UMK Banjarmasin Naik Jadi Rp2.689.362

UMK Banjarmasin Naik Jadi Rp2.689.362

Suarindonesia – Upah Minimum Kota (UMK) Banjarmasin naik 8,03 persen dari UMK sebelumnya menjadi Rp2,689,362. Kenaikan UMK tersebut berbeda dengan Upah minimum Provinsi (UMP) yang mengalami kenaikan sebesar 8,04 persen.

Menurut Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Ketenagakerjaan Priyo Eko, pada minggu depan akan segera dilakukan sosialisasi ke perusahaan. Terdapat sebanyak 150 sampai 200 perusahaan yang akan disosialisasi soal kenaikan UMK tersebut.

“Kemungkinan minggu depan kita akan lakukan sosialisasi ke perusahaan-perusahaan besar. Sekitar 150 sampai 200 perusahaan yang akan kita undang,” ucapnya.

Sementara itu dengan kenaikan UMK tersebut diharapkannya pada perusahaan dapat menerima dan membayarkan gaji para pekerjanya sesuai dengan UMK yang telah ditetapkan.

“Kita harapkan Perusahaan membayarkan UMK yang sudah kita tetapkan. Karena di Kalimantan Selatan kalau tidak salah hanya empat kabupaten/kota yang memiliki UMK, sedangkan yang lain yang tidak memiliki UMK mereka mengikuti UMP,” jelasnya.

Apabila kalau perusahaanya tidak mampu membayar sesuai UMK, itu tidak apa-apa kalau pekerjanya menerima saja. Tapi kalau pekerjanya tidak terima merasa bahwa perusahaan lebih untung besar dan dirinya hanya dibayar di bawah UMK, bisa mengajukan protes.

“Mereka yang tidak terima diberikan upah di bawah UMK bisa melakukan protes dengan mengajukan nota protes, di mana nota protes itu harus berupa bipartit, antara pekerja dan perusahaan,” tuturnya.

Kalau tidak ketemu ujung pangkalnya itu, maka dia berhak tripartit atau melaporkan ke dinas. Jadi orang dinas yang akan menengahi perusahaan yang melanggar aturan main tersebut.

‘’Kalau melanggar aturan main itu tentunya dia akan kalah. Karena ditentukan oleh Pengadilan Ketenagakerjaan Negara. Langkah dinas itu memberi catatan kepada Pengadilan Ketenagakerjaan yang kemudian memberi arahan,” katanya.(SU)

 194 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: