TRUMP Larang Warga 12 Negara Masuk AS

- Penulis

Selasa, 10 Juni 2025 - 00:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden AS Donald Trump. (dok. Reuters)

Presiden AS Donald Trump. (dok. Reuters)

SuarIndonesia — Larangan perjalanan terbaru yang ditetapkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi berlaku pada Senin (9/6/2025) dini hari waktu setempat. Warga negara dari 12 negara, termasuk Afghanistan dan Iran, kini dilarang untuk memasuki wilayah AS.

Langkah ini diperkirakan akan mengganggu jalur pengungsi dan semakin membatasi imigrasi karena pemerintahan Trump memperluas penindakan keras terhadap masuknya para migran ilegal ke AS. Larangan perjalanan semacam ini menghidupkan kembali kebijakan yang memecah-belah dari masa jabatan pertama Trump.

Banyak negara yang masuk dalam pembatasan itu, seperti dikutip detikNews dari AFP, Senin (9/6/2025), memiliki hubungan bermusuhan dengan AS, seperti Iran dan Afghanistan, sedangkan beberapa negara lainnya menghadapi krisis yang parah, seperti Haiti dan Libya.

Saat mengumumkan larangan perjalanan terbaru ini pekan lalu, Trump menyebut langkahnya ini didorong oleh “serangan teroris” baru-baru ini terhadap warga Yahudi di Colorado. Serangan itu didalangi oleh seorang pria yang, menurut Gedung Putih, telah melewati batas masa berlaku visanya di AS.

Serangan itu, kata Trump, “menegaskan bahaya ekstrem yang ditimbulkan bagi negara kita oleh masuknya warga negara asing yang tidak diperiksa dengan benar| atau yang melewati batas masa berlaku visa mereka.

Baca Juga :   TAIPEI OPEN 2026: Leo/Daniel Juara Sikat Wakil Malaysia

Langkah tersebut, menurut Gedung Putih, melarang semua perjalanan ke AS oleh warga negara Afghanistan, Myanmar, Chad, Kongo-Brazzaville, Guinea Ekuatorial, Eritrea, Haiti, Iran, Libya, Somalia, Sudan dan Yaman.

Trump juga memberlakukan larangan sebagian bagi para pelancong dari Burundi, Kuba, Laos, Sierra Leone, Togo, Turkmenistan, dan Venezuela. Beberapa visa kerja sementara dari negara-negara tersebut akan diizinkan.

Dalam pernyataannya, Trump memperingatkan bahwa negara-negara baru dapat ditambahkan ke dalam daftar larangan perjalanan “seiring munculnya ancaman di seluruh dunia”.

Sementara itu, menurut perintah Trump, larangan perjalanan itu tidak akan berlaku bagi para atlet yang berlaga di Piala Dunia 2026, yang akan digelar oleh AS dengan Kanada dan Meksiko, atau Olimpiade Los Angeles 2028.

Larangan tersebut juga tidak berlaku para diplomat dari negara-negara yang menjadi sasaran. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang
JEPANG Kerahkan Kapal dan Helikopter Bantu Tangani Karhutla di Indonesia
BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang
RACE MotoGP Inggris 2026: Fernandez Juara Ungguli Martin dan Bezzecchi
TAIPEI OPEN 2026: Leo/Daniel Juara Sikat Wakil Malaysia
CHINA OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara, Sukses Pertahankan Gelar!
SUPORTER Spanyol Bahagia Timnya Juara Dunia 2026

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:26

RUDY RESNAWAN tak Kuasa Tahan Tangis, Kenang Sosok Rudy Ariffin

Minggu, 6 September 2026 - 17:18

DI RUMAH DUKA, Jenazah Rudy Ariffin Disambut Haru

Minggu, 6 September 2026 - 15:08

KENANGAN Haris Makkie pada Almahum H Rudy Ariffin, Sempat Membahas soal Perkembangan Pembangunan Kalsel

Minggu, 6 September 2026 - 14:53

ALMARHUM Rudy Ariffin Semasanya Sosok Karismatik, Ini Deretan Capaian Dihasilkan dari Kepemimpinan

Minggu, 6 September 2026 - 14:43

KALSEL BERDUKA, Gubernur Periode 2005 — 2015 Berpulang ke Rahmatullah

Sabtu, 5 September 2026 - 21:54

KAPOLDA KALSEL Bersama Wamenko Pangan, Rakor Penanganan Karhutla Lahirkan Inovasi Cairan MES Hingga Tindak Tegas Pelaku

Jumat, 4 September 2026 - 22:31

1.000 BOUGENVILLE Lindungi Ekologis Kota Banjarmasin

Jumat, 4 September 2026 - 22:12

RAKOR KARHUTLA, Polda Kalsel Kenalkan Inovasi Cairan Pemadam dan Kolam Portable untuk Lahan Gambut

Berita Terbaru

Kalsel

DI RUMAH DUKA, Jenazah Rudy Ariffin Disambut Haru

Minggu, 6 Sep 2026 - 17:18

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca