TERDETEKSI Masih Tinggi Angka Putus Sekolah di Kalsel, Ini “PR” Disdikbud

- Penulis

Selasa, 30 September 2025 - 01:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Terdeteksi masih tinggi angka putus sekolah di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Ini dibenarkan pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel.

Meski tak merinci jumlah pasti, namun jumlah anak putus sekolah terdeteksi masih tinggi.

Beberapa faktor penyebab anak putus sekolah misalnya anak lebih memilih bekerja mencari uang dibandingkan sekolah.

Kemudian pernikahan dini, faktor kemiskinan, anak nakal, kasus bullying, faktor infrastruktur pendidikan dan banyak juga di antaranya pindah ke sekokah non formal seperti pondok pesantren sehingga terdata sebagai anak putus sekolah.

“Angka putus sekolah di Kalsel. Ini menjadi PR kita.

Penyebab paling banyak karena memilih bekerja,” kata Kepala Disdikbud Kalsel, Galuh Tantri Narindra, Senin (29/9/2025).

Pihaknya belum bisa membeberkan jumlah anak putus sekolah secara valid karena harus verifikasi data terlebih dulu.

Untuk menangggulangi persoalan ini menurut Galuh Tantri, perlu treatment (penanganan) yang berbeda beda karena alasan anak putus sekolah latar belakangnya bervariasi.

“Harus ada beberapa strategi penanganan  karena  penyebab anak putus sekolah  masing – masing berbeda,” kata Tantri.

Menurut Tantri, sebagai upaya menanggulangi hal tersebut pihaknya akan menggalakkan kembali program sekolah paket.

Baca Juga :   PEMADAMAAN yang Meluas- Beruntun, Komisi III DPRD Kalsel Panggil Kembali PLN

Selain itu, pihaknya akan bekerjasama dengan pondok pesantren agar bekerjasama dengan program paket.

Sehingga anak-anak mempunyai pilihan untuk mengejar sekolah formal.

Disdikbud Kalsel juga sedang menyusun program strategi lain yang tepat dalam penanganan anak putus sekolah.

“Namun langkah strategis baru bisa terlaksana pada 2026 dan itu dilaksanakan dengan kolaborasi bersama instansi terkait,” katanya.

Untuk saat ini, Disdikbud Kalsel sedang melakukan verifikasi data sehingga dapat diketahui jumlah dan alasan anak putus sekolah  yang valid.

“Dengan database itu nanti kita akan menyusun strategi penanganannya sehingga program dilaksanakan tak secara sporadis, jadi masalah putus sekolahnya apa nanti treatment (penanganan)  bagaimana,” kata Tantri.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan
RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu
LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18