Banjarmasin Selatan, Kecamatan Terkumuh se Asia Tenggara

- Penulis

Selasa, 11 Desember 2018 - 19:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Banjarmasin Selatan menjadi Kecamatan terkumuh se Asia Tenggara, begitu pemaparan dari Kabid Kawasan Permukiman Dinas Perkim Kota Banjarmasin Lisda Maimanah beberapa waktu lalu di Balai Kota Banjarmasin.

Namun sejauh ini Camat Banjarmasin Selatan Yusrin mengaku tidak mengetahui hal itu karena tidak ada penyampaian dari dinas yang berwenang kepada pihak kecamatan.

Camat Banjarmasin Selatan mengatakan kurang tahu terhadap kawasan yang dipimpinnya menjadi kawasan terkumuh se Asia Tenggara. “Itu kami kurang tau, mungkin saja benar itu kan ukuran dari dinas perkim yang berwenang,” ucap Yusrin kepada awak media, Senin (10/12).

Menurut Yusrin, Banjarmasin Selatan sejauh ini memiliki penduduk padat dengan 155.000 jiwa dalam kawasan kecil. “Ada kemungkinan karena kawasan kecil kita dan padat penduduk membuat Banjarmasin Selatan menjadi kecamatan terkumuh,” ujar Yusrin.

Mantan Camat Banjarmasin Barat ini menyebutkan kawasan terpadat di Kecamatan Banjarmasin Selatan setidaknya ada dua kawasan, meliputi Kelayan Tengah dan Kelayan Timur yang memiliki penduduk separuh dari Kecamatan Banjarmasin Selatan.

“Terpadat dua kelurahan ini, ada Kelayan Tengah dan satunya Kelayan Timur. Dua wilayah ini sudah meliputi separuh dari penduduk Kecamatan Banjarmasin Selatan,” ungkap Yusrin.

Baca Juga :   BUKA LELANG Jabatan Dua Kadis di Pemko Banjarmasin

Ditanya soal program untuk 2019 mengurangi kekumuhan di Banjarmasin Selatan, Yusrin berucap sudah menyerahkan sepenuhnya kepada program Kotaku. Ia meyakini tahun 2019 program Kotaku dapat mengatasi kekumuhan di Banjarmasin Selatan. Mengingat dalam perjalanan 2 tahun program Kotaku sudah mengentaskan 70% wilayah Banjarmasin dari kekumuhan.

“Kita serahkan saja lah kepada Kotaku untuk mengatasi kekumuhan. Dan kita belum ada juga menerima investor untuk melakukan pembangunan di tahun 2019 untuk wilayah Banjarmasin Selatan. Jadi program yang ada saja kita maksimalkan dulu,” kata Yusrin.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM
TKD BERKURANG, Anggaran Dinas PUPR Kalsel 2027 Anjlok 800 Miliar
KONTROVERSI Pelibatan Babinsa dalam Mengawasi Kepatuhan Wajib Pajak Dikritik – ‘Bisa Menggerus Kepercayaan’
PATROLI HUMANIS Perkuat Kedekatan dengan Warga Sungai Miai Dalam
DIUPAYAKAN Penerbangan Umrah Langsung ke Jeddah
KERIBUTAN di Teluk Masjid Berakhir Damai Lewat Musyawarah
SEPAKATI Banggar DPRD Kalsel dan TAPD Pendapatan Daerah 2027 Sebesar 8 Triliun
SEORANG PRIA BERDARAH, Gegara Rekannya yang Mabuk Ingin Mengamuk

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:24

FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:05

KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:56

SUDARYONO Dilantik sebagai Kepala BGN Gantikan Nanik

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:52

DIUPAYAKAN Penerbangan Umrah Langsung ke Jeddah

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:42

KPK: Bupati Lombok Barat LAZ dan Dua Orang jadi Tersangka Korupsi

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:29

PENGUMUMAN Hasil Seleksi SPMB SNT 3 Agustus 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 21:08

KORUPSI Pembiayaan Batu Bara Rugikan Negara Rp38 Miliar

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:19

SEPAKATI Banggar DPRD Kalsel dan TAPD Pendapatan Daerah 2027 Sebesar 8 Triliun

Berita Terbaru

Ketua Komisi Kejaksaan RI Pujiyono Suwadi (kedua dari kanan) dan para komisioner Komisi Kejaksaan RI memantau langsung penanganan perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (22/7/2026). (Foto: HO-Komisi Kejaksaan RI)

Hukum

KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie

Rabu, 22 Jul 2026 - 20:05


Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memberikan keterangan pers setelah upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026). (Foto: Antara/Genta Tenri M)

Nasional

SUDARYONO Dilantik sebagai Kepala BGN Gantikan Nanik

Rabu, 22 Jul 2026 - 19:56

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca