125 MILIAR RUPIAH Diperlukan untuk Pengembangan RSUD Sultan Suriansyah

- Penulis

Kamis, 17 Juni 2021 - 19:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RSUD Sultan Suriansyah Kota Banjarmasin

RSUD Sultan Suriansyah Kota Banjarmasin

SuarIndonesia – Rencana pengembangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Suriansyah, Kota Banjarmasin memerlukan dana yang tidak sedikit.

Hal itu diketahui dari ekspose usulan anggaran tahun 2022 yang dilakukan pihak rumah sakit kepada Pemerintah Kota Banjarmasin pada Kamis (17/06/2021). Di sana menunjukkan kalau proyek pengembangan fasilitas rumah sakit tersebut memerlukan dana sebesar Rp125 miliar.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi menjelaskan, besarnya anggaran yang diajukan ke Pemko Banjarmasin dikarenakan masih banyaknya keperluan untuk pengembangan rumah sakit milik Pemko Banjarmasin itu.

Di antaranya untuk penyempurnaan gedung utama rumah sakit dan pembangunan lanjutan yang memakan biaya sebesar Rp25 miliar.

Machli menjelaskan, gedung utama rumah sakit plat merah itu hingga kini belum bisa beroperasi gara-gara proses pembangunannya yang belum disempurnakan, seperti penyediaan dan pemasangan keramik untuk lantai.

“Kalau kita bisa memfungsikan gedung utama, kebutuhan masyarakat Kota Banjarmasin terhadap pelayanan rumah sakit tidak lagi menjadi sebuah persoalan,” ungkapnya usai rapat tersebut, Kamis (17/6/2021) siang di Balai Kota.

Selain itu, pihaknya jua menilai perlu dilakukan penambahan tempat tidur yang digunakan pasien di rumah sakit untuk beristirahat sebanyak 100 unit.

Pasalnya, saat ini RSUD Sultan Suriansyah mengalami kekurangan kapasitas tempat tidur untuk pasien yang dirawat. Hal itu dikarenakan dari total 100 tempat tidur yang ada, 50 persen dipakai untuk penanganan pasien Covid-19.

“Hanya tinggal 50 persen saja untuk pasien umum. Jadi, ketika ada warga kita yang datang untuk berobat dan harus melakukan rawat inap tidak bisa tertampung. Karena tempat tidurnya sedikit,” jelasnya.

Kondisi tersebut memaksa pihak RSUD Sultan Suriansyah dirujuk ke rumah sakit lainnya. Hal ini rupanya cukup disayangkan oleh mantan Wadir Administrasi dan Keuangan RSJ Sambang itu.

Baca Juga :   APRESIASI Kinerja Polda, Siap Dukung Program Kamtibmas

“Sedikit-sedikit dirujuk. Mestinya warga Banjarmasin ditampung dan dilayani di rumah sakit sendiri. Agar warga Banjarmasin bangga dan karena memiliki rumah sakit sendiri,” tegasnya.

Selain itu, ada hal penting lainnya yang juga harus segera dilakukan untuk pengembangan rumah sakit, yakni membebaskan lahan di sekitar rumah sakit agar bisa dijadikan tempat parkir dan taman.

Dalam hal ini, anggaran yang diperlukan pun tak sedikit. Yakni, Rp19 miliar untuk pembebasan lahan. Dan Rp2,5 miliar pembangunan lahan parkirnya.

“Tempat parkir yang ada saat ini tidak mencukupi. Maka perlu kiranya pembebasan yang ada di sekitar rumah sakit,” jelasnya.

Lebih lanjut, anggaran lain yang diperlukan yakni pengadaan alat kesehatan atau alat penunjang medik fasilitas pelayanan kesehatan rumah sakit Rp8 miliar.

Kemudian penyediaan peralatan dan perlengkapan kantor di rumah sakit yang memerlukan anggaran sebesar Rp3 miliar, Rp9 miliar untuk operasional pelayanan rumah sakit, dan Rp2 miliar untuk pengembangan rumah sakit.

Kemudian ada pula anggaran pengadaan obat dan vaksin Covid-19 sebesar Rp5 miliar, dan anggaran pelayanan dan penunjang pelayanan badan layanan usaha daerah (BLUD) sebesar Rp50 miliar.

Alhasil, total dana keseluruhan yang dibutuhkan untuk pengembagan rumah sakit yang ada di Jalan Rantauan Darat, Kelurahan Kelayan Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan itu mencapai Rp125 miliar. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEPEDULIAN ARUTMIN, Sejak Awal Turut Bergerak Penanganan Karhutla
HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel
OMC Semai Tiga Ton Garam
WUJUD KEPEDULIAN Jajaran Polresta Banjarmasin Sambangi Rumah Duka Anggota Relawan BPK KTC
SEHARI PENCARIAN, Jasad Anak yang Tenggelam Ditemukan
SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng
TIM BAPANAS RI Dikawal Polda Kalsel Cek Stok dan Harga Beras di Pasar Muara Kelayan
DPRD Kalsel dan Kalteng Perkuat Wawasan Ekonomi dan Keuangan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 21:58

KARHUTLA Kalteng: Ada 25 Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Selasa, 8 September 2026 - 21:53

OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya

Selasa, 8 September 2026 - 20:40

KEMENHUT Tangkap BG Pemodal Illegal Logging

Selasa, 8 September 2026 - 20:34

MANFAATKAN Inovasi Cairan Surfaktan Tangani Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 22:59

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Senin, 7 September 2026 - 22:54

OMC Kalteng Terkendala Langit Minim Awan

Senin, 7 September 2026 - 21:45

SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Senin, 7 September 2026 - 13:13

DPRD Kalsel dan Kalteng Perkuat Wawasan Ekonomi dan Keuangan

Berita Terbaru

Hujan lebat terjadi di sepanjang Jalan Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (8/9/2026) petang.(Foto: Kompas.com)

Kalteng

OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:53

Hujan di Kalsel. (Foto: Istimewa)

Balangan

HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:38

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca