200 BIBIT Anggrek Hitam Tujuan Kediri Diperiksa Karantina Kalsel

- Penulis

Selasa, 20 Februari 2024 - 20:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas karantina saat memeriksa bibit Anggrek Hitam sebelum dilalulintaskan menuju Kota Semarang melalui tempat pengeluaran Bandara Internasional Syamsudin Noor di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (19/2/2024). [ANTARA/HO-Karantina Kalsel]

Petugas karantina saat memeriksa bibit Anggrek Hitam sebelum dilalulintaskan menuju Kota Semarang melalui tempat pengeluaran Bandara Internasional Syamsudin Noor di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (19/2/2024). [ANTARA/HO-Karantina Kalsel]

SuarIndonesia — Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memeriksa sebanyak 200 batang bibit tanaman Anggrek Hitam melalui tempat pengeluaran Bandara Internasional Syamsudin Noor yang akan dikirim menuju Kota Kediri, Jawa Timur.

“Anggrek Hitam adalah salah satu jenis anggrek spesies yang langka,” kata Kepala Karantina Kalsel Sudirman di Banjarmasin, Selasa (20/2/2024).

Ia menyebutkan meskipun Anggrek Hitam termasuk tanaman langka, namun berdasarkan peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan tentang jenis tumbuhan dan satwa yang dilindungi, Anggrek Hitam tidak lagi dilindungi sehingga boleh dilalulintaskan.

“Kita melakukan pemeriksaan fisik dengan cermat untuk memastikan jenis tanaman ini tidak dilindungi dan diperbolehkan dikirim,” ujarnya seperti dilansir AntaraNews.

Selain itu, pihaknya juga memastikan ratusan bibit anggrek terbebas dari organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK) berupa serangga hidup.

Sudirman menuturkan pemeriksaan dilakukan secara visual untuk mengetahui apakah terdapat gejala OPTK pada bagian daun maupun batang anggrek serta bersih dari tanah.

Baca Juga :   DPRD Kalsel Dukung Program Cetak Sawah, Kurangi Ketergantungan Impor Pangan

Kemudian memeriksa dokumen penyerta terkait jumlah dan jenis komoditas sudah sesuai sebelum dilalulintaskan ke daerah tujuan.

Setelah dilakukan seluruh tahap pemeriksaan, kata dia, bibit tanaman Anggrek Hitam dinyatakan layak dilalulintaskan karena dalam kondisi baik dan sehat serta bukan merupakan jenis anggrek yang dilindungi.

Selanjutnya, Karantina menerbitkan Sertifikat Kesehatan Tumbuhan Antararea (KT-12) sebagai persyaratan wajib agar dapat dilalulintaskan ke Kota Kediri.

“Seluruh rangkaian pemeriksaan untuk mencegah risiko keluar dan tersebarnya OPTK serta mencegah peredaran ilegal tumbuhan yang dilindungi undang-undang,” ujarnya lagi. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DITEGASKAN GUBERNUR KALSEL Komitmen Bangun Ekosistem Seni Inklusi
RIBUAN CALON MAHASISWA Ikuti Tes Gelombang I UNISKA MAB
DISERBU WARGA Stan UMKM Gratis dan Pasar Murah, Kapolda Kalsel Pimpin Jalan Santai CFD
ANTREAN TRUK Mengular di SPBU Batas Kota Pal 6 Banjarmasin
PENGAKUAN PEMBUNUH Kakak Ipar, Sakit Hati Sering Ribut dan Pemukulan
RESMI DITUTUP Sekdaprov Kalsel MTQN Tingkat Provinsi di Batola, Piala Bergilir dan Tetap Diraih Kota Banjarmasin
BERGESER JABATAN Sejumlah “PAMEN” Lingkup Polda Kalsel, Termasuk Lima Kapolres
MANGKIR, Empat Pejabat PDAM Batola Ditangkap Tim Gabungan Kejaksaan dan Dijebloskan ke Lapas

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:16

BERTAMBAH LAGI, Peserta SPPI Meninggal saat Latmil Jadi 4 Orang

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:39

MANGKIR, Empat Pejabat PDAM Batola Ditangkap Tim Gabungan Kejaksaan dan Dijebloskan ke Lapas

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:58

POLRI Rekrutmen Penyandang Disabilitas

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:50

INDONESIA Hentikan Impor Solar Menyusul mandatori B50

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:37

PERTEMUAN Menteri P2MI dengan Gubernur Kalsel, Disampaikan Banyak Anak Muda Potensi Bersaing di Dunia Kerja Internasional

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:23

477 SISWA Berbagai Daerah Tempuh Pendidikan di SMA Taruna Kampus IKN

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:10

PIDSUS dan PIDUM Diwacanakan Digabung Jadi JAM Operasi

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:35

INDONESIA Targetkan jadi Lumbung Pangan Dunia

Berita Terbaru

Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al Banjari (MAB) menggelar Tes Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Gelombang I di Kampus Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala, Minggu (28/6/2026). (SuaIndonesia/Ist)

Barito Kuala

RIBUAN CALON MAHASISWA Ikuti Tes Gelombang I UNISKA MAB

Minggu, 28 Jun 2026 - 17:43

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca