1.100 JEMAAH Haji Meninggal di Arab Saudi

- Penulis

Minggu, 23 Juni 2024 - 23:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 1.100 orang jemaah haji meninggal dunia tahun ini setelah menderita sengatan matahari akibat gelombang panas yang ekstrem.[AFP/Fadel Senna]

Sebanyak 1.100 orang jemaah haji meninggal dunia tahun ini setelah menderita sengatan matahari akibat gelombang panas yang ekstrem.[AFP/Fadel Senna]

SuarIndonesia — Sebanyak 1.100 orang jemaah haji meninggal dunia tahun ini. Pemerintah Arab Saudi menyebut hal itu efek dari panas ekstrem, sementara pemerintah Mesir menyalahkan pihak travel.

Dikutip detikNews dari Deutsche Welle dan Channel News Asia, Minggu (21/6/2024), pejabat senior Saudi membela pengelolaan ibadah haji yang dilakukan kerajaan setelah berbagai negara melaporkan lebih dari 1.100 jemaah meninggal.

“Negara tidak gagal, tapi ada kesalahan penilaian di pihak masyarakat yang tidak menyadari risikonya,” kata pejabat tersebut kepada AFP dalam komentar pertama pemerintah mengenai jumlah jemaah yang meninggal.

Penghitungan AFP pada hari Jumat, yang mengumpulkan pernyataan resmi dan laporan dari diplomat yang terlibat dalam respons tersebut, menyebutkan jumlah jemaah haji meninggal mencapai 1.126 orang, lebih dari separuhnya berasal dari Mesir.

Pejabat senior Saudi mengatakan pemerintah Saudi telah mengkonfirmasi 577 kematian dalam 2 hari tersibuk ibadah haji: Sabtu (15/6/2024) ketika jamaah berkumpul di Arafah dan Minggu (16/6/2024) lalu ketika jemaah melakukan ritual di Mina.

“Ini terjadi di tengah kondisi cuaca buruk dan suhu yang sangat ekstrem,” kata pejabat tersebut sambil mengakui bahwa jumlah 577 jemaah haji hanya sebagian dan tidak mencakup seluruh jamaah haji yang secara resmi berakhir pada Rabu (19/6/2024) lalu.

Haji adalah salah satu dari lima rukun Islam dan semua umat Islam yang mampu harus menyelesaikannya setidaknya satu kali seumur hidup. Pejabat Saudi sebelumnya mengatakan 1,8 juta jemaah haji ambil bagian tahun ini, jumlah yang sama dengan tahun lalu, dan 1,6 juta datang dari luar negeri.

Haji, yang waktunya ditentukan oleh kalender Hijriah, jatuh lagi tahun ini selama musim panas yang terik di Saudi. Suhu mencapai 51,8 derajat Celcius di Masjidil Haram di Makkah pada hari Senin (17/6/2024) lalu.

Jemaah yang tidak terdaftar tidak memiliki akses terhadap fasilitas yang dimaksudkan untuk membuat ibadah haji lebih nyaman, termasuk tenda ber-AC.

Mesir Tuntut Agen Travel
Banyaknya jemaah haji yang meninggal membuat Pemerintah Mesir mengumumkan rencana penuntutan terhadap 16 agen perjalanan. Mesir juga akan mencabut izin mereka atas kematian warga Mesir selama melaksanakan haji di Makkah.

Setidaknya, 658 jemaah yang meninggal adalah orang Mesir. Setelah pertemuan darurat mengenai kematian jemaah haji, pemerintah Mesir mengatakan tingginya angka kematian di antara jemaah asal Mesir adalah konsekuensi langsung dari beberapa agen perjalanan yang mengabaikan aturan dengan mengirimkan jemaah ‘tidak terdaftar’.

Baca Juga :   TAIPEI OPEN 2026: Leo/Daniel Juara Sikat Wakil Malaysia

Untuk melakukan ibadah haji, jemaah harus memiliki izin resmi dari Arab Saudi untuk memasuki negara tersebut. Saudi sendiri telah menerapkan sistem kuota setiap tahunnya karena keterbatasan tempat pelaksanaan ibadah.

Kairo berpendapat beberapa agen perjalanan mengirim jemaah ke Arab Saudi dengan visa kunjungan pribadi, bukan visa haji. Visa semacam itu tidak mengizinkan pemegangnya mengakses Makkah.

Untuk menghindari hal tersebut, kata pemerintah Mesir, para jemaah haji tersebut harus berjalan melewati padang pasir menuju Makkah, agar tidak tertangkap oleh pihak berwenang Saudi. Jika tertangkap tanpa visa yang benar, jamaah berisiko dideportasi.

Jemaah haji yang tidak terdaftar itu tidak mendapatkan manfaat dari fasilitas yang ditawarkan oleh pemerintah Saudi untuk meringankan kesulitan beberapa ibadah, yang sebagian besar dilakukan di luar ruangan di tengah panas terik. Pihak berwenang Mesir juga mengatakan agen-agen perjalanan tersebut tidak menyediakan ‘akomodasi yang sesuai’ kepada para jemaah yang mereka kirim.

Mesir menyebut hal itu menyebabkan ‘kelelahan’ para jemaah karena suhu yang tinggi. Pihak berwenang Mesir menyebut 31 kematian di antara jamaah haji Mesir yang terdaftar, dengan menyebut ‘penyakit kronis’ sebagai penyebab kematian.

Menteri Luar Negeri Mesir, Sameh Shoukry, mengatakan sebagian besar dari mereka yang meninggal adalah jemaah haji yang tidak terdaftar.

“Agen perjalanan yang memfasilitasi perjalanan mereka tidak menawarkan layanan apa pun kepada mereka,” katanya.

Laporan pemerintah mengenai krisis ini awalnya menyebutkan 16 agen perjalanan sebagai pihak yang bertanggung jawab.

“Perdana Menteri telah memerintahkan pencabutan izin perusahaan-perusahaan ini, manajer mereka dirujuk ke jaksa penuntut umum dan pengenaan denda untuk memberi manfaat bagi keluarga jamaah yang meninggal karena mereka,” kata kabinet Mesir. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

ALVIN TEDJO, Politikus Keturunan Indonesia Terpilih Jadi Wali Kota Mississauga Kanada
VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
RACE MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tempel Jorge Martin, Beda 2 Poin
RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!
MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:13

MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:09

PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:52

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:28

PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:45

PETIR MENGGELEGAR Tanpa Adanya Hujan di Wilayah Banjarmasin

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12

HUJAN di KALSEL dan KALTENG Berkat Operasi Modifikasi Cuaca

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:12

KAPOLDA KALSEL Kumpul Bersama Masyarakat di Kampung Nusantara

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:44

DIALOG DAERAH Pembahasan Ranperda Prioritas Tahun 2027

Berita Terbaru


Ilustrasi visual yang menggambarkan kesiapan bantuan peralatan pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) untuk 13 kabupaten di Kalimantan Tengah. (SI/UT/@Gemini.Ai)

Kalteng

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Okt 2026 - 21:59