SUBSIDI BBM Dialihkan jadi Subsidi Upah Pekerja

SuarIndonesia – Pemerintah mengganti subsidi BBM dengan bantuan langsung tunai (BLT), salah satunya bantuan subsidi upah (BSU) bagi pekerja dengan penghasilan di bawah Rp 3,5 juta.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Kalsel, Ifan Suyuti, belum mengetahui terkait kebijakan BSU tersebut.

Menurutnya, berkaca dari bantuan sebelumnya langsung dilaksanakan pemerintah pusat tanpa melalui pemerintah daerah.

Ia memperkirakan, BSU tersebut diberlakukan sama dengan kebijakan sebelumnya.

Di mana masing-masing pekerja mendaftar melalui internet. “Kalai jenis BLT biasa tidak melalui kami, kemungkinan melalui Dinas Sosial,” ujar Irfan, Minggu (4/9/2022).

Ditanya berapa pekerja yang kemungkinan mendapatkan BSU ?. Irfan tak bisa memperkirakan karena kebijakan tersebut tidak melibatkan Disnakertrans.

“Bantuan yang sebelumnya kan begitu juga, calon penerima langsung mendaftar dan diverifikasi melalui sistem online,” bebernya.

Sebelumnya pada Sabtu (3/9/2022), Presiden RI, Joko Widodo, mengumumkan kenaikan harga BBM jenis pertalite, pertamax, dan solar. Menurut Jokowi, lebih dari 70 persen subsidi justru dinikmati kelompok masyarakat mampu yaitu pemilik mobil pribadi.
Jokowi pun memastikan anggaran subsidi dialihkan untuk bantuan sosial (bansos) yang saat ini sudah berjalan, salah satunya
menyiapkan anggaran Rp 9,6 triliuan untuk 16 juta pekerja dengan gaji maksimum 3,5 juta per bulan dalam bentuk subsidi upah yang diberikan sebesar Rp 600 ribu.(RW)

 252 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!