Balada Seorang Petugas Kebersihan Gedung Bundar

- Penulis

Sabtu, 8 September 2018 - 10:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Semerbak sampah berserakan sampai ke penjuru sudut bangunan ditambah kabut asap yang menyelimuti halaman Gedung Sultan Suriansyah atau juga yang disebut masyarkat Gedung Bundar di Jalan Brigjen Hasan Basry Kayutangi sore itu menjelang senja, Jumat (7/8/2018).

Anak kecil nampak asyik bermain sepeda dan berputar di antara tumpukan sampah plastik, kertas dan kotak nasi pasca kegiatan Dialog Keselamatan Jalan Nasional 2018 kemarin. Bahkan, puluhan kantong plastik berukuran besar yang berisikan bekas konsumsi kegiatan nampak mangkir rapi di teras gedung Sultan Suriansyah.

Tepat di bawah tiang bendera merah putih tumpukan botol plastik air mineral dibungkus dengan kain hitam dan karpet merah yang tak terpakai lagi. Dengan pemandangan sore yang tidak seperti biasanya, seketika keluar seorang lelaki paruh baya dari dalam gedung dengan baju tanpa kancing sembari membawa sebilah sapu lidi dan menyapu teras serta halaman gedung Sultan Suriansyah.

Dengan mengenakan jersey serba hitam, lelaki tersebut nampak terampil dalam menyapukan sapu lidinya. Lelaki paruh tersebut adalah Arbain seorang petugas kebersihan UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Selatan yang sudah mengabdikan diri selama 15 tahun. Tiap bulan Ia menerima gaji sebesar satu juta rupiah.

Kepada Suarindonesia.com, ia mengatakan bahwa semakin banyak peserta dalam sebuah kegiatan, maka semakin banyak pula sampah yang dihasilkan.

Baca Juga :   KEPERGOK Ingin Curi Helm Dikejar Warga Berakhir Terjun ke Sungai Martapura

Menurutnya, kegiatan Dialog Nasional Keselamatan Jalan 2018 kemaren mencapai lebih dari 6.000 peserta. “Mahasiswa aja sudah 6.000 orang, jadi sampahnya terdapat di luar dan di dalam gedung,” ujarnya.

Ia mengatakan, apabila tumpukan sampah yang dihasilkan sangat banyak, otomatis durasi waktu dalam membersihkannya pun sekitar dua sampai tiga hari. Yang menyedihkan ia mengaku kesulitan dalam membersihkan sampah kertas pasca diguyur hujan lantaran sampahnya lengket. “Perlu beberapa kali sapu apabila sampah kertas habis terkena air hujan,” jelasnya.

Ia mengungkapkan ihwal sampah yang dibersihkan akan diangkut menggunakan motor roda tiga pengangkut sampah dan dibuang di Tempat Pembuangan Sampah Sementara yang ada di Jalan Cemara Raya, Kelurahan Sungai Miai. Tetapi menurutnya, kalau hanya sampah jenis kertas maka dapat dibakar di samping gedung Sultan Suriansyah. “Kalau kertas aja, karena mudah terbakar,” ujar lelaki perantau asal Kabupaten Tapin tersebut. (BY)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERJUNKAN Cairan Khusus untuk Pemadaman Karhutla Kalsel Lebih Efektif
KAPOLDA KALSEL Bersama Wamenko Pangan, Rakor Penanganan Karhutla Lahirkan Inovasi Cairan MES Hingga Tindak Tegas Pelaku
1.000 BOUGENVILLE Lindungi Ekologis Kota Banjarmasin
RAKOR KARHUTLA, Polda Kalsel Kenalkan Inovasi Cairan Pemadam dan Kolam Portable untuk Lahan Gambut
PEDULI Krisis Air Bersih, Polsek Banjarmasin Timur Salurkan Bantuan untuk Warga Banua Anyar
KARHUTLA Kalsel Capai 12.339 Hektare
PERKUAT SINERGI Media Lewat Media Gathering, Begini Penekanan Direktur Operasional Bank Kalsel
DUGAAN SUAP Pajak PT Adaro di KPP Madya Banjarmasin

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 22:02

TERJUNKAN Cairan Khusus untuk Pemadaman Karhutla Kalsel Lebih Efektif

Sabtu, 5 September 2026 - 21:54

KAPOLDA KALSEL Bersama Wamenko Pangan, Rakor Penanganan Karhutla Lahirkan Inovasi Cairan MES Hingga Tindak Tegas Pelaku

Jumat, 4 September 2026 - 22:31

1.000 BOUGENVILLE Lindungi Ekologis Kota Banjarmasin

Jumat, 4 September 2026 - 21:56

PEDULI Krisis Air Bersih, Polsek Banjarmasin Timur Salurkan Bantuan untuk Warga Banua Anyar

Jumat, 4 September 2026 - 20:16

WARGA Sambut Antusias Hujan di Sebagian Wilayah Pontianak

Jumat, 4 September 2026 - 20:06

KARHUTLA Kalsel Capai 12.339 Hektare

Jumat, 4 September 2026 - 19:55

BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang

Jumat, 4 September 2026 - 00:54

PERKUAT SINERGI Media Lewat Media Gathering, Begini Penekanan Direktur Operasional Bank Kalsel

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca