SuarIndonesia – Menyusul terjadinya kebakaran yang melanda di UPTD Dinas Perindag yang sebelumnya merupakan Kantor Dinas Pasar Kota Banjarmasin di Lantai 3 Pasar Baru, Kamis (24/10/2019) subuh dini hari akhirnya menghanguskan seluruh arsip dinas yang membawahi pasar se Kota Banjarmasin.
Dengan peristiwa tersebut Wakil Wali Kota Banjarmasin H Hermansyah, langsung melakukan peninjauan ke Kantor Bidang Peningkatan Sarana dan Prasarana (PSDP) dan Pasar Disperindag kota Banjarmasin, yang berseberangan dengan Toserba Lima Cahaya di kawasan Pasar Baru lantai 3 tersebut.
Bahkan pada kesempatan peninjauan di lokasi pasar yang tinggal puing-puing tersebut, politisi PDIP Kalsel ini menyampaikan rasa simpatiknya atas terjadinya musibah kebakaran tersebut, dan menjadikannya sebagai pembelajaran untuk ke depannya lebih berhati-hati dalam meninggalkan Kantor Dinas Pasar.

Namun, mantan anggota dewan provinsi tersebut, juga tetap meminta agar Dinas Pasar tetap terus memberikan pelayanan yang terbaik terhadap masyarakat, dengan menggunakan kantor UPTD parkir milik Dishub yang berada persis di depannya.
“Kami sangat berharap ke depannya bisa lebih memikirkan langkah-langkah selanjutnya terutama dalam penyajian data yang tentunya ada back-upnya di Kantor Pusat di bekas Kantor Perindag di Simpang Tangga tentunya ,” ujar Hermansyah yang meninjau bersama awak media, di lokasi tempat kebakaran.
Sementara itu, Kabid Pasar Disperindag Kota Banjarmasin, Drs H Ichrom Muftezzar menerangkan bahwa dugaan sementara terjadinya kebakaran kantor tersebut, diakibatkan meledaknya server milik Dinas Pasar Kota Banjarmasin yang listriknya tak pernah dicabut.
Sedangkan untuk data-data kepemilikan pedagang maupun pertokoan dan pembayaran retribusi maupun kios, ujarnya lagi, masih terdata hingga hari Senin. Dan hanya data untuk dua hari kemarin yang akan di-up kembali pada jam dua siang nanti sehingga bisa dibuka kembali.
“Alhamdulillah untuk data-data memang masih ada tinggal me up data dua hari kemarin, dan pelayanan tetap kami buka di kantor sementara,” terangnya.
Tesar juga enggan berkomenter berapa jumlah yang ditaksir dalam kerugian akibat kebakaran. Tetapi yang pasti tentunya, data tersebut semua peralatan dan fasilitas kantor habis terbakar yang hal ini sangat disesalkan.
Namun apa dikata yang namanya musibah tak bisa dihindari dan yang pasti kalau kerugian material betul.
“Dengan kejadian kebakaran tersebut sekitar total semuanya ditaksir satu miliar rupiah, dan tidak ada korban jiwa,’’ demikian Kabid Pasar Disperindag kota Banjarmasin, Drs H Ichrom Muftezzar.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















