BANJARMASIN Gelontorkan Rp2 M untuk Jalankan PPKM Mikro

- Penulis

Senin, 10 Mei 2021 - 00:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi PPKM

Sosialisasi PPKM

SuarIndonesia – Pemko Banjarmasin mengalokasikan dana sebesar Rp2 miliar untuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro hingga 24 Mei mendatang.

Artinya, kini tak ada lagi alasan keterbatasan anggaran dalam menjalankan kebijakan yang membatasi aktivitas masyarakat tersebut.

Diketahui, penerapan PPKM Mikro sendiri merupakan tindak lanjut dari Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, terkait penanganan virus corona.

Di Kota Banjarmasin, penerapannya sendiri mengandalkan posko yang ada di kelurahan hingga ke tingkat Rukun Tetangga (RT).

Namun sayangnya, penerapannya tak kunjung nampak. Bahkan sampai beberapa kali diperpanjang penerapan PPKM Mikro dilakukan.

Belakangan diketahui, dari hasil pemantauan yang dilakukan, pihak kecamatan hingga ke bawahnya, tidak memiliki dana untuk menggelar PPKM Mikro.

Dikonfirmasi terkait hal itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Banjarmasin, Akhmad Fydayeen mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan rapat bersama jajaran beserta pihak kecamatan menindaklanjuti penerapan PPKM Mikro tersebut

Dari hasil rapat diketahui bahwa pemko sudah menyediakan alokasi dana untuk menunjang penerapan PPKM Mikro.

“Anggaran sudah diposkan dan mudah-mudahan Mei ini sudah berjalan,” bebernya.

Ditanya terkait berapa alokasi dana yang disediakan untuk PPKM Mikro, Fydayeen mengaku lupa. Namun ia menekankan bahwa tidak ada yang dirahasiakan terkait alokasi anggaran itu.

“Silakan tanyakan ke Pak Sekda, ya. Kami terbuka apa adanya, dan dana itu digunakan untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Terpisah, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Mukhyar menjelaskan bahwa sesuai dengan instruksi Pj Wali Kota Banjarmasin, pihaknya mengalokasikan dana untuk PPKM yakni sebesar Rp2 miliar.

Besaran dana tersebut diberikan untuk lima kecamatan di Kota Banjarmasin.

Kegunaannya, untuk operasional PPKM Mikro. Khususnya lebih ke arah operasi penertiban dan pemutusan rantai penularan Covid-19 di tingkat masing-masing kecamatan.

“Dana itu dikoordinir oleh camat masing-masing. Kemudian, mana kecamatan yang kebutuhannya lebih banyak, maka alokasi yang disediakan pun juga lebih banyak. Dilihat kebutuhannya,” ungkapnya.

Baca Juga :   NEKAT ! PEDAGANG PENTOL Gagahi Cewek Penjaga Toko di Banjarmasin

Mukhyar juga menjelaskan, untuk bisa mengambil dana yang dialokasikan, pihak kecamatan mesti mengajukan permohonan dahulu ke Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kota Banjarmasin.

“Kami minta agar kecamatan lebih aktif, bila ingin dana turun lebih cepat. Karena sudah ada alokasi dana, jadi tidak ada alasan PPKM Mikro tidak berjalan,” tambahnya.

Saat dikonfirmasi terkait penyaluran dana, Camat Banjarmasin Tengah, Diyanoor mengakui bahwa pihaknya saat ini sudah mengusulkan pencairan dana. Kini, pihaknya hanya tinggal menunggu selesainya kajian dari inspektorat.

“Kami tidak berani bergerak langsung bila kajian tak kunjung selesai. Bila sudah selesai, baru kami siapkan pembentukan posko, kepanitiaan di tingkat kecamatan, kelurahan, dan membikin jadwal kegiatan,” jelasnya, Minggu (9/7/2021) sore.

Ia juga menjelaskan bahwa dananya sendiri sudah ada. Dari alokasi anggaran sebesar Rp2 miliar, masing-masing kecamatan menurutnya mendapat kucuran dana sebesar Rp400 juta.

“Tapi sekali lagi, kami belum berani bergerak bila belum ada lampu hijau,” ucapnya.

Ditanya terkait fokus penanganan. Menurut Diyanoor, dana itu nantinya disalurkan ke kelurahan-kelurahan lantaran di situlah fokus utamanya penanganan COVID-19.

“Di kecamatan, nanti lebih pada sosialisasi prokes. Termasuk mengingatkan warga agar lebih ketat menjalankan disiplin prokes demi menghindari terjadinya resiko paparan Covid-19,” tutupnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MISIBAH KM Virgo, DPW MTI Kalsel Menunggu Laporan Pasti Korban dan Penyebabnya
KELUARGA Korban KM Virgo Berharap Semua Terselamatkan, Polsek KPL Banjarmasin Beri Dukungan
KAPAL VIRGO, Kondisinya Sudah Terbalik di Tengah Laut
DIEVAKUASI 103 Penumpang KM Virgo, Satu Diantaranya Ditemukan Meninggal Dunia
ULAR di Atas Restoran DM Banjarmasin Bikin Geger Pengunjung
KAPAL VIRGO Membawa 243 Orang Tujuan Banjarmasin Hilang Kontrak, Tim SAR Bergerak
DITAHAN POLISI Terduga Pelaku Penipuan Arisan Online, Para Korban Berharap Hukuman Diberikan jadi Efek Jera
DPRD KALSEL Apresiasi Terselenggaranya Road Safety Week.2026

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:34

MISIBAH KM Virgo, DPW MTI Kalsel Menunggu Laporan Pasti Korban dan Penyebabnya

Minggu, 13 September 2026 - 15:19

KELUARGA Korban KM Virgo Berharap Semua Terselamatkan, Polsek KPL Banjarmasin Beri Dukungan

Minggu, 13 September 2026 - 15:10

KAPAL VIRGO, Kondisinya Sudah Terbalik di Tengah Laut

Minggu, 13 September 2026 - 13:38

DIEVAKUASI 103 Penumpang KM Virgo, Satu Diantaranya Ditemukan Meninggal Dunia

Minggu, 13 September 2026 - 13:23

ULAR di Atas Restoran DM Banjarmasin Bikin Geger Pengunjung

Sabtu, 12 September 2026 - 22:10

DITAHAN POLISI Terduga Pelaku Penipuan Arisan Online, Para Korban Berharap Hukuman Diberikan jadi Efek Jera

Sabtu, 12 September 2026 - 19:10

DPRD KALSEL Apresiasi Terselenggaranya Road Safety Week.2026

Sabtu, 12 September 2026 - 18:58

RATUSAN PESERTA Berkompetisi “Road Safety Week” SDC Ditlantas Polda Kalsel

Berita Terbaru

Kalsel

KAPAL VIRGO, Kondisinya Sudah Terbalik di Tengah Laut

Minggu, 13 Sep 2026 - 15:10

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca