BANJIR-LONGSOR : 13 Orang Meninggal, dan 1 Desa Terisolir

- Penulis

Senin, 6 Mei 2024 - 23:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir di Luwu, Sulawesi Selatan. [Foto: ISTIMEWA]

Banjir di Luwu, Sulawesi Selatan. [Foto: ISTIMEWA]

SuarIndonesia — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan terdapat 13 korban meninggal dunia akibat bencana banjir disertai tanah longsor di Sulawesi Selatan.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan 13 orang yang meninggal dunia berasal dari Kabupaten Luwu, Sidrap, dan Wajo. Ia juga menyebut masih ada satu orang di Luwu yang masih dalam pencarian.

“Untuk yang korban banjir ini masih ada satu korban hilang yang hingga saat ini masih dilakukan upaya pencarian. Jadi di (Kabupaten) Luwu ini ada 11 korban meninggal dunia, delapan akibat longsor, tiga akibat banjir,” kata Muhari dalam konferensi pers secara daring, kutip CNNIndonesia, Senin (6/5/2024) malam.

“Kemudian di Kabupaten Sidrap ada satu korban meninggal dunia dan di Wajo itu ada satu korban meninggal.

Tak hanya itu, Muhari mengungkap masih terdapat satu desa yang terisolir di Kabupaten Luwu imbas bencana ini.

Kendati demikian, angka desa terisolir itu sudah berkurang jika dibandingkan angka desa terisolir imbas bencana ini dalam dua hari kemarin.

“Bahwa untuk Kabupaten Luwu daerah yang terisolir saat ini hanya tinggal satu desa,” jelas dia.

Baca Juga :   MASYARAKAT Adat Suku Balik Uji Materiil UU IKN ke MK

Sebelumnya, BNPB melaporkan sebanyak 12 desa Kecamatan Latimojong, Luwu, Sulawesi Selatan masih terisolasi imbas dilanda bencana banjir disertai tanah longsor pada Minggu (5/5/2024) sore.

Kabupaten Luwu menjadi daerah yang mengalami dampak bencana banjir disertai tanah longsor yang paling parah di Sulawesi Selatan berdasarkan laporan Tim Pusdalops BNPB.

Banjir disertai tanah longsor terjadi pada Jumat (3/4/2024) dini hari sekitar 01.17 WITA setelah kabupaten itu diguyur hujan intensitas deras dengan durasi panjang sejak Kamis (2/5/20224).

Selain Kecamatan Latimojong, bencana tersebut juga melanda sebanyak 12 kecamatan lain yakni, Suli, Suli Barat, Ponrang Selatan, Ponrang, Bupon, Larompong, Larompong Selatan, Bajo, Bajo Barat, Kamanre, Belopa dan Kecamatan Belopa Utara. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERUNGKAP Pengemudi Mobil SUV yang Tabrak Kabur Ternyata Pengedar Narkoba Lintas Kalselteng
PARIPURNA Penjelasan Raperda APBD 2027, Postur Pendapatan Dianggarkan 8 Triliun
RUMAH SEWAAN di Rawasari Terbakar, Sebuah Motor Turut Hangus
KEPEDULIAN ARUTMIN, Sejak Awal Turut Bergerak Penanganan Karhutla
OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya
HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel
HELIKOPTER CH-47 Chinook dari Jepang Tangani Karhutla Mulai 12 September
KAPAL INDUK Giuseppe Garibaldi Dikerahkan Tangani Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:37

TERUNGKAP Pengemudi Mobil SUV yang Tabrak Kabur Ternyata Pengedar Narkoba Lintas Kalselteng

Rabu, 9 September 2026 - 14:51

PARIPURNA Penjelasan Raperda APBD 2027, Postur Pendapatan Dianggarkan 8 Triliun

Rabu, 9 September 2026 - 14:44

RUMAH SEWAAN di Rawasari Terbakar, Sebuah Motor Turut Hangus

Rabu, 9 September 2026 - 00:24

KEPEDULIAN ARUTMIN, Sejak Awal Turut Bergerak Penanganan Karhutla

Selasa, 8 September 2026 - 21:58

KARHUTLA Kalteng: Ada 25 Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Selasa, 8 September 2026 - 21:38

HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel

Selasa, 8 September 2026 - 20:47

TATA KELOLA Air Kunci Cegah Kebakaran Lahan Gambut

Selasa, 8 September 2026 - 20:40

KEMENHUT Tangkap BG Pemodal Illegal Logging

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca