APBD KALSEL 2021 Ditetapkan Rp5,515 Triliun, Prioritas Penanganan Covid-19

- Penulis

Kamis, 19 November 2020 - 20:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – DPRD Kalsel menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021 sebesar Rp5,41 triliun, pada paripurna dewan, Kamis (19/11/2020), di Banjarmasin.

Plt Gubernur Kalsel, H Rudy Resnawan mengharapkan APBD Kalsel tahun 2021 dapat memperbaiki kondisi daerah dalam menangani pandemi Covid-19 baik di sektor kesehatan, sosial ekonomi maupun pendidikan.

“APBD tahun 2021 diharapkan mampu mengakomodir kebutuhan pembangunan daerah sesuai dengan prioritas yang telah direncanakan,” kata Plt Gubernur Kalsel, H Rudy Resnawan.

Ditambahkan, laporan Badan Anggaran yang disertai dengan berbagai saran, arahan serta koreksi yang konstruktif menjadi masukan yang sangat berharga dalam penentuan kebijakan serta pelaksanaan berbagai program dan kegiatan selanjutnya.

“Saran, masukan dan koreksi itu akan menjadi perhatian, sehingga APBD tahun 2021 semakin matang dan tepat sasaran,” jelasnya.

Sebelumnya, laporan Badan Anggaran DPRD Kalsel menyampaikan Rancangan APBD tahun 2021, di mana target Pendapatan Daerah telah direncanakan sebesar Rp5,412 triliun. Kendati demikian angka tersebut mengalami kenaikan menjadi sebesar Rp5,415 triliun di luar dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Besaran alokasi anggaran tersebut diharapkan dapat mendukung target capaian pembangunan nasional pada tahun 2021 sesuai dengan kewenangan Pemprov Kalsel,” kata juru bicara Badan Anggaran, Gusti Rudiansyah.

Sedangkan alokasi Belanja Daerah pada Rancangan APBD Kalsel 2021 semula sebesar Rp5,462 triliun. “Setelah pelaksanaan pembahasan, angka tersebut mengalami kenaikan menjadi sebesar Rp5,515 triliun,” tambahnya.

Baca Juga :   TAHUN 2025, Bank Kalsel Hadirkan 4 Produk Baru

Politisi Golkar ini menambahkan, dari sisi Pembiayaan Daerah, berdasarkan hasil pembahasan yang dilaksanakan Badan Anggaran, terdapat selisih kurang untuk APBD 2021 sebesar Rp100 miliar dan kekurangan penganggaran tersebut akan ditutupi dari Surplus Pembiayaan Netto.

“Surplus tersebut didapat dari total penerimaan pembiayaan daerah yang berasal dari SILPA tahun anggaran sebelumnya,” jelasnya.

Gusti Rudiansyah menambahkan, Badan Anggaran menyarankan agar komitmen dalam pencapaian target dari pendapatan daerah harus menjadi hal pokok dan perhatian pemerintah daerah seiring dengan kondisi perekonomian baik di tingkat nasional maupun global yang masih belum stabil, sehingga perlu ada langkah-langkah konkret untuk hal tersebut yang meliputi pemantapan kelembagaan, intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan, koordinasi antara pusat dan daerah, peningkatan deviden BUMD, peningkatan peran dan fungsi UPTD, BLUD, UPPD dan balai-balai penghasil retribusi daerah lainnya serta peningkatan pendapatan yang berasal dari hasil pengelolaan aset milik daerah.

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Roy Rizali Anwar mengatakan, akan segera melaksanakan program kegiatan tahun 2021 dengan cepat mulai dari tahap persiapan juga proses lelang.

“Semua kegiatan di awal tahun yang prioritas kita harapkan segera dapat dilaksanakan,” ujarnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RATUSAN SOPIR TRUK dengan Armadanya Bereaksi, Dugaan BBM Biosolar Dilarikan ke Perusahaan Tambang di Kalsel
MASSA “SERBU” Kantor Gubernur Kalsel soal Distribusi-Pengawasan BBM Subsidi dan Keterbukaan Data Pertamina
DITERAPKAN Transaksi Nontunai di Seluruh Desa Kalsel
LINDUNGI GAGAL PANEN, 6.740 Hektare Pertanian Diasuransikan
IB AR RAHMAN Bank Kalsel Syariah, Solusi Miliki Kendaraan dengan Akad Syariah
POTENSI Transaksi Devisa Rp400 Triliun, Jamkrida Siap Masuk Sekema Dukungan Bank Kalsel
BANK KALSEL Buka Kantor Kas di MPP Tanah Bumbu, Perluas Akses Layanan Masyarakat
BANK KALSEL Mengajar, Ajak Pelajar Melek Finansial Sejak

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:58

RATUSAN SOPIR TRUK dengan Armadanya Bereaksi, Dugaan BBM Biosolar Dilarikan ke Perusahaan Tambang di Kalsel

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:52

MASSA “SERBU” Kantor Gubernur Kalsel soal Distribusi-Pengawasan BBM Subsidi dan Keterbukaan Data Pertamina

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:51

MENKES: Label Nutri-Level untuk Pilih Makanan-minuman Sehat

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:01

TANGAN TERBORGOL, Eks Pejabat Kejari HSU Digiring ke Ruang Persidangan Tipikor Banjarmasin

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:33

ERA BARU Logistik Polri Semakin Modern untuk Menunjang Pelayanan kepada Masyarakat

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:20

PRESTASI GEMILANG di Tingkat Nasional, Kapolda Kalsel “Diganjar Penghargaan” dari Kapolri

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:00

SOSOK PRIA Videonya Viral, Khalikin Buka Suara dan “Gentlemen” Minta Maaf ke Publik

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:23

SERATUS DRIVER SKPD Pemprov Dilatih Ditlantas Polda Kalsel Keterampilan Safety Driving di SDC Banjarbaru

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca