Suarindonesia – Calon Jemaah Haji (Calhaj) asal Kabupaten Balangan 2019 M/1440 H, yang tergabung dalam kloter 16, diberangkatkan Bupati Balangan H Ansharuddin, menuju Asrama Haji di Banjarbaru, Rabu (31/7).
Pelepasan Calon Jamaah Haji (calhaj) mengambil tempat di halaman parkir Masjid Al Akbar Balangan, dengan dihadiri Ketua DPRD Balangan H Abdul Hadi, Kamenag Balangan HM Yamani, Unsur Forkopimda Balangan, Sekdakab Ir H Ruskariadi dan kepala SKPD lingkup Pemkab setempat serta Ketua TP PKK Balangan Hj Nursidah
Ansharuddin dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Balangan.
Dari pantauan Saat pelepasan 132 calhaj Balangan terlihat sejumlah keluarga, kerabat dari calon jemaah haji memenuhi halaman masjid Al Akbar.
Begitu tampak raut wajah dari sejumlah keluarga yang mengharukan saat akan melepas anggota keluarganya.
Bahkan ada menangis sambil berpelukan dan melambaikan tangan begitu para calhaj akan berangkat munuju ke Asrama Haji Banjarbaru.
Kepala kantor Kementrian Agama Balangan, HM Yamani mengatakan bahwa keberangkatan calhaj asal Balangan sebanyak 132 jemaah yang terdiri dari 60 laki laki, 72 perempuan dan termasuk satu orang tenaga pendamping haji daerah (TPHD).
Dari calhaj yang berangkat, tercatat peserta dengan usia tertua, Syahdan Hasan Basri Khalik (82) asal Kelurahan Paringin Kota kecamatan Paringin. Sedangkan calhaj termuda, Indah Fatreana Fathurrahman (19) asal kelurahan Batu Piring kecamatan Paringin Selatan (Parsel).
Lebih lanjut dikatakannya, calon jemaah haji Balangan
tergabung dalam dua kloter, kloter 16 yang akan berangkat tanggal 1 Agustus menuju Jeddah gabung dengan kabupaten Tabalong, jumlah calhaj yang berangkat sebanyak 121 orang dan kloter 19 gabung dengan kabupaten HSU sebanyak 11 orang cahaj, berangkat menuju Madinah pada tanggal 4 Agustus.
“Hari ini seluruh calhaj Balangan kloter 16 berangkat menuju asrama haji di Banjarbaru untuk selanjut diberangkatkan ke Jedah melalui embarkasi bandara Samsudinnor,” imbuhnya.
“Jadi kita doakan semoga seluruh calon jemaah haji khususnya asal Balangan mendapatkan kesehatan, keselamatan dan mendapatkan haji yang mabrur,” doanya.
Sementara, Bupati H Ansharuddin berpesan kepada jemaah calon haji untuk dapat meluruskan niat dalam menunaikan rukun Islam kelima itu. Apalagi nilai dari ibadah haji adalah kualitas dan kekhusyukan.
Karenanya, calon jemaah haji ketika sujud di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, melaksanakan wukuf di Padang Arafah, melontar jumrah di Mina serta rukun haji lainnya, agar dapat melaksanakan dengan penuh kekhusyukan, memahami makna dan hakekatnya, sebagaimana telah dipelajari dalam manasik haji.
“Niatkan ibadah haji adalah untuk Allah semata, sambil memohon Ridhonya sehingga pulang menjadi haji yang mabrur,” katanya.
Dan tidak lupa, bupati mengingatkan kepada calhaj Balangan yang menjadi duta-duta bangsa (daerah, red) agar bisa menjaga serta mampu memelihara dan berhati-hati dalam menjaga kesucian nilai ibadah, patuhi nasehat pembimbing ibadah haji saat menjalankan semua rukun dan wajib haji, serta sunahnya, karena berhaji merupakan pengungkapan syiar atas kebesaran Allah SWT.
“Jagalah nama baik daerah dan bangsa, karena jamaah haji juga merupakan duta daerah dan duta bangsa Indonesia,” katanya sembari meminta do’akan supaya kabupaten Balangan selalu aman, tentram dan sejahtera. (JN/ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















