bahwa paslon 02 ini kerap dengan sengaja mengeluarkan pernyataan blunder tanpa data valid untuk kemudian dibantahnya sendiri. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih
LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:43

DUKUNG Barito Putera, Bank Kalsel Bagikan 10 Tiket Nonton Gratis

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:19

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:20

ALVIN TEDJO, Politikus Keturunan Indonesia Terpilih Jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:34

SELEKSI KONTINGEN Brisportartcular 2026 Digelar BRI Region 14 Banjarmasin, Tercatat 31 Peserta Berebut 8 Posisi Wakil Badminton

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:19

VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:07

PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2026/2027: Barito Putera Bungkam De Red FC 2-0

Berita Terbaru

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat meninjau lokasi karhutla di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Minggu (1/11/2026). (Antara/M Imam Pramana)

Nasional

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:56

Petugas Kemenhut pasang plang di sejumlah wilayah lahan bekas karhutla. (HO-Kemenhut)

Kalteng

KAWASAN BEKAS KARHUTLA Kalteng Dipasang Plang

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:32

Perampok menodongkan pistol dan menggasak 13 HP di Kobar tertangkap CCTV. (Foto: Istimewa)

Kalteng

TODONGKAN PISTOL! Perampok Sikat 13 HP

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:10