Tak Disangka, Banjarmasin Masuk Nominasi Adipura Kencana

Tak Disangka, Banjarmasin Masuk Nominasi Adipura Kencana

Suarindonesia – Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina mengaku tidak menyangka dan sangat terkejut, manakala Kota Banjarmasin mendapatkan undangan karena masuk nominasi sekaligus mempresentasikan Adipura Kencana periode 2017-2018, dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI di Hotel Rizt Carlton Mega Kuningan Jakarta, Selasa (4/12/2018) siang pukul 13.30-15.30 WIB.

“Pada awalnya kami ngak menyangka, dan sangat terkejut karena termasuk kota yang masuk nominasi penerima Anugerah Adipura Kencana. Makanya hari ini (kemarin, red) langsung mengumpulkan semua instansi terkait untuk mengumpulkan bahan presentasinya,” ucap Walikota H Ibnu Sina kepada wartawan, usai memimpin rapat terbatas, di Aula Integrasi Banjarmasin, Senin (3/13).

Selanjutnya, Walikota Ibnu Sina akan menjalani wawancara dengan Dewan Pertimbangan Adipura dan di hadapan para panelis. Dan Banjarmasin kali pertama mendapatkan undangan resmi yang dikirim Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya Kemen LHK Rosa Vivien Ratnawati bernomor UN 106/PSLB3/PLB.0/11/2018, tertanggal 29 November 2018.

Menurut Ibnu Sina, Banjarmasin mendapat nominasi untuk dapat meraih Adipura Kencana. Ini mengingat, sudah tiga kali Kota Seribu Sungai ini mendapat Adipura Kirana. Ibnu pun mengaku optimis bisa mendapatkan Adipura Kencana dengan diberikan kesempatannya oleh KLHK, bahwa Banjarmasin dinominasikan.

“Sebenarnya antara optimis dan pesimis. Tapi mudah-mudahan Banjarmasin bisa,” kata Walikota H Ibnu Sina.

Jadi, katanya, adanya undangan ini dibenarkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin Drs H Mukhyar. Ia menyebut Walikota Ibnu Sina akan mempresentasikan program Adipura yang telah dicapai di hadapan Kementerian LHK dan Dewan Pertimbangan Adipura Kencana.

“Jadi rencananya, besok (Selasa) walikota berangkat. Jam 13.30 WIB. Dia akan melakukan presentasi di sana dalam waktu 40 menit. Kemudian, pemaparannya sebanyak 60 menit. Sekaligus berdiskusi. Diperkirakan sekitar 120 menit sudah selesai,” ucap Mukhyar kepada wartawan di Balai Kota Banjarmasin, Senin (3/12) siang.

Menurut Mukhyar, dalam penilaian Adipura Kencana ini bukan hanya dinilai dari kebersihan, melainkan, partisipasi masyarakat dan peningkatan ekonomi dengan program kebersihan. “Ya, tentunya ada terobosan baru dalam rangka pengelolaan kebersihan,” katanya.

Dia menjelaskan, saat ini Banjarmasin sudah memiliki terobosan dengan adanya pengurangan kantong plastik, pengukuran udara untuk disampaikan Walikota Ibnu Sina nantinya di Jakarta.

Mukhyar menegaskan, untuk penghargaan Adipura 2019 Banjarmasin mendapat nominasi Adipura Kencana. Selama ini berarti, Banjarmasin sudah empat kali menyabet penghargaan Adipura. Sebelumnya, di era Walikota Muhidin telah meraih satu penghargaan Adipura Kirana, dilanjutkan di masa Pjs Walikota HM Thamrin serta sekarang di era Walikota Ibnu Sina. “Ya, targetnya memang Adipura Kencana,” ucapnya.

Mukhyar berharap, dukungan dari seluruh SKPD maupun awak media bisa memacu Pemko Banjarmasin untuk dapat meraih Adipura. Ini mengingat, Adipura kencana ini dianggapnya sangat luar biasa.

“Jujur ini berat, karena sebelumnya presentasi walikota di hadapan empat dewan juri. Namun di undangan, kita diminta untuk memotokopi bahan hingga 20 buah. Menurut kemungkinan, ada pakar-pakar lain yang akan menilai,” katanya.

Meski berat, Mukhyar hakul yakin dengan kemampuan Walikota Ibnu Sina, apalagi didukung keadaan kota yang memungkinkan Banjarmasin untuk mendapatkan Adipura Kencana. “Makanya, kita jalani saja, kita percaya
kemampuan walikota,” ucapnya.

Bagi dia, saat ini bukan hanya kebersihan dan sebagainya, tetapi ada juga dokumen yang harus kita siapkan, seperti kebijakan strategi daerah (jakstrada) dan Banjarmasin memang selama ini mendapatkan poin cukup bagus.(SU)

 217 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: